Senin, 02 Feb 2026 04:34 WIB

Antisipasi Rabies, Pemkot Perketat Pola Alur Lintas Hewan di Bandara dan Pelabuhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 20 Jun 2023 11:12 WIB
Ilustrasi hewan rabies
Ilustrasi hewan rabies

Selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pengetatan pola alur lintas hewan dari daerah manapun guna mencegah atau mengantisipasi munculnya kasus penyakit rabies.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya pun melakukan pengetatan tersebut di sejumlah alur pola lintas hewan.

"Sebagai upaya antisipasi rabies dilaksanakan pengawasan dan pengetatan lalu lintas hewan yang berasal dari daerah yang belum bebas rabies," kata Kepala DKPP Kota Surabaya Antiek Sugiharti, kepada Selalu.id, Selasa (20/6/2023).

Antiek menjelaskan bahwa mekanisme  pengawasan lalu lintas hewan tersebut dilakukan dengan cara mengawasi asal daerah dan jenis hewan yang dikirimkan.

Pengecekan dan pengawasan hewan yang dikirimkan itu melalui cek poin di Bandara Internasional Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak. Kemudian, petugas disana akan mengecek surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari daerah asal.

"SKKH dibuat saat pemasukan dan pengeluaran hewan," ujarnya.

Meski begitu, Antiek menyampaikan secara spesifik terdapat tiga jenis hewan yang memiliki potensi atau rentan terjangkit rabies, yakni kucing, anjing, dan kera atau monyet.

"Mekanisme pengawasan lalu lintas hewannya apabila ada permohonan atau rekomendasi masuk, dimana hewan tersebut berasal dari daerah resiko yang tidak bebas rabies, maka ditolak atau tidak diizinkan masuk ke Surabaya," ucapnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya sejauh ini masih belum mendapatkan adanya laporan kemunculan kasus rabies di Kota Surabaya.

"Kota Surabaya adalah kota bebas rabies," katanya.

Meskipun belum ada temuan kasus, Pemkot Surabaya meminta masyarakat memperhatikan kondisi peliharannya masing-masing, khususnya hewan yang berpotensi besar terpapar rabies.

Lebih lanjut Antiek menyampaikan, antisipasi paparan penyakit rabies melalui suntikan vaksin yang bisa dilakukan di klinik kesehatan hewan. Tetapi,  pihaknya masih belum menerapkan vaksinasi rabies secara massal.

"Untuk melakukan vaksin rabies bisa secara mandiri untuk menjaga agar hewannya sehat," pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Digigit Hewan Liar, Lakukan Ini agar Terhindar Rabies

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.