Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

Peminat Beasiswa Pemkot Surabaya Tinggi, Ketua Komisi D Minta Tambahan Kuota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 08 Sep 2023 09:59 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah

selalu.id- Program Beasiswa Pemuda Tangguh merupakan beasiswa belajar yang diberikan oleh Pemkot Surabaya kepada warganya yang dilaksanakan seiring dengan masa penerimaan peserta didik baru, baik SMA/SMK sederajat maupun Pendidikan Tinggi.

Tahun ini, beasiswa Pemuda Tangguh kategori Perguruan Tinggi telah diberikan kepada sebanyak 863 mahasiswa, setelah dinyatakan lolos seleksi. Tunjangan pendidikan ini diberikan kepada para mahasiswa, yang tengah menempuh pendidikan perkuliahan dengan tujuan meningkatkan motivasi belajar dan prestasi.

Penerima manfaat beasiswa ini merupakan mahasiswa aktif perguruan tinggi negeri (PTN) dan mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), serta jalur prestasi akademik lainnya.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, memberikan ucapan selamat seluruh peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi menerima beasiswa pemuda tangguh.

Khusnul berharap dengan adanya beasiswa ini tidak ada lagi mahasiswa yang putus di tengah jalan karena keterbatasan biaya.

"Dengan ikhtiar ini, saya berharap juga mendapat dukungan masyarakat yang lebih masif lagi, agar angka putus sekolah tidak lagi ada. Khususnya putus kuliah di tengah jalan karena kekurangan biaya. Eman, jika sudah susah-susah masuk perguruan tinggi tapi harus putus di tengah jalan karena biaya," ujar Khusnul, kepada selalu.id, Jumat (8/9/2023).

Menurut Khusnul, antusias masyarakat yang ingin memanfaatkan program Beasiswa Pemuda Tangguh ini sangat tinggi. Untuk itu, ia meminta agar Pemkot Surabaya pada tahun depan memberikan tambahan kuota, agar semakin banyak masyarakat yang menerima intervensi program Beasiswa Pemuda Tangguh.

"Saya bersyukur dan memberikan apresiasi atas upaya Pemkot Surabaya untuk meningkatkan kualitas SDM anak-anak Surabaya melalui beasiswa ini. Jika program ini terus berlanjut, saya optimis SDM di Surabaya akan unggul ke depannya," kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Program ini, lanjutnya, sangat membantu meringankan mahasiswa yang kuliah, khususnya dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Apalagi mereka mendapat tunjangan uang kuliah tunggal (UKT), tunjangan operasional pendidikan senilai Rp750 ribu per semester dan uang saku sebesar Rp500 ribu per bulan.

"Sekarang program beasiswa ini masih berlaku untuk perguruan tinggi negeri (PTN). Untuk perguruan tinggi swasta masih dalam proses MoU. Sebab program ini harus ada perjanjian kerjasamanya. Untuk PTN di Surabaya sudah semua. Sedangkan PTN di luar Surabaya masih beberapa yang melakukan MoU," ungkapnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.