Kamis, 17 Sep 2026 19:17 WIB

Permintaan Naik, Bulog Jatim Tambah Pasokan Beras Hingga 8 Ton

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 29 Agu 2023 18:58 WIB
Kepala Bulog Kanwil Jatim Ermin Toha
Kepala Bulog Kanwil Jatim Ermin Toha

selalu.id - Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur menyebut bahwa permintaan beras di pasaran mengalami peningkatan.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan tambahan pasokan beras kepada pedagang di wilayahnya.

"Sampai saat ini pasokan ke pasar sebanyak 6-8 ribu ton. Itu adalah program stabilisasi harga. Untuk pasar ini kami menyesuaikan dengan kebutuhan mereka, permintaan berapa akan dipasok tapi dalam jumlah kebutuhan yang wajar," Kepala Bulog Kanwil Jatim Ermin Toha ditemui saat melakukan sidak ke Pasar Pucang Surabaya, Selasa (29/8/2023)

Ermin Toha mengatakan bahwa pihaknya memastikan sirkulasi beras di pasaran terkendali. Untuk itu, pihaknya melakukan sidak pasar, salah satunya di pasar Wonokromo Surabaya, ia juga melakukan distribusi barang, hal ini bertujuan untuk menjaga stok dan harga beras saat musim kemarau.

Kata dia, penambahan distrubusi beras ini merupakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digagas pemerintah pusat.

Akibat permintaan meningkat, sehingga pihaknya melakukan langkah yakni salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan pasar adalah dengan menambah jumlah pasokan ke pedagang.

“Saat ini, permintaan dari pedagang pengecer untuk beras Bulog meningkat, tetapi masyarakat tidak perlu khawatir, kami selalu pasok dengan jumlah sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Meski permintaan meningkat, Ermin menghimbau kepada pedagang untuk menjual dalam jumlah yang normal. Sehingga tidak ada kelangkaan beras Bulog di pasar.

“Kami mengimbau kepada pedagang pengecer, agar mereka menjualnya dalam jumlah yang wajar. Tadi kami batasi jangan dalam jumlah yang banyak, supaya masyarakat yang lainnya bisa memenuhi kebutuhannya,” jelasnya.

Menurutnya, beras Bulog banyak diminati lantaran harga jauh lebih murah jika dibandingkan beras merek lain dengan kualitas yang sama.

“Memang saat ini harga beras kami dibanding harga di pasar itu, jenis beras yang sama itu paling murah Rp 12.000/kg. Sedangkan beras kami dijual Rp 9.400/kg. Kami berharap bagaimana agar beras ini selalu tersedia. Kalau tersedia, pasti harga beras yang lainnya akan tertahan agar tidak bergerak naik,” ungkapnya.

Dia menjelaskan hingga saat ini SPHP sudah masuk ke 136 pasar dan 600 pedagang.

“Memang ini program juga dari pemerintah lewat Bappenas dan Bulog untuk menggelontorkan beras di pasar dalam rangka menambah jumlah pasokan di pasar. Ini berlangsung nasional, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi seluruh Indonesia berlangsung,” tandas Ermin.

Baca Juga: Cakra Muda Indonesia Aksi di Pemkot Surabaya, Desak Usut Tuntas Kasus Gratifikasi dan TPPU DSDABM

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.

Kebakaran Landa Pabrik Sepatu di Mojokerto, Gudang Bahan Baku di Lantai 2 Hangus

Api pertama kali terlihat muncul dari lantai 2 yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan bahan baku alas kaki.

Sabet Jamsostek Award Jatim, Sidoarjo Siapkan Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan

Melalui program ini, setiap ASN didorong untuk membantu mendaftarkan satu pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

"Keluar! Kalian tidak berhak masuk di ranah sipil," teriak mahasiswa.