Senin, 02 Feb 2026 03:46 WIB

Peminat Beasiswa Pemkot Surabaya Tinggi, Ketua Komisi D Minta Tambahan Kuota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 08 Sep 2023 09:59 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah

selalu.id- Program Beasiswa Pemuda Tangguh merupakan beasiswa belajar yang diberikan oleh Pemkot Surabaya kepada warganya yang dilaksanakan seiring dengan masa penerimaan peserta didik baru, baik SMA/SMK sederajat maupun Pendidikan Tinggi.

Tahun ini, beasiswa Pemuda Tangguh kategori Perguruan Tinggi telah diberikan kepada sebanyak 863 mahasiswa, setelah dinyatakan lolos seleksi. Tunjangan pendidikan ini diberikan kepada para mahasiswa, yang tengah menempuh pendidikan perkuliahan dengan tujuan meningkatkan motivasi belajar dan prestasi.

Penerima manfaat beasiswa ini merupakan mahasiswa aktif perguruan tinggi negeri (PTN) dan mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), serta jalur prestasi akademik lainnya.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, memberikan ucapan selamat seluruh peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi menerima beasiswa pemuda tangguh.

Khusnul berharap dengan adanya beasiswa ini tidak ada lagi mahasiswa yang putus di tengah jalan karena keterbatasan biaya.

"Dengan ikhtiar ini, saya berharap juga mendapat dukungan masyarakat yang lebih masif lagi, agar angka putus sekolah tidak lagi ada. Khususnya putus kuliah di tengah jalan karena kekurangan biaya. Eman, jika sudah susah-susah masuk perguruan tinggi tapi harus putus di tengah jalan karena biaya," ujar Khusnul, kepada selalu.id, Jumat (8/9/2023).

Menurut Khusnul, antusias masyarakat yang ingin memanfaatkan program Beasiswa Pemuda Tangguh ini sangat tinggi. Untuk itu, ia meminta agar Pemkot Surabaya pada tahun depan memberikan tambahan kuota, agar semakin banyak masyarakat yang menerima intervensi program Beasiswa Pemuda Tangguh.

"Saya bersyukur dan memberikan apresiasi atas upaya Pemkot Surabaya untuk meningkatkan kualitas SDM anak-anak Surabaya melalui beasiswa ini. Jika program ini terus berlanjut, saya optimis SDM di Surabaya akan unggul ke depannya," kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Program ini, lanjutnya, sangat membantu meringankan mahasiswa yang kuliah, khususnya dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Apalagi mereka mendapat tunjangan uang kuliah tunggal (UKT), tunjangan operasional pendidikan senilai Rp750 ribu per semester dan uang saku sebesar Rp500 ribu per bulan.

"Sekarang program beasiswa ini masih berlaku untuk perguruan tinggi negeri (PTN). Untuk perguruan tinggi swasta masih dalam proses MoU. Sebab program ini harus ada perjanjian kerjasamanya. Untuk PTN di Surabaya sudah semua. Sedangkan PTN di luar Surabaya masih beberapa yang melakukan MoU," ungkapnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.