Kamis, 20 Agu 2026 12:45 WIB

Fasum Dijadikan Hunian, Warga Graha Natura Lapor DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Sep 2023 21:54 WIB
Warga Graha Natura meminta hearing ke DPRD
Warga Graha Natura meminta hearing ke DPRD

selalu.id - Warga perumahan Graha Natura Klaster Garden Ville 2, Lontar, Sambikerep, mendatangi Kantor DPRD Surabaya, Senin (25/9/2023) siang. Mereka wadul ke Komisi C terkait pengalihan fasum yang menjadi hunian.

Belasan warga tersebut juga mengajukan permohonan hearing terkait ruang terbuka hijau (RTH) yang disulap menjadi hunian baru oleh pengembang.

"Kami ingin memfollow up kembali setelah hasil sidak Komisi C beberapa waktu yang lalu ke Graha Natura. Bagaimana kelanjutannya mengenai masalah pengalihan fasum jadi hunian baru di klaster kami," kata Fani perwakilan warga Garden Ville 2, saat ditemui awak media.

Menurutnya, apabila pengembang dalam hal ini PT Intiland dinyatakan melanggar, maka fasum berupa RTH tersebut harus dikembalikan sesuai site plan.

Karena sejak awal, lanjutnya, pihaknya dijanjikan ada RTH luas berbentuk taman dan ditunjang dengan fasilitas untuk berolahraga.

"Hasil hearing pertama dan sidak di lokasi itu memenangkan warga. Sebab berdasarkan site plan, gambaranya itu memang diperuntukkan untuk fasum, bukan untuk hunian," terang Fani.

Meski pengembang diminta untuk menghentikan pembangunan hunian oleh Komisi C, namun diketahui sampai sekarang PT Intiland masih melakukan promosi terhadap rencana hunian baru di lokasi tersebut.

"Karena itu, kami selaku warga mengharapkan ada hearing kedua. Kalau memang dinyatakan harus mengembalikan fasum sesuai semestinya, maka pengembang harus menanam pohon dan tumbuhan di sana. Apalagi sekarang ini tempat kami sudah gersang dan tidak ada fasilitas umumnya," jelas Fani.

Sementara itu, Santoso, salah satu penghuni Graha Natura klaster Garden Ville 2 mengatakan, PT Intiland telah membohongi puluhan pembeli klaster Garden Ville 2. Sebab sejak awal pembangunan, PT Intiland menjanjikan klaster tersebut eksklusif dengan hanya ada 24 unit hunian, tidak lebih.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya site plan yang disahkan Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) pada tahun 2019.

Akan tetapi pada Agustus 2022, pengembang menerjunkan alat berat lalu meratakan RTH. PT Intiland berniat membangun hunian baru di lahan fasum klaster Garden Ville 2.

"Kami menolak pembangunan hunian baru di klaster Garden Ville 2. Kami mendesak fasum dikembalikan seperti awal sesuai site plan yang ditunjukkan. Kalau pengembang nekat melanjutkan pembangunan, maka silakan dibeli ulang lagi saja hunian kami," tegas Santoso.

Pantauan di lokasi, terlihat lahan yang dulunya merupakan fasum dengan pepohonan rindang kini tampak gundul gersang. Padahal dalam promosi awal pembangunan, PT Intiland menjanjikan beragam fasum di klaster tersebut. Misalnya, jogging track, tanaman buah-buahan yang bisa dipetik langsung, dan lahan untuk parkour.

Terpisah, Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo menuturkan bahwa pihaknya sedang meninjau permohonan hearing dari warga Graha Natura. Selanjutnya akan dilakukan rapat dengar pendapat dengan mengundang pihak-pihak yang terlibat.

"Iya, kami cek surat permohonan hearingnya. Secepatnya akan kami gelar rapat dengar pendapat dengan mengundang pihak-pihak terkait," tandas politisi Golkar ini.

Baca Juga: Bantu Pemadaman Karhutla Bromo, Kepala DPKP Surabaya: Kemanusiaan Tidak Punya Sekat Wilayah Administratif

Editor : Ading
Berita Terbaru

Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri

Persoalan tersebut mengemuka dalam Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2026 yang diselenggarakan bersamaan dengan IndoSolar 2026 di Jakarta.

Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Sebelumnya, Kader PDIP Surabaya Ahmad Hidayat mengaku sempat dihujani pertanyaan dari sesama kader terkait absennya wajah Armuji di poster Soekarno Cup 2026.

Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

Dampak dari insiden kebakaran ini, akses pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi ditutup total mulai Rabu (19/8) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Waspada! Ini Tanda Kenapa Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Disepelekan

Apabila Anda mengalami batuk persisten yang tak kunjung membaik, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Melalui program Rise and Speak, Polri mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan di sekitarnya.

Sentuhan Teknologi Digital NIC, Kunci PLN Nusantara Power Amankan Listrik Kemerdekaan RI

PLN NP terus berkomitmen mendukung transisi energi hijau menuju Net Zero Emission melalui target pengembangan lebih dari 6,3 GW energi baru terbarukan (EBT).