Senin, 02 Feb 2026 07:40 WIB

Ini Aplikasi Pinjaman Online yang Aman dan Terverifikasi OJK

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Feb 2020 15:59 WIB

Surabaya - Setahun setelah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai platform Peer-to-Peer Lending, Komunal telah berhasil menyalurkan dana sekitar Rp. 100 Miliar untuk pengembangan usaha kepada UMKM berpotensi di Jawa Timur.

Chief Operating Officer (COO) Komunal Rico Tedyono menjelaskan, OJK memberikan arahan kepada perusahaan Fintech untuk fokus pada tiga sasaran prioritas.

Baca Juga: Buntut Penipuan UMKM, Seluruh Camat Wajib Beri Warga Edukasi tentang Pinjol

"Jadi rekomendasi dari OJK di tahun 2020 yaitu kita berfokus pada tiga sasaran yaitu sektor UMKM, perempuan dan ibu rumah tangga, dan petani atau nelayan.", kata Rico saat diwawancarai di kantor Komunal di Jalan Greges Surabaya, Rabu (19/02/2020).

Ketiga sektor tersebutlah yang menjadi fokus Komunal untuk membantu program pemerintah mencetak wirausaha baru. "Membantu para startup atau para entrepreneur muda untuk bisa memulai usaha mereka," lanjut Rico.

Rico melanjutkan, sejak mulai beroperasi pada tahun 2019 Komunal telah menjembatani para investor untuk mengembangkan dana serta berkontribusi memajukan perekonomian UMKM.

"Jadi per hari ini ada UMKM yang mendapatkan pendanaan mulai dari 10 juta Rupiah, bervariasi sampai dengan 50 juta Rupiah untuk sektor UMKM yang baru atau ukurannya masih kecil. Bahkan untuk beberapa badan usaha, kita pernah menyalurkan dana di angka 500 juta, 750 juta, bahkan rekor kami yang terbesar di 1,9 miliar pada satu instansi," jelas pria asal Surabaya tersebut.

Baca Juga: Hambat Pertumbuhan Ekonomi, DPRD Minta OJK Hapus Kolekbilitas Pinjaman Dibawah Rp 5 Juta

Disamping memberikan pinjaman dana yang aman dan transparan, Komunal juga turut aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terjerat hutang melalui fintech bodong.

"Kami digandeng OJK untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memerangi industri keuangan bodong atau yang tidak berizin." ucap Rico.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna, Komunal telah memperoleh sertifikasi ISO 27001:2013 sejak November 2019 tentang pengelolaan risiko terhadap keamanan informasi dan sertifikat Fintech Data Center (FDC) dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sejak Februari 2020.

Baca Juga: Lazada Lakukan Diskriminasi Konsumen? Begini Faktanya

Sebagai salah satu platform Peer-to-Peer Lending di sektor produktif asli Surabaya, Komunal didirikan oleh Hendry Lieviant sebagai CEO (Chief Executive Officer) dan Rico Tedyono selaku COO (Chief Operating Officer).

Persyaratannya pun cukup mudah bagi pengguna yang ingin mengembangkan dana atau meminjam dana. Aplikasi Komunal tersedia di Play Store dan App Store dan dapat diunduh secara cuma-cuma.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.