Rabu, 21 Okt 2026 07:13 WIB

Ini Kata Pengamat jika Risma - Eri Cahyadi Disandingkan di Pilgub Jatim 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Agu 2023 14:37 WIB
Survei ssc
Survei ssc

selalu.id - Hasil survei Surabaya Survey Center (SSC) menunjukkan bahwa elektabilitas PDI-Perjuangan memang paling kuat di Jawa Timur. Bahkan, tercatat posisi partai Moncong Puting itu berada di puncak menara dengan perolehan angka sebesar 23,7 persen. Kemudian, disusul PKB 19,8 persen dan Gerindra 15,8 persen.

Baca Juga: Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Untuk bursa Pilihan Gubernur (Pilgub) Jatim, tokoh politik dari PDIP juga termasuk dalam urutan tertinggi seperti Tri Rismaharini sebesar 18,4 persen, dan diurutan kedua adalah Khofifah juga Eri Cahyadi 6,7 persen setelah Emil Dardak.

Selama ini PDIP belum pernah memenangkan bursa Pilgub Jatim dalam pemilihan umum. Oleh karenanya, menjadi tantangan tersendiri untuk PDIP memasangkan tokoh-tokoh politiknya bertarung di Jatim 1, atau berpasangan dengan parpol lain. Misalnya, majunya Tri Rismaharini berpasangan dengan Eri Cahyadi yang memiliki elektabiltas cukup tinggi di Jatim.

Peneliti Direktur Riset Surabaya Survey Center (SSC) Mochtar W. Oetomo mengatakan secara akumulasi transisi politik, jika keduanya Risma-Eri Cahyadi di pasangkan tentu tidak srtategis. Sebab, psikologis pemilih Jawa Timur relatif sama antara nasionalis dan religi.

"Dan itu pernah diuji coba pada masa Bambang DH dan Said Abdullah pada Pilgub 2023 lalu. Mereka sama-sama PDIP dan ternyata perolehan pun tidak memadai tidak menggembirakan," kata Mochtar, kepada Selalu.id, Kamis (10/8/2023).

Menurut Mochtar, meskipun elektabiltas Risma-Eri Cahyadi cukup tinggi di Jawa Timur. Namun, jika digabungkan keduanya memliki segmen pemilih yang sama. Seperti pemilihnya bakal sama meskipunya terbanyak di Surabaya.

"Kalau PDIP ingin memenangkan kontes pemilu Jatim 2024 harus mampu menyatukan tokoh dari dua strategi politik Jatim," ujarnya

"Kalau berpasangan sendiri tentu jadi musuh bersama jadi akan mewakili satu segmen terpilih bukan psikologis politik Jatim," imbuhnya.

Lebih lanjut Mochtar menambahkan, apabila PDIP ingin memenangkan pemilu 2024 di Jatim 1. Maka komposisinya harus mememilih antara Risma atau Eri Cahyadi ataupun dipasangkan dengan calon parpol lain.

"Tergantung PDIP nanti keputusannya Risma atau Eri atau bahkan calon lain. Baru kemudian bisa ditentukan kira kira siapa wakil yang bisa menunjang menambah perolehan suara," pungkasnya.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.