Selasa, 03 Feb 2026 17:19 WIB

Panja Komisi V DPR RI Minta SIER Optimalkan Bisnis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Nov 2021 20:30 WIB
Kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Komisi VI DPR RI ke PT SIER
Kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Komisi VI DPR RI ke PT SIER

Surabaya ( selalu.id ) - Panitia Kerja (Panja) Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja ke PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Senin (29/11/2021). Ada beberapa sorotan yang diberikan oleh anggota Komisi VI DPR RI tersebut, untuk menjadi masukan bagi BUMN Kawasan Industri Surabaya ini.

"Kami dari Komisi VI DPR RI baru pertama kali melakukan kunjungan kerja ke SIER. Kawasan industri ini punya potensi besar dan harus masuk dalam skema scale-up yaitu peningkatan skala bisnisnya. Jangan hanya menjadi tuan tanah dengan menjual dan menyewakan lahan saja," ujar Ketua Panja Komisi VI DPR RI, Martin Manurung, ditemui usai rapat Panja Komisi VI DPR RI dengan jajaran PT SIER. 

Baca Juga: Kado Istimewa di Peringatan Bulan K3 Nasional 2026, SIER Raih Sertifikat SMK3 dari Kemnaker RI

Menurut dia, SIER harus melakukan banyak pengayaan atas rencana bisnis ke depan seperti apa. Sehingga kawasan ini tidak hanya menjual dan menyewakan tanah yang dimiliki. Tapi harus bisa menjadi bagian dari industri rantai pasok di Indonesia.

"SIER juga harus mampu investasi baru ke Indonesia. Konsep green and smart industrial estate harus masih dipertajam. Kawasan industri seperti ini haus melakukan terobosan-terobosan yang terintegrasi dengan potensi arah investasi yang akan datang ke Indonesia," ungkap Partai Nasdem ini.

Baca Juga: SIER Tegaskan Komitmen Bangun Budaya K3 dan Ajak Tenant Utamakan Keselamatan Kerja

Dalam rapat yang juga dihadiri Priyatmo Hadi, Asisten Deputi Bidang Manajemen Risiko dan Kepatuhan Kementrian BUMN, Direktur Utama PT Danareksa Arisudono Soerono dan Direktur Utama PT SIER Fattah Hidayat, Martin mencontohkan, Presiden Jokowi sekarang ini tengah membangun industri mobil listrik, sebagai hilirisasi tambang nikel. SIER bisa ikut menjadi bagian dari peningkatan industrialisasi di sektor tersebut.

"Semua BUMN harus seperti itu. Tidak hanya SIER. Sebagai kawasan industri berpikirnya jangan hanya business as usual, tapi harus melakukan inovasi, melihat strategi jangka pendek, menengah dan ke depan seperti apa," tulisnya.

Baca Juga: SIER dan PPM Jalin Kerja Sama Pengolahan Air Limbah Berbasis Teknologi Nano Bio

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini menyatakan, di masa pandemi Covid-19 ini adalah saat yang paling tepat untuk melakukan koreksi-koreksi bisnis. Jangan hanya menunggu pandemi selesai, tapi harus melihat ke depan seperti apa.

"SIER saya lihat memang bagus, masih bisa mendapatkan keuntungan di era pandemi. Menurut saya itu cukup baik dimasa tekanan ekonomi seperti ini. Tapi jangan terlena, khususnya dimasa pandemi ini, SIER harus melihat arah ke depan seperti apa. Kalau mereka mau setting ulang dan perbaikan model bisnis, inilah masanya. Jadi jangan hanya jual atau sewa tanah saja bisnisnya," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.