Selasa, 03 Nov 2026 08:24 WIB

Antisipasi Rabies, Pemkot Perketat Pola Alur Lintas Hewan di Bandara dan Pelabuhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 20 Jun 2023 11:12 WIB
Ilustrasi hewan rabies
Ilustrasi hewan rabies

Selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pengetatan pola alur lintas hewan dari daerah manapun guna mencegah atau mengantisipasi munculnya kasus penyakit rabies.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya pun melakukan pengetatan tersebut di sejumlah alur pola lintas hewan.

"Sebagai upaya antisipasi rabies dilaksanakan pengawasan dan pengetatan lalu lintas hewan yang berasal dari daerah yang belum bebas rabies," kata Kepala DKPP Kota Surabaya Antiek Sugiharti, kepada Selalu.id, Selasa (20/6/2023).

Antiek menjelaskan bahwa mekanisme  pengawasan lalu lintas hewan tersebut dilakukan dengan cara mengawasi asal daerah dan jenis hewan yang dikirimkan.

Pengecekan dan pengawasan hewan yang dikirimkan itu melalui cek poin di Bandara Internasional Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak. Kemudian, petugas disana akan mengecek surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari daerah asal.

"SKKH dibuat saat pemasukan dan pengeluaran hewan," ujarnya.

Meski begitu, Antiek menyampaikan secara spesifik terdapat tiga jenis hewan yang memiliki potensi atau rentan terjangkit rabies, yakni kucing, anjing, dan kera atau monyet.

"Mekanisme pengawasan lalu lintas hewannya apabila ada permohonan atau rekomendasi masuk, dimana hewan tersebut berasal dari daerah resiko yang tidak bebas rabies, maka ditolak atau tidak diizinkan masuk ke Surabaya," ucapnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya sejauh ini masih belum mendapatkan adanya laporan kemunculan kasus rabies di Kota Surabaya.

"Kota Surabaya adalah kota bebas rabies," katanya.

Meskipun belum ada temuan kasus, Pemkot Surabaya meminta masyarakat memperhatikan kondisi peliharannya masing-masing, khususnya hewan yang berpotensi besar terpapar rabies.

Lebih lanjut Antiek menyampaikan, antisipasi paparan penyakit rabies melalui suntikan vaksin yang bisa dilakukan di klinik kesehatan hewan. Tetapi,  pihaknya masih belum menerapkan vaksinasi rabies secara massal.

"Untuk melakukan vaksin rabies bisa secara mandiri untuk menjaga agar hewannya sehat," pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Rambo, Monyet Penyerang Dua Bocah Disebut Tak Punya Gejala Rabies

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tanpa Ronaldo, Al Nassr Hajar Pakhtakor 6-2 di AFC Champions League Elite

Bermain sebagai tim tamu tidak membuat mental Al Nassr ciut. Justru mereka langsung menekan sejak menit awal.

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.