Minggu, 01 Feb 2026 16:55 WIB

Ini Kata Pengamat jika Risma - Eri Cahyadi Disandingkan di Pilgub Jatim 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Agu 2023 14:37 WIB
Survei ssc
Survei ssc

selalu.id - Hasil survei Surabaya Survey Center (SSC) menunjukkan bahwa elektabilitas PDI-Perjuangan memang paling kuat di Jawa Timur. Bahkan, tercatat posisi partai Moncong Puting itu berada di puncak menara dengan perolehan angka sebesar 23,7 persen. Kemudian, disusul PKB 19,8 persen dan Gerindra 15,8 persen.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Untuk bursa Pilihan Gubernur (Pilgub) Jatim, tokoh politik dari PDIP juga termasuk dalam urutan tertinggi seperti Tri Rismaharini sebesar 18,4 persen, dan diurutan kedua adalah Khofifah juga Eri Cahyadi 6,7 persen setelah Emil Dardak.

Selama ini PDIP belum pernah memenangkan bursa Pilgub Jatim dalam pemilihan umum. Oleh karenanya, menjadi tantangan tersendiri untuk PDIP memasangkan tokoh-tokoh politiknya bertarung di Jatim 1, atau berpasangan dengan parpol lain. Misalnya, majunya Tri Rismaharini berpasangan dengan Eri Cahyadi yang memiliki elektabiltas cukup tinggi di Jatim.

Peneliti Direktur Riset Surabaya Survey Center (SSC) Mochtar W. Oetomo mengatakan secara akumulasi transisi politik, jika keduanya Risma-Eri Cahyadi di pasangkan tentu tidak srtategis. Sebab, psikologis pemilih Jawa Timur relatif sama antara nasionalis dan religi.

"Dan itu pernah diuji coba pada masa Bambang DH dan Said Abdullah pada Pilgub 2023 lalu. Mereka sama-sama PDIP dan ternyata perolehan pun tidak memadai tidak menggembirakan," kata Mochtar, kepada Selalu.id, Kamis (10/8/2023).

Menurut Mochtar, meskipun elektabiltas Risma-Eri Cahyadi cukup tinggi di Jawa Timur. Namun, jika digabungkan keduanya memliki segmen pemilih yang sama. Seperti pemilihnya bakal sama meskipunya terbanyak di Surabaya.

"Kalau PDIP ingin memenangkan kontes pemilu Jatim 2024 harus mampu menyatukan tokoh dari dua strategi politik Jatim," ujarnya

"Kalau berpasangan sendiri tentu jadi musuh bersama jadi akan mewakili satu segmen terpilih bukan psikologis politik Jatim," imbuhnya.

Lebih lanjut Mochtar menambahkan, apabila PDIP ingin memenangkan pemilu 2024 di Jatim 1. Maka komposisinya harus mememilih antara Risma atau Eri Cahyadi ataupun dipasangkan dengan calon parpol lain.

"Tergantung PDIP nanti keputusannya Risma atau Eri atau bahkan calon lain. Baru kemudian bisa ditentukan kira kira siapa wakil yang bisa menunjang menambah perolehan suara," pungkasnya.

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Jika kalian ingin performa motor tetap bandel atau tahan lama meski diterjang hujan maupun banjir, mungkin cara ini bisa jadi rekomendasi.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.