Senin, 02 Feb 2026 23:17 WIB

Wali Kota Eri Sebut Pegawai Pemkot Surabaya Pendaftar Bacaleg Sudah Mengundurkan Diri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Okt 2023 15:31 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pekerja yang ada di lingkungan Pemkot yang juga mendaftarkan dirinya menjadi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) sudah menyatakan pengunduran diri.

Sebelumnya Pemkot Surabaya menetapkan kebijakan terhadap pegawai di pemerintahan yang memilih mendaftar Bacaleg, wajib mengundurkan diri, sebelum tanggal 3 Oktober 2023 besok.

"Sudah mengundurkan diri. Tidak ada OS, BUMD, LPMK, RT, RW (jadi Bacaleg) yang belum mengundurkan diri. Tidak ada yang kemudian dicopot tidak hormat. Semua sudah sadar pada pilihannya sehingga mengumpulkan surat pengunduran diri tepat waktu," kata Eri, kepada selalu.id, Senin (2/10/2023).

Eri juga menjelaskan bahwa siapapun yang bekerja sebagai pegawai di lingkungan pemerintah kota dan digaji dari dana APBD atau dana apresiasi memang wajib mengundurkan diri jika memilih untuk mendaftarkan diri sebagai Bacaleg.

"Saya mohon kepada saudara-saudara saya seng LPMK, RT RW yang dibiayai atau diapresiasi dari Pemkot untuk meletakkan semua yang mendapatkan apresiasi itu ketika nyaleg," tegasnya.

Untungnya, kata Eri, seluruh pegawai Pemkot yang memang memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai Bacaleg sudah menyatakan undur diri. Sehingga, tidak ada sanksi yang diberikan kepada mereka.

"Jadi, yang memberikan (sanksi,red) Bawaslu, bisa ke arah perdata ataupun pidana kata Bawaslu. Karena yang memberikan sanksi itu bukan saya, tapi Bawaslu. Ayolah jangan sampai ada sanksi berat," jelasnya.

Disamping itu, Eri mengkonfirmasi bahwa memang ada Bacaleg dari Kader Surabaya Hebat (KSH). Namun, jika yang bersangkutan itu tidak terpilih jadi sebagai legistator, Eri meminta yang bersangkutan untuk kembali lagi menjadi KSH.

"Silahkan saja (jadi Bacaleg,red), karena yang menentukan KSH warga-warga sekitar dan bukan saya. Karena kan KSH ini dipilih masyarakat," pungkasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.