Senin, 07 Sep 2026 06:32 WIB

Peminat Beasiswa Pemkot Surabaya Tinggi, Ketua Komisi D Minta Tambahan Kuota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 08 Sep 2023 09:59 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah

selalu.id- Program Beasiswa Pemuda Tangguh merupakan beasiswa belajar yang diberikan oleh Pemkot Surabaya kepada warganya yang dilaksanakan seiring dengan masa penerimaan peserta didik baru, baik SMA/SMK sederajat maupun Pendidikan Tinggi.

Tahun ini, beasiswa Pemuda Tangguh kategori Perguruan Tinggi telah diberikan kepada sebanyak 863 mahasiswa, setelah dinyatakan lolos seleksi. Tunjangan pendidikan ini diberikan kepada para mahasiswa, yang tengah menempuh pendidikan perkuliahan dengan tujuan meningkatkan motivasi belajar dan prestasi.

Penerima manfaat beasiswa ini merupakan mahasiswa aktif perguruan tinggi negeri (PTN) dan mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), serta jalur prestasi akademik lainnya.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, memberikan ucapan selamat seluruh peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi menerima beasiswa pemuda tangguh.

Khusnul berharap dengan adanya beasiswa ini tidak ada lagi mahasiswa yang putus di tengah jalan karena keterbatasan biaya.

"Dengan ikhtiar ini, saya berharap juga mendapat dukungan masyarakat yang lebih masif lagi, agar angka putus sekolah tidak lagi ada. Khususnya putus kuliah di tengah jalan karena kekurangan biaya. Eman, jika sudah susah-susah masuk perguruan tinggi tapi harus putus di tengah jalan karena biaya," ujar Khusnul, kepada selalu.id, Jumat (8/9/2023).

Menurut Khusnul, antusias masyarakat yang ingin memanfaatkan program Beasiswa Pemuda Tangguh ini sangat tinggi. Untuk itu, ia meminta agar Pemkot Surabaya pada tahun depan memberikan tambahan kuota, agar semakin banyak masyarakat yang menerima intervensi program Beasiswa Pemuda Tangguh.

"Saya bersyukur dan memberikan apresiasi atas upaya Pemkot Surabaya untuk meningkatkan kualitas SDM anak-anak Surabaya melalui beasiswa ini. Jika program ini terus berlanjut, saya optimis SDM di Surabaya akan unggul ke depannya," kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Program ini, lanjutnya, sangat membantu meringankan mahasiswa yang kuliah, khususnya dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Apalagi mereka mendapat tunjangan uang kuliah tunggal (UKT), tunjangan operasional pendidikan senilai Rp750 ribu per semester dan uang saku sebesar Rp500 ribu per bulan.

"Sekarang program beasiswa ini masih berlaku untuk perguruan tinggi negeri (PTN). Untuk perguruan tinggi swasta masih dalam proses MoU. Sebab program ini harus ada perjanjian kerjasamanya. Untuk PTN di Surabaya sudah semua. Sedangkan PTN di luar Surabaya masih beberapa yang melakukan MoU," ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.