Selasa, 03 Feb 2026 01:45 WIB

Baliho Caleg NasDem yang Diduga Melanggar Akhirnya Dicopot, Menyisakan Rangka Besi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Agu 2023 15:39 WIB
Baliho Caleg Nasdem
Baliho Caleg Nasdem

selalu.id - Baliho Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Lita Mahfud Arifin yang berada di Jalan Imam Bonjol, Tegalsari, Surabaya, yang diduga melanggar tersebut kini telah dicopot.

Dicopotnya baliho tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik DPD NasDem Surabaya, Sri Hono Jularko. Hono mengatakan bahwa pencopotan atau dibongkarnya baliho tersebut dikarenakan himbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait peraturan masa kampanye yang belum waktunya.

"Itu sebenarnya himbaun Nomor 311 Bawaslu tentang data yang bisa digunakan untuk kampanye, sejak 3 Agustus 2023 lalu," kata Hono, saat dihubungi selalu.id, Kamis (24/8/2023).

Menurutnya, himbaun Bawaslu itu juga berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 15 tahun 2023 tentang kampanye pemilu yang baru.

Hono mengatakan bahwa pembongkaran baliho tersebut itu dilakukan, Rabu (23/8/2023) kemarin. Ia mengaku saat itu juga pihak ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) Kecamatan Tegalsari termasuk Satpol PP mendatangi kantor Posko Lita Mahfud Arifin (LMA) center.

"Kalau dalam surat edaran Bawaslu itu sifatnya himbauan dan kemarin pihak tim Lita yang kebetulan ada di kantor, kemudian didatangi oleh pihak dari Kecamatan Tegalsari dan Satpol PP. Untuk pembongkarannya dilakukan Rabu kemarin jam 11.00 siang," ujarnya.

Terkait dugaan pelanggaran pemasangan baliho yang dicor secara permanen di depan Kantor Posko LMA, Hono menanggapi bahwa sebenarnya di dalam persil boleh dipasang.

"Memang himbauan itu sudah ada dasarnya. Kalau pedestrian itu kan termasuk di tempat umum. Kalau di dalam persil seharusnya boleh. Karena itu di depan lokasi posko bu LMA center jadi dianggap tidak sesuai dengan ketentuan. Maka kemarin dilepas," jelasnya.

Diketahui pencopotan itu adalah bentuk penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP Surabaya yang gencar dilakukan saat mendekati Pemilu 2024 dan masa kampanye yang dimulai pada 28 November 2023 mendatang.

Hal itu juga ditanggapi Hono bahwa himbaun dari Bawaslu untuk penertiban baliho, memang harus sesuai ketentuan agar tidak terjadi tebang pilih. Bahkan ia meminta baliho dari parpol lain yang tak sesuai aturan juga ditertibkan.

"Kalau saya sebagai bagian dari tim bu LMA saya berharap bahwa himbauan ini tidak dilakukan dengan tebang pilih," ungkapnya.

"Jadi mereka yang juga melakukan iklan iklan dari semua parpol yang ada dan tidak memenuhi ketentuan edaran Bawaslu. Harus dilakukan hal yang sama yakni ditertibkan," pungkasnya.

Baca Juga: NasDem Siapkan Strategi Pemenangan dan Rekrutmen Muda untuk Pemilu 2029

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.