Senin, 02 Feb 2026 18:32 WIB

Legawa Tak Lolos Seleksi PDAM, Fuad Benardi Apresiasi Panitia Seleksi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Sep 2021 20:04 WIB
Fuad Benardi
Fuad Benardi

Surabaya (selalu.id) - Putra Menteri Sosial Tri Rismaharini, Fuad Benardi gagal masuk seleksi pendaftaran direktur pelayanan di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya. Fuad gagal pada aturan pembatasan usia minimal 35 tahun.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Kepada selalu.id pria yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Surabaya ini mengaku legowo dengan keputusan sesuai aturan yang berlaku.

"Secara pribadi, saya legowo. Karena itu memang aturan yang harus dipatuhi," ujarnya santai.

Sebagai millenial, Fuad mengaku memberanikan diri untuk mendaftar seleksi direktur pelayanan PDAM Surabaya tersebut untuk menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk perkembangan serta kepentingan masyarakat luas. Menurutnya, jika pelayanan PDAM dikemas dengan teknologi digital akan mempermudah sekaligus meringankan beban PDAM sendiri.

"Saya ingin memberikan warna pada PDAM sesuai apa yang saya ketahui soal pelayanan, dengan tujuan tidak lain untuk mempermudah dengan sentuhan teknologi," imbuhnya.

Selain berniat memberikan sumbangsih untuk masyarakat, lanjut pria berusia 31 Tahun ini, Fuad juga ingin memberikan contoh kepada para generasi muda khususnya Surabaya untuk berani tampil di bidang profesional.

"Harapannya sih para generasi millenial berani maju dan tampil tentunya dengan kualitas dan kemampuan yang mumpuni pula," pintanya.

Saat dikonfirmasi apakah dirinya tidak kecewa melihat background nya sebagai putra mantan Wali Kota Surabaya yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial namun gagal dalam seleksi perusahaan daerah milik Pemkot Surabaya ini, mengingat Risma memberikan dukungan penuh kepada Wali Kota Eri Cahyadi saat pencalonan Pilwali lalu, dengan tegas Fuad mengaku tidak kecewa. Menurutnya aturan harus harus ditegakkan kepada siapapun tanpa pandang bulu.

"Sekali lagi saya tegaskan, saya legowo. Saya juga mengapresiasi semua pihak dalam seleksi, salah satunya pansel yang telah menegakkan aturan secara semestinya. Jika semuanya seperti ini saya yakin roda pemerintahan akan berjalan dengan baik yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat," himbaunya.

Fuad juga berpesan kepada para generasi muda untuk tak mudah patah arang jika mengalami kegagalan.

"Jangan pernah putus asa. Gagal itu biasa. Mengutip kata bijak founding father kita Bung Karno Jika kita memiliki keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu membahu mewujudkannya," pungkas Fuad. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.