Rabu, 22 Jul 2026 10:29 WIB

Permintaan Naik, Bulog Jatim Tambah Pasokan Beras Hingga 8 Ton

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 29 Agu 2023 18:58 WIB
Kepala Bulog Kanwil Jatim Ermin Toha
Kepala Bulog Kanwil Jatim Ermin Toha

selalu.id - Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur menyebut bahwa permintaan beras di pasaran mengalami peningkatan.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan tambahan pasokan beras kepada pedagang di wilayahnya.

"Sampai saat ini pasokan ke pasar sebanyak 6-8 ribu ton. Itu adalah program stabilisasi harga. Untuk pasar ini kami menyesuaikan dengan kebutuhan mereka, permintaan berapa akan dipasok tapi dalam jumlah kebutuhan yang wajar," Kepala Bulog Kanwil Jatim Ermin Toha ditemui saat melakukan sidak ke Pasar Pucang Surabaya, Selasa (29/8/2023)

Ermin Toha mengatakan bahwa pihaknya memastikan sirkulasi beras di pasaran terkendali. Untuk itu, pihaknya melakukan sidak pasar, salah satunya di pasar Wonokromo Surabaya, ia juga melakukan distribusi barang, hal ini bertujuan untuk menjaga stok dan harga beras saat musim kemarau.

Kata dia, penambahan distrubusi beras ini merupakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digagas pemerintah pusat.

Akibat permintaan meningkat, sehingga pihaknya melakukan langkah yakni salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan pasar adalah dengan menambah jumlah pasokan ke pedagang.

“Saat ini, permintaan dari pedagang pengecer untuk beras Bulog meningkat, tetapi masyarakat tidak perlu khawatir, kami selalu pasok dengan jumlah sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Meski permintaan meningkat, Ermin menghimbau kepada pedagang untuk menjual dalam jumlah yang normal. Sehingga tidak ada kelangkaan beras Bulog di pasar.

“Kami mengimbau kepada pedagang pengecer, agar mereka menjualnya dalam jumlah yang wajar. Tadi kami batasi jangan dalam jumlah yang banyak, supaya masyarakat yang lainnya bisa memenuhi kebutuhannya,” jelasnya.

Menurutnya, beras Bulog banyak diminati lantaran harga jauh lebih murah jika dibandingkan beras merek lain dengan kualitas yang sama.

“Memang saat ini harga beras kami dibanding harga di pasar itu, jenis beras yang sama itu paling murah Rp 12.000/kg. Sedangkan beras kami dijual Rp 9.400/kg. Kami berharap bagaimana agar beras ini selalu tersedia. Kalau tersedia, pasti harga beras yang lainnya akan tertahan agar tidak bergerak naik,” ungkapnya.

Dia menjelaskan hingga saat ini SPHP sudah masuk ke 136 pasar dan 600 pedagang.

“Memang ini program juga dari pemerintah lewat Bappenas dan Bulog untuk menggelontorkan beras di pasar dalam rangka menambah jumlah pasokan di pasar. Ini berlangsung nasional, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi seluruh Indonesia berlangsung,” tandas Ermin.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.