Minggu, 01 Feb 2026 16:55 WIB

Fuad Benardi Berharap Duta Karang Taruna Surabaya Bisa Ciptakan Potensi Ekonomi dan Entaskan Pengangguran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 10 Sep 2023 15:40 WIB
Ketua Karang Taruna Surabaya, Fuad Benardi.
Ketua Karang Taruna Surabaya, Fuad Benardi.

selalu.id - Ketua Karang Taruna (Kartar) Surabaya Fuad Benardi mendorong duta karang taruna dapat membantu pemerintah kota (Pemkot) dalam Mengentas pengangguran di Surabaya

Fuad mengatakan, peminat duta karang taruna cukup tinggi pada 2023 ini, tercatat sebanyak 27 ribu pemuda-pemudi mendaftarkan diri.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Tahun lalu total pesertanya hanya 152 peserta. Tahun ini berkat dukungan Pemkot Surabaya, alhamumdulilah membludak jadi sekitar 27 ribu yang terdaftar di link,"kata Fuad, usai konsilidasi Akbar Karang Taruna di Balai Pemuda Surabaya, Minggu (10/9/2023).

Para pendaftar, lanjut Fuad, nantinya menjalani tahapan seleksi hingga terpilih 31 duta karang taruna.

"Mereka adu wawasan sekaligus pelatihan pengembangan diri yang mana nanti terpilih 31 pasang perwakilan masing-masing kecamatan," ucapnya.

Fuad menyebut salah satu materi pengembangan yang diberikan kepada para duta karang taruna, yakni kewirausahaan.

"Agar teman teman punya kegiatan yang mana akhirnya bisa lepas dari pengangguran dan menciptakan potensi ekonomi," jelasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Fuad juga menjelaskan bahwa saat ini di setiap kecamatan mempunyai kegiatan-kegiatan yang bagus sesuai arahan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang meminta anak-anak muda harus terlibat mengentas pengangguran. Salah satunya menghidupkan kegiatan karang taruna disetiap wilayah.

"Kita bentuk dulu untuk karang tarunanya. paling tidak kelurahan atau RT kita bentuk supaya nanti bisa bersinergi linier yang mana nantinya kita bikin program termasuk pemberdayaan dan kewiraushaan agar teman teman punya kegiatan. Hingga akhirnya bisa lepas pengangguran dan menciptkan potensi ekonomi"jelasnya.

Dengan menciptakan potensi ekonomi, Fuad berharap Surabaya dapat terbebas dari pengangguran.

Baca Juga: Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

"Seperti bu mensos bilang, saat jadi Wali Kota, potensi ekonomi di Surabaya ini sangat luar biasa. Nah, kalau teman-teman ndak bisa menjadi tuan dan nyonya di kota Surabaya kan eman," jelasnya.

Dengan begitu itu, tambah Fuad, hal ini menjadi langkah awal dari program-program karang taruna untuk bisa membentuk kebangkitan ekonomi di setiap wilayah hingga mengentas kemiskinan.

"Membuat program-program kemudaan karang taruna apapun itu. jadi misal teman teman mau fokus di wirausaha , sosial, ekonomi kreatif kaya inflleuncer, konten kreator semua juga bjsa. Kita mewadahi yang paling penting bagaimana karang taruna bisa menjadi wadah arek-arek enom kota Surabaya,"pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.