Rabu, 21 Okt 2026 09:15 WIB

RPH Surabaya Temukan Daging Sapi Gelonggongan di Stan Pedagang, Ini Tindakannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Agu 2023 13:47 WIB
Direktur Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Fajar Arifianto Isnugroho
Direktur Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Fajar Arifianto Isnugroho

selalu.id - Direktur Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Fajar Arifianto Isnugroho menegaskan bakal mencabut Kartu Tanda Mitra (KTM) bagi pedagang daging sapi yang menjual daging gelonggongan.

Fajar menjelaskan semua pedagang daging khususnya di kawasan pegirian memang punya KTM yang merupakan binaan RPH. Ia menyebut mitra dari pihaknya tidak boleh ada yang mencampur daging RPH dengan yang didapatkan dari luar.

"Harusnya, semua penjualan daging di Pegirian punya KTM, mitra binaan daging jualan itu dari RPH gak boleh dari luar. Kalau ada jualan dari luar, kita sanksi, kita cabut gak oleh dodolan. Papan tanda mitra dicabut," tegas, saat ditemui selalu.id, Senin (28/8/2023).

RPH Surabaya menemukan salah satu stan pedagang menjual daging gelonggongan yang disinyalir didapatkan dari luar RPH.

"Dari 60 stand pedagang daging di pegirian, diantaranya 40 yang papan mitra dari binaan RPH. Dari salah satu itu yang tidak bermitra dengan RPH, terdapat satu stan yang dagingnya dicampur. Celakanya temuan kami itu dagingnta dipesan dari orang (pedagang) yang punya papan itu (mitra binaan RPH). Ini kan menarik," lanjutnya.

Lebih lanjut Fajar menyampaikan sudah melakukan sidak terhadap pedagang daging. Pihaknya juga mencurigai beberapa tempat salah satunya dari daging yang berasal dari Krian, Sidoarjo

"Diduga dari beberapa tempat, Krian. Informasinya cukup lama, orang masuk ngedrop pakai becak, box, lama-lama jumlahnya semakin banyak. Nah ini nanti akan mempengaruhi jumlah pemotongan di RPH," ungkapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kepolisan untuk segera ditindak. Menurut Fajar hal ini sangat merugikan konsumen daging, terlebih lagi daging yang tak layak itu berada kawasan Pegirian yang dibina oleh Mitra RPH.

"Harusnya konsumen yang dirugikan lapor ke polisi, kan gak ada lapor ke polisi. Ini kan semata untuk melindungi konsumen daging, jangan sampai barang di Pegirian gak sesuai," terangnya.

Oleh karenanya, Fajar meminta kepada masyarakat untuk melaporkan ke polisi jika menemukan kualitas daging yang tak layak.

"Makanya kita mendorong konsumen yang membeli di situ (dari binaan RPH), kualitasnya jelek, lapor ke polisi. Karena sapi gelonggongan, kualitas dagingnya berbeda, tidak keset. Masyarakat mungkin beda-beda tipis, tapi ini membohongi," pungkasnya.

Baca Juga: RPH Surabaya Jamin Pasokan Daging Selama Ramadan hingga Idulfitri 2026

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.