Senin, 03 Agu 2026 07:59 WIB

Ini Aplikasi Pinjaman Online yang Aman dan Terverifikasi OJK

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Feb 2020 15:59 WIB

Surabaya - Setahun setelah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai platform Peer-to-Peer Lending, Komunal telah berhasil menyalurkan dana sekitar Rp. 100 Miliar untuk pengembangan usaha kepada UMKM berpotensi di Jawa Timur.

Chief Operating Officer (COO) Komunal Rico Tedyono menjelaskan, OJK memberikan arahan kepada perusahaan Fintech untuk fokus pada tiga sasaran prioritas.

Baca Juga: Bawa Nama BFI, Oknum DC Nyaris Rampas Paksa Mobil Mewah Cash di Surabaya

"Jadi rekomendasi dari OJK di tahun 2020 yaitu kita berfokus pada tiga sasaran yaitu sektor UMKM, perempuan dan ibu rumah tangga, dan petani atau nelayan.", kata Rico saat diwawancarai di kantor Komunal di Jalan Greges Surabaya, Rabu (19/02/2020).

Ketiga sektor tersebutlah yang menjadi fokus Komunal untuk membantu program pemerintah mencetak wirausaha baru. "Membantu para startup atau para entrepreneur muda untuk bisa memulai usaha mereka," lanjut Rico.

Rico melanjutkan, sejak mulai beroperasi pada tahun 2019 Komunal telah menjembatani para investor untuk mengembangkan dana serta berkontribusi memajukan perekonomian UMKM.

"Jadi per hari ini ada UMKM yang mendapatkan pendanaan mulai dari 10 juta Rupiah, bervariasi sampai dengan 50 juta Rupiah untuk sektor UMKM yang baru atau ukurannya masih kecil. Bahkan untuk beberapa badan usaha, kita pernah menyalurkan dana di angka 500 juta, 750 juta, bahkan rekor kami yang terbesar di 1,9 miliar pada satu instansi," jelas pria asal Surabaya tersebut.

Baca Juga: Buntut Penipuan UMKM, Seluruh Camat Wajib Beri Warga Edukasi tentang Pinjol

Disamping memberikan pinjaman dana yang aman dan transparan, Komunal juga turut aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terjerat hutang melalui fintech bodong.

"Kami digandeng OJK untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memerangi industri keuangan bodong atau yang tidak berizin." ucap Rico.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna, Komunal telah memperoleh sertifikasi ISO 27001:2013 sejak November 2019 tentang pengelolaan risiko terhadap keamanan informasi dan sertifikat Fintech Data Center (FDC) dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sejak Februari 2020.

Baca Juga: Hambat Pertumbuhan Ekonomi, DPRD Minta OJK Hapus Kolekbilitas Pinjaman Dibawah Rp 5 Juta

Sebagai salah satu platform Peer-to-Peer Lending di sektor produktif asli Surabaya, Komunal didirikan oleh Hendry Lieviant sebagai CEO (Chief Executive Officer) dan Rico Tedyono selaku COO (Chief Operating Officer).

Persyaratannya pun cukup mudah bagi pengguna yang ingin mengembangkan dana atau meminjam dana. Aplikasi Komunal tersedia di Play Store dan App Store dan dapat diunduh secara cuma-cuma.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

JKCI 2026 Pukau Dunia, Terobosan Jitu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan hilirisasi menjadi kunci utama agar kesejahteraan para petani tembakau melonjak tajam.

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.

Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Menurutnya, aspek administrasi, keamanan, hingga perlindungan bagi petugas harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya insiden di lapangan.

Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Ida Widayati menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang meresahkan publik itu.

Tak Ada Ongkos Berobat? Pemkab Jember Kirim Nakes dan Dokter Spesialis Langsung ke Rumah Warga

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Sumenep: Korban Selamat jadi 231, Lima Tewas

Unsur SAR hingga kini masih bersiaga di lokasi untuk melanjutkan pencarian sekaligus memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di lokasi kejadian.