Selasa, 03 Nov 2026 12:25 WIB

Ini Aplikasi Pinjaman Online yang Aman dan Terverifikasi OJK

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Feb 2020 15:59 WIB

Surabaya - Setahun setelah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai platform Peer-to-Peer Lending, Komunal telah berhasil menyalurkan dana sekitar Rp. 100 Miliar untuk pengembangan usaha kepada UMKM berpotensi di Jawa Timur.

Chief Operating Officer (COO) Komunal Rico Tedyono menjelaskan, OJK memberikan arahan kepada perusahaan Fintech untuk fokus pada tiga sasaran prioritas.

Baca Juga: BFI Finance Buka Ruang Edukasi Pembiayaan dan Otomotif lewat NGOPI 

"Jadi rekomendasi dari OJK di tahun 2020 yaitu kita berfokus pada tiga sasaran yaitu sektor UMKM, perempuan dan ibu rumah tangga, dan petani atau nelayan.", kata Rico saat diwawancarai di kantor Komunal di Jalan Greges Surabaya, Rabu (19/02/2020).

Ketiga sektor tersebutlah yang menjadi fokus Komunal untuk membantu program pemerintah mencetak wirausaha baru. "Membantu para startup atau para entrepreneur muda untuk bisa memulai usaha mereka," lanjut Rico.

Rico melanjutkan, sejak mulai beroperasi pada tahun 2019 Komunal telah menjembatani para investor untuk mengembangkan dana serta berkontribusi memajukan perekonomian UMKM.

"Jadi per hari ini ada UMKM yang mendapatkan pendanaan mulai dari 10 juta Rupiah, bervariasi sampai dengan 50 juta Rupiah untuk sektor UMKM yang baru atau ukurannya masih kecil. Bahkan untuk beberapa badan usaha, kita pernah menyalurkan dana di angka 500 juta, 750 juta, bahkan rekor kami yang terbesar di 1,9 miliar pada satu instansi," jelas pria asal Surabaya tersebut.

Baca Juga: Bawa Nama BFI, Oknum DC Nyaris Rampas Paksa Mobil Mewah Cash di Surabaya

Disamping memberikan pinjaman dana yang aman dan transparan, Komunal juga turut aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terjerat hutang melalui fintech bodong.

"Kami digandeng OJK untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memerangi industri keuangan bodong atau yang tidak berizin." ucap Rico.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna, Komunal telah memperoleh sertifikasi ISO 27001:2013 sejak November 2019 tentang pengelolaan risiko terhadap keamanan informasi dan sertifikat Fintech Data Center (FDC) dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sejak Februari 2020.

Baca Juga: Buntut Penipuan UMKM, Seluruh Camat Wajib Beri Warga Edukasi tentang Pinjol

Sebagai salah satu platform Peer-to-Peer Lending di sektor produktif asli Surabaya, Komunal didirikan oleh Hendry Lieviant sebagai CEO (Chief Executive Officer) dan Rico Tedyono selaku COO (Chief Operating Officer).

Persyaratannya pun cukup mudah bagi pengguna yang ingin mengembangkan dana atau meminjam dana. Aplikasi Komunal tersedia di Play Store dan App Store dan dapat diunduh secara cuma-cuma.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sidak Satgas Pangan Polres Pasuruan Temukan Harga Cabai dan Daging Sapi Tinggi

Sidak ini melibatkan TNI-Polri, Pemda, Bulog, Diskoperindag, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, serta instansi terkait lainnya.

Top 5 Berita: Karyawan Bank Keliling Tewas hingga Ayah Bacok Dua anak Kandungnya

Pembaca banyak tertarik pemberitaan peristiwa, hukum dan pemerintahan.

Tanpa Ronaldo, Al Nassr Hajar Pakhtakor 6-2 di AFC Champions League Elite

Bermain sebagai tim tamu tidak membuat mental Al Nassr ciut. Justru mereka langsung menekan sejak menit awal.

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.