Selasa, 21 Jul 2026 18:16 WIB

Kartu Ini Bisa Buat Naik Komuter, Trans Jatim dan Bus Suroboyo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 26 Agu 2023 10:25 WIB
Dirut PT Kereta Commuter Indonesia Asdo Artriviyanto 
Dirut PT Kereta Commuter Indonesia Asdo Artriviyanto 

selalu.id - KAI Commuter Line menggelar sosialisasi pengenalan terhadap kartu multi trip (KMT) yang nantinya digunakan sebagai kartu pembayaran yang teritegrasi dengan moda tranportasi publik yakni Bus Trans Jatim dan Suroboyo Bus.

Dirut PT Kereta Commuter Indonesia Asdo Artriviyanto menerangkan untuk penerapan sistem tapping KMT di Surabaya akan diberlakukan pada 2024. Pasalnya, pihaknya harus mempersiapkan sarana dan prasana yang memadai.

“Untuk integrasinya sudah bisa, tetapi sistem tiketing kami belum bisa lakukan seperti di Jakarta. Bedanya di Jawa Timur masih menggunakan acces by KAI atau beli tiket langsung di loket,” kata Asdo, Jumat (25/8/2023).

Dirinya mengungkapkan tujuan sosialisasi ini untuk mengenalkan kepada masyarakat luas terkait KMT. Di sisi lain, sebagai salah satu ajakan kepada masyarakat bahwa naik transportasi umum itu tidak ribet.

Baca Juga: Kisah Eka Hardiyanti, Sopir Perempuan Tangguh di Balik Kemudi Suroboyo Bus


“Kami sudah terapkan di Jabodetabek, kemudian di Semarang, ini di Jatim. Kemarin di launching oleh bu Khofifah (Gubernur Jatim) di Mojokerto,” jelasnya.

Menurutnya, antusias pengguna jasa kereta Commuter Line di Surabaya sangat tinggi. Tercatat, jumlah penumpang KAI Commuter Line mencapai 44 ribu perhari.

“Jumlah ini naik 1000 persen jika dibandingkan dengan masa pandemi Covid-19,” jelasnya.

Melihat tinggi animo masyarakat terhadap penggunaan kereta Commuter Line sebagai alat transportasi sehari-hari, pihaknya akan mengevaluasi terkait sistem.

“Polanya akn kami rubah menjadi looping. Hal itu untuk meningkatkan frekuensi perjalanan. Misalnya, kereta Gubeng Malang yang tadinya waktu tunggu 2 jam sekali, kini menjadi 1 jam sekali,” jelasnya. 

Menurutnya, perubahan sistem itu tentunya bukan sesuatu yang mudah. Sehingga diperlukas kerjasama antara PT KAI dan pemerintah.

“Ini nanti yang sedang kami garap Tentu saja bukan sesuatu yang mudah, dari pemerintah juga dan juga dukungan armadanya, nanti armada sangat berpengaruh sistem looping ini,” jelasnya.

Sementara itu, Sementara itu, VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menjelaskan dalam standar layanan di Daop 8 Surabaya, pihaknya akan tetap memberikan yang sama dengan layanan Commuter Line Jabodetabek yang sudah berhasil diterapkan.

"Kami senantiasa berharap dan berupaya maksimal agar kehadiran KAI Commuter memberi dampak positif dan menjadi solusi layanan transportasi di setiap tempat dimana kami hadir," tandasnya.





Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

Editor : Ading
Berita Terbaru

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Kebaikan Menghampiri, Baik untuk Pekerjaan hingga Cinta

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan. Cek segera, banyak kebaikan datang.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.