Kamis, 04 Jun 2026 05:54 WIB

Legawa Tak Lolos Seleksi PDAM, Fuad Benardi Apresiasi Panitia Seleksi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Sep 2021 20:04 WIB
Fuad Benardi
Fuad Benardi

Surabaya (selalu.id) - Putra Menteri Sosial Tri Rismaharini, Fuad Benardi gagal masuk seleksi pendaftaran direktur pelayanan di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya. Fuad gagal pada aturan pembatasan usia minimal 35 tahun.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Kepada selalu.id pria yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Surabaya ini mengaku legowo dengan keputusan sesuai aturan yang berlaku.

"Secara pribadi, saya legowo. Karena itu memang aturan yang harus dipatuhi," ujarnya santai.

Sebagai millenial, Fuad mengaku memberanikan diri untuk mendaftar seleksi direktur pelayanan PDAM Surabaya tersebut untuk menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk perkembangan serta kepentingan masyarakat luas. Menurutnya, jika pelayanan PDAM dikemas dengan teknologi digital akan mempermudah sekaligus meringankan beban PDAM sendiri.

"Saya ingin memberikan warna pada PDAM sesuai apa yang saya ketahui soal pelayanan, dengan tujuan tidak lain untuk mempermudah dengan sentuhan teknologi," imbuhnya.

Selain berniat memberikan sumbangsih untuk masyarakat, lanjut pria berusia 31 Tahun ini, Fuad juga ingin memberikan contoh kepada para generasi muda khususnya Surabaya untuk berani tampil di bidang profesional.

"Harapannya sih para generasi millenial berani maju dan tampil tentunya dengan kualitas dan kemampuan yang mumpuni pula," pintanya.

Saat dikonfirmasi apakah dirinya tidak kecewa melihat background nya sebagai putra mantan Wali Kota Surabaya yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial namun gagal dalam seleksi perusahaan daerah milik Pemkot Surabaya ini, mengingat Risma memberikan dukungan penuh kepada Wali Kota Eri Cahyadi saat pencalonan Pilwali lalu, dengan tegas Fuad mengaku tidak kecewa. Menurutnya aturan harus harus ditegakkan kepada siapapun tanpa pandang bulu.

"Sekali lagi saya tegaskan, saya legowo. Saya juga mengapresiasi semua pihak dalam seleksi, salah satunya pansel yang telah menegakkan aturan secara semestinya. Jika semuanya seperti ini saya yakin roda pemerintahan akan berjalan dengan baik yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat," himbaunya.

Fuad juga berpesan kepada para generasi muda untuk tak mudah patah arang jika mengalami kegagalan.

"Jangan pernah putus asa. Gagal itu biasa. Mengutip kata bijak founding father kita Bung Karno Jika kita memiliki keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu membahu mewujudkannya," pungkas Fuad. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.