Sabtu, 06 Jun 2026 11:13 WIB

Panja Komisi V DPR RI Minta SIER Optimalkan Bisnis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Nov 2021 20:30 WIB
Kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Komisi VI DPR RI ke PT SIER
Kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Komisi VI DPR RI ke PT SIER

Surabaya ( selalu.id ) - Panitia Kerja (Panja) Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja ke PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Senin (29/11/2021). Ada beberapa sorotan yang diberikan oleh anggota Komisi VI DPR RI tersebut, untuk menjadi masukan bagi BUMN Kawasan Industri Surabaya ini.

"Kami dari Komisi VI DPR RI baru pertama kali melakukan kunjungan kerja ke SIER. Kawasan industri ini punya potensi besar dan harus masuk dalam skema scale-up yaitu peningkatan skala bisnisnya. Jangan hanya menjadi tuan tanah dengan menjual dan menyewakan lahan saja," ujar Ketua Panja Komisi VI DPR RI, Martin Manurung, ditemui usai rapat Panja Komisi VI DPR RI dengan jajaran PT SIER. 

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Menurut dia, SIER harus melakukan banyak pengayaan atas rencana bisnis ke depan seperti apa. Sehingga kawasan ini tidak hanya menjual dan menyewakan tanah yang dimiliki. Tapi harus bisa menjadi bagian dari industri rantai pasok di Indonesia.

"SIER juga harus mampu investasi baru ke Indonesia. Konsep green and smart industrial estate harus masih dipertajam. Kawasan industri seperti ini haus melakukan terobosan-terobosan yang terintegrasi dengan potensi arah investasi yang akan datang ke Indonesia," ungkap Partai Nasdem ini.

Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Jadi Hadiah Istimewa di Hari Lahir Pancasila

Dalam rapat yang juga dihadiri Priyatmo Hadi, Asisten Deputi Bidang Manajemen Risiko dan Kepatuhan Kementrian BUMN, Direktur Utama PT Danareksa Arisudono Soerono dan Direktur Utama PT SIER Fattah Hidayat, Martin mencontohkan, Presiden Jokowi sekarang ini tengah membangun industri mobil listrik, sebagai hilirisasi tambang nikel. SIER bisa ikut menjadi bagian dari peningkatan industrialisasi di sektor tersebut.

"Semua BUMN harus seperti itu. Tidak hanya SIER. Sebagai kawasan industri berpikirnya jangan hanya business as usual, tapi harus melakukan inovasi, melihat strategi jangka pendek, menengah dan ke depan seperti apa," tulisnya.

Baca Juga: SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini menyatakan, di masa pandemi Covid-19 ini adalah saat yang paling tepat untuk melakukan koreksi-koreksi bisnis. Jangan hanya menunggu pandemi selesai, tapi harus melihat ke depan seperti apa.

"SIER saya lihat memang bagus, masih bisa mendapatkan keuntungan di era pandemi. Menurut saya itu cukup baik dimasa tekanan ekonomi seperti ini. Tapi jangan terlena, khususnya dimasa pandemi ini, SIER harus melihat arah ke depan seperti apa. Kalau mereka mau setting ulang dan perbaikan model bisnis, inilah masanya. Jadi jangan hanya jual atau sewa tanah saja bisnisnya," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.