Jumat, 05 Jun 2026 20:47 WIB

RPH Surabaya Temukan Daging Sapi Gelonggongan di Stan Pedagang, Ini Tindakannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Agu 2023 13:47 WIB
Direktur Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Fajar Arifianto Isnugroho
Direktur Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Fajar Arifianto Isnugroho

selalu.id - Direktur Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Fajar Arifianto Isnugroho menegaskan bakal mencabut Kartu Tanda Mitra (KTM) bagi pedagang daging sapi yang menjual daging gelonggongan.

Fajar menjelaskan semua pedagang daging khususnya di kawasan pegirian memang punya KTM yang merupakan binaan RPH. Ia menyebut mitra dari pihaknya tidak boleh ada yang mencampur daging RPH dengan yang didapatkan dari luar.

"Harusnya, semua penjualan daging di Pegirian punya KTM, mitra binaan daging jualan itu dari RPH gak boleh dari luar. Kalau ada jualan dari luar, kita sanksi, kita cabut gak oleh dodolan. Papan tanda mitra dicabut," tegas, saat ditemui selalu.id, Senin (28/8/2023).

RPH Surabaya menemukan salah satu stan pedagang menjual daging gelonggongan yang disinyalir didapatkan dari luar RPH.

"Dari 60 stand pedagang daging di pegirian, diantaranya 40 yang papan mitra dari binaan RPH. Dari salah satu itu yang tidak bermitra dengan RPH, terdapat satu stan yang dagingnya dicampur. Celakanya temuan kami itu dagingnta dipesan dari orang (pedagang) yang punya papan itu (mitra binaan RPH). Ini kan menarik," lanjutnya.

Lebih lanjut Fajar menyampaikan sudah melakukan sidak terhadap pedagang daging. Pihaknya juga mencurigai beberapa tempat salah satunya dari daging yang berasal dari Krian, Sidoarjo

"Diduga dari beberapa tempat, Krian. Informasinya cukup lama, orang masuk ngedrop pakai becak, box, lama-lama jumlahnya semakin banyak. Nah ini nanti akan mempengaruhi jumlah pemotongan di RPH," ungkapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kepolisan untuk segera ditindak. Menurut Fajar hal ini sangat merugikan konsumen daging, terlebih lagi daging yang tak layak itu berada kawasan Pegirian yang dibina oleh Mitra RPH.

"Harusnya konsumen yang dirugikan lapor ke polisi, kan gak ada lapor ke polisi. Ini kan semata untuk melindungi konsumen daging, jangan sampai barang di Pegirian gak sesuai," terangnya.

Oleh karenanya, Fajar meminta kepada masyarakat untuk melaporkan ke polisi jika menemukan kualitas daging yang tak layak.

"Makanya kita mendorong konsumen yang membeli di situ (dari binaan RPH), kualitasnya jelek, lapor ke polisi. Karena sapi gelonggongan, kualitas dagingnya berbeda, tidak keset. Masyarakat mungkin beda-beda tipis, tapi ini membohongi," pungkasnya.

Baca Juga: Demo Jagal RPH Pegirian Memanas, Emak-Emak Geruduk Ruang Ketua DPRD Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.