Senin, 02 Feb 2026 17:29 WIB

Hengkang dari KIM, Muhaimin Bawa PKB jadi Oposisi Pemerintah dan Jokowi?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 02 Sep 2023 13:07 WIB
PKB
PKB

selalu.id - Penerimaan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas lamaran NasDem untuk menggandeng Muhaimin Iskandar atau Cak Imim sebagai Cawapres mendampingi Capres Anies  Baswedan, membawa dampak arah koalisi di kubu Prabowo.

Diketahui Gerindra dan PKB sempat membentuk koalisi yang bernama Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dengan Prabowo sebagai calon presiden yang akan diusung.

Kemudian, PAN, Golkar dan beberapa partai lain ikut bergabung dan mengubah nama lagi menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Koalisi KIM dikenal identik dengan kabinet menteri pemerintahan Jokowi yakni nama Kabinet Indonesia Maju juga anggotanya masuk di dalam kabinet tersebut seperti Gerindra, Partai Bulan Bintang dan PAN.

Namun keluarnya PKB yang menerima kerjasama NasDem membuat perubahan kelompok koalisi Pemerintah Jokowi.

Menurut Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam menyebut bahwa PKB selama ini selalu menjadi bagian dari koalisi Pemerintahan. Tetapi, partai yang diketuai oleh Cak Imin itu, kata dia, dalam satu dasawarsa terakhir belum pernah merasakan menjadi partai oposisi.

"Pilihan ini tentu sangat menantang bagi PKB sekaligus penuh resiko. Bisa jadi ini perjudian yang besar yang dihadapi PKB," kata Surokim, saat dihubungi selalu.id, Sabtu (2/8/2023).

Surokim menjelaskan kembali, bahwa PKB di era Cak Imin belum selalu menjadi bagian partai pemerintah sekaligus belum terbiasa menjadi oposisi.

"Makanya saya katakan itu perjudian besar untuk PKB. Calon PKB dalam pemilu kali ini sangat terobsesi untuk ada dikertas Pilpres sehingga pertimbangan lain bisa jadi hanya pelengkap saja," ungkapnya.

Lebih lanjut Surokim menyampaikan dengan bergabungnya Anies Baswedan - Cak Imin, ia menilai bahwa babak baru manuver PKB masuk koalisi yang penuh pertaruhan. Terutama bahwa saat ini Anies Baswedan dikenal didukung oleh kelompok-kelompok yang berseberangan dengan NU.

"Perjudian besar PKB. PKB  kalau kemaren itu kan masih taaruf-taarufan saja, pasca ini PKB akan super serius, dan sepertinya gak main-main mata untuk koalisi termasuk siap menjadi oposisi," jelasnya.

"PKB menurut saya sekarang dalam posisi sedikit diuntungkan karena kena efek dizhalimi alias tidak dikasih tahu istilah orang jawa dipek lempene dikoalisi sebelumnya. PKB dapat point modal plus 1 untik fatsun politik,"tambahnya.

Apabila sekarang PKB sudah  merapat ke koalisi perubahan ini, Surokim menilai maka tentu akan punya konsekuensi.

Sebab, sudah ada Demokrat dan PKS koalisi itu. Relasi antarpartai itu tentu dibangun tidak akan mudah kalau PKB dan Demokrat memasukkan paket Capresnya.

"Ya itu bisa sensitif kalau hal itu tidak diupayakan denganbaik bisa menganggu relasi ke depannya, bisa ngambek satu sama lain jika tidak ada politik akomodasi yang ciamik. PKB jelas gamblang ingin paket cak Imin jadi Cawapres, ya itu bisa menjadi faktor PKB kadang tidak leluasa masuk koalisi. Dan peluang itu tidak akan mudah didapat jika melihat relasi antarpartai yang ada," pungkasnya

Baca Juga: DPRD Nilai Becak Listrik Presiden Prabowo Bantu Ekonomi Lansia Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.