Jumat, 18 Sep 2026 20:09 WIB

Antisipasi Rabies, Pemkot Perketat Pola Alur Lintas Hewan di Bandara dan Pelabuhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 20 Jun 2023 11:12 WIB
Ilustrasi hewan rabies
Ilustrasi hewan rabies

Selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pengetatan pola alur lintas hewan dari daerah manapun guna mencegah atau mengantisipasi munculnya kasus penyakit rabies.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya pun melakukan pengetatan tersebut di sejumlah alur pola lintas hewan.

"Sebagai upaya antisipasi rabies dilaksanakan pengawasan dan pengetatan lalu lintas hewan yang berasal dari daerah yang belum bebas rabies," kata Kepala DKPP Kota Surabaya Antiek Sugiharti, kepada Selalu.id, Selasa (20/6/2023).

Antiek menjelaskan bahwa mekanisme  pengawasan lalu lintas hewan tersebut dilakukan dengan cara mengawasi asal daerah dan jenis hewan yang dikirimkan.

Pengecekan dan pengawasan hewan yang dikirimkan itu melalui cek poin di Bandara Internasional Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak. Kemudian, petugas disana akan mengecek surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari daerah asal.

"SKKH dibuat saat pemasukan dan pengeluaran hewan," ujarnya.

Meski begitu, Antiek menyampaikan secara spesifik terdapat tiga jenis hewan yang memiliki potensi atau rentan terjangkit rabies, yakni kucing, anjing, dan kera atau monyet.

"Mekanisme pengawasan lalu lintas hewannya apabila ada permohonan atau rekomendasi masuk, dimana hewan tersebut berasal dari daerah resiko yang tidak bebas rabies, maka ditolak atau tidak diizinkan masuk ke Surabaya," ucapnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya sejauh ini masih belum mendapatkan adanya laporan kemunculan kasus rabies di Kota Surabaya.

"Kota Surabaya adalah kota bebas rabies," katanya.

Meskipun belum ada temuan kasus, Pemkot Surabaya meminta masyarakat memperhatikan kondisi peliharannya masing-masing, khususnya hewan yang berpotensi besar terpapar rabies.

Lebih lanjut Antiek menyampaikan, antisipasi paparan penyakit rabies melalui suntikan vaksin yang bisa dilakukan di klinik kesehatan hewan. Tetapi,  pihaknya masih belum menerapkan vaksinasi rabies secara massal.

"Untuk melakukan vaksin rabies bisa secara mandiri untuk menjaga agar hewannya sehat," pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Rambo, Monyet Penyerang Dua Bocah Disebut Tak Punya Gejala Rabies

Editor : Ading
Berita Terbaru

The Scandal, Kisah Playboy Taklukkan Janda Muda Demi Taruhan

Meski Hui Yeon berulang kali menolak godaan Cho Won, pertahanan dirinya perlahan mulai goyah oleh rayuan yang dilancarkan secara masif.

Crane Proyek Roboh di Surabaya, Bikin Listrik Padam dan Jalanan Macet

Beruntung, meski material besi berukuran raksasa itu ambruk ke jalan raya, tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa dalam insiden ini.

Bukan Cuma Datang dan Foto, Ini Alur Layanan Home Care Pemkab Jember untuk Pasien

Untung menegaskan, kehadiran petugas di rumah pasien merupakan langkah awal untuk memastikan kondisi warga dapat diketahui secara langsung.

Lahan KAI Belakang Pasar Turi jadi Tempat Sampah Ilegal, Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi Tegas

Pemkot Surabaya menemukan adanya indikasi aktivitas pemilahan dan pengelolaan sampah yang diduga melanggar aturan di kawasan tersebut.

Jargas APBN Capai 29 Ribu Sambungan di Sidoarjo, Pemasangan Dipastikan Gratis

Dudung mengatakan pengembangan Jargas merupakan bagian dari program pemerintah yang terus dikawal agar manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

Prof Tjandra Sridjaja Terpilih Aklamasi: Jadikan AAI Rumah Bersama Seluruh Advokat Nusantara!

Penetapan itu dilakukan dalam Sidang Pleno didukung bulat oleh 19 Dewan Pimpinan Cabang dari seluruh Indonesia di Surabaya, Jumat (18/9/2026).