Selasa, 21 Jul 2026 22:11 WIB

Digigit Hewan Liar, Lakukan Ini agar Terhindar Rabies

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Jun 2023 11:56 WIB
Antisipasi Rabies (ilustrasi foto)
Antisipasi Rabies (ilustrasi foto)

Selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya berupaya mengantisipasi penyakit rabies dari hewan liar yang ada di Kota Pahlawan.

Lantaran pada Senin, lalu, heboh penyerangan monyet peliharaan yang mengendara pengendara di kawasan Taman Lumumba Ngagel Tirto, Jagir, Wonokromo. Hingga dua bocah mengalami luka gigitan dan cakaran dan dibawa ke IGD dr Soetomo.

Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristisna mengatakan bahwa sejak kemarin dua bocah sudah pulang ke rumah, usai disuntik vaksin Tetanus. Meski begitu, pihaknya juga bakal mengunjungi dua bocah untuk pemantauan.

"Paska KRS dari RS akan dilakukan kunjungan oleh Tim Pusk ke rumah pasien dan pemantauan," kata Nanik, kepada selalu.id, Rabu (21/6/2023).

Nanik pun menegaskan bahwa Provinsi Jawa Timur sudah menjadi daerah bebas rabies sejak tahun 1997. Namun, dirinya tetap memberi langkah dan menghimbau masyarakat jika terkena gigitan hewan liar, yakni dengan melakukan pencucian luka gigitan secepatnya.

"Segera dilakukan pencucian luka gigitan secepatnya dengan menggunakan sabun/deterjen pada air mengalir selama kurang lebih 15 menit kemudian diberikan antiseptik seperti obat merah atau sejenisnya," ujar Nanik.

Kemudian, Nanik juga menyarankan untuk segera melapor dan mengakses Fasyankes terdekat (Pusk atau RS) untuk dilakukan kembali pencucian luka dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Melaporkan kepada petugas kesehatan hewan di Dinas yang membidangi (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian) untuk dilakukan observasi atau pengamatan selama 14 hari," jelasnya.

Tak hanya itu, warga diminta untuk mengikat atau memasukkan kandang hewan yang dicurigai sebagai sumber penularan penyakit

"Bagi masyarakat yang mempunyai hewan peliharaan (anjing, kucing, dan lainnya), harap dilakukan vaksinasi pada hewan secara berkala untuk mencegah penularan penyakit," pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Malaysia Healthcare Expo Hadir di Surabaya, Tawarkan Layanan Jantung hingga Fertilitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.