Begini Tanggapan Wali Kota Eri Soal Persebaya Vs Arema Terancam Tak Bisa Tanding di Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 18 Sep 2023 15:29 WIB
selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi kekecewaan Bonek karena Persebaya terancam tidak bisa main melawan Arema di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), lantaran stadion tersebut dalam kondisi non-operasional hingga Piala Dunia U-17 digelar.
Eri mengungkapkan bahwa dirinya mempersilahkan Persebaya menggunakan GBT. Namun, ditetapkan GBT sebagai venue pagelaran Piala Dunia menyebabkan operasional lapangan yang berstandar internasional tersebut saat ini berada langsung di bawah kewenangan Pemerintah Pusat.
"Wong iki kandange Persebaya, (tentu saya bolehkan,red). Tapi kalau ada kepentingan bangsa yang lebih besar, kita harus bisa mengutamakan kepentingan negara ini. Untuk kepentingan negara, kita harus bisa mengutamakan negara," tegasnya usai meninjau persiapan Stadion GBT, Senin (18/9/2023).
Keputusan Pemerintah Pusat untuk tidak memperbolehkan adanya kegiatan apapun di venue pertandingan Piala Dunia U-17 itu dimulai 15 September 2023 hingga pertandingan sepak bola internasional itu selesai. Eri menyebut bahwa ini keamanan dan mengutamakan kepentingan bangsa Indonesia.
Eri juga khawatir Piala Dunia U-17 di Indonesia akan gagal kembali jika terjadinya kerusuhan.
"Sopo sing wani (menentang keputusan non operasional GBT,red) karena kalau ada kerusuhan sedikit maka bisa jadi batal ini (Piala Dunia,red). Seperti yang disampaikan Ketua Umum, Liga 1 jangan ada kerusuhan, karena FIFA akan mencabut itu," ucapnya
"Karena kita harus belajar dan saya pun belajar bagaimana menarik kepercayaan dunia, termasuk FIFA untuk ada di Indonesia, khususnya Surabaya. Jadi sama-sama menjaga. Saya yakin Bonek bisa mengutamakan bangsa dan negara," lanjutnya
Lebih lanjut Eri menambahkan terkait Persebaya bakal mengungsi ke Stadion lain untuk pertandingan Liga 1. Meski, Ia mengaku bahwa pihaknya belum ada rekomendasi, tetapi, sudah koordinasi kepada Kementerian PUPR untuk masalah tersebut
"Kita tidak tahu, kita ga ada (rekomendasi), masih belum, kita kemarin kontak-kontak dengan bu Direktur (PUPR) dan manajemen (Persebaya) juga langsung telepon kesana dan Insyaallah akan menghadap ke Kapolda. Ya semoga lah," pungkasnya.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi
Editor : Ading