Minggu, 01 Feb 2026 20:09 WIB

PDIP Surabaya Luncurkan BPEK untuk Perkuat Ekonomi Rakyat, Khusnul Ingin Usung Gagasan Bung Karno

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Jun 2023 11:25 WIB
Pengurus BPEK PDIP Surabaya
Pengurus BPEK PDIP Surabaya

selalu.id - PDI Perjuangan Surabaya kini telah memiliki kepengurusan sayap partai baru, yang bergerak dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Sayap partai berlambang banteng moncong putih itu bernama Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK).

Kader perempuan PDIP Surabaya, Khusnul Khotimah diberi amanah dan kepercayaan untuk memimpin dan mengembangkan BPEK.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Khusnul yang sehari-hari menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Surabaya dan juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini mengaku siap menjalankan amanah yang baru saja diemban.

Dia ingin membawa BPEK sebagai sayap partai yang mampu berkontribusi besar mensejahterakan masyarakat Surabaya melalui program-programnya.

"Kepengurusan BPEK PDI Perjuangan Kota Surabaya telah terbentuk. Kami ingin mengepakkan BPEK sebagai sayap PDI Perjuangan yang berkembang pesat," kata Khusnul.

Menurut Khusnul, pengurus BPEK yang dilantik merupakan orang-orang terpilih, yang nantinya menambah semangat gotong-royong di bidang kerakyatan. Mereka diharapkan bisa membantu perkembangan organisasi, karena telah memiliki pengalaman matang.

"Dipengurusan ini ada Mbak Azizah Maha Putri owner Bosgil, yang merupakan putri sulung politisi banteng senior Pak Bambang DH dan Ibu Dyah Katarina. Mbak Azizah sudah malang melintang di dunia UMKM. Selain itu juga ada Pak Herman. Beliau pengusaha transportasi, dan Bu Pujiati yang pengusaha tempe yang sangat terkenal," jelasnya.

Melalui BPEK ini, Khusnul ingin mengusung gagasan dan pemikiran besar Bung Karno melalui konsep Trisaktinya. Yaitu mewujudkan kemandirian bangsa dibidang ekonomi, politik dan kebudayaan menuju kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

"Dengan BPEK ini, kami berharap mampu berkiprah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat," jelas Khusnul.

Baca Juga: Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono meminta seluruh pengurus BPEK untuk langsung tancap gas menyiapkan program-program yang bisa mensejahterakan warga. Sebab semangat dari sayap partai ini adalah melakukan pemberdayaan ekonomi kerakyatan, melalui program implementasi sektor usaha kecil mikro.

"Saat recovery ekonomi setelah pandemi Covid-19, sektor memotori denyut ekonomi masyarakat adalah usaha kecil mikro. Ini yang kami rasakan di Kota Surabaya," kata Adi, yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Surabaya ini.

PDI Perjuangan dengan BPEK-nya, lanjut Adi, akan mengawal kebijakan-kebijakan Wali Kota Eri Cahyadi dan Pemkot Surabaya agar selalu berpihak kepada usaha mikro atau ekonomi kerakyatan ini.

"BPEK bisa melakukan pelatihan-pelatihan teknis, membantu akses permodalan, melakukan pendampingan dan membantu pemasaran. Untuk pendampingan permodalan ini sangat penting, agar mereka tidak terjerat pada rentenir dan pinjol," katanya.

Dalam kepengurusan BPEK PDI Perjuangan Surabaya, dikedepankan kiprah kaum perempuan dan kalangan pelaku usaha dari generasi milenial.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Dengan memberi ruang gerak yang lebar bagi kader banteng perempuan dan milenial, kami berharap BPEK menjadi tangkas dan cekatan dalam pergerakan di lapangan," kata Adi.

Diketahui, Khusnul didampingi sejumlah kader PDIP lain, diantaranya Herman sebagai Wakil Kepala Koperasi dan Permodalan, Rusalle sebagai Wakil Kepala Bidang Pelaku Ekonoim dan Kemitraan, Siti Mariyam memangku sebagai Wakil Kepala Bidang Pengembangan SDM.

Kemudian pengusaha muda dan putri sulung Bambang DH, mantan wali kota Surabaya, bernama Azizah Maha Putri dipercaya menjadi Wakil Kepala Bidang UKM dan Kewirausahaan. Serta, Virga Ajitiya sebagai Wakil Kepala Bidang Mobilisasi dan Pengembangan Jaringan.

Sekretaris BPEK PDI Perjuangan Kota Surabaya dipegang Aprizaldi dengan wakilnya Ananda Putri. Sementara bendahara dipangku Donny Elianus AMD dan wakilnya Astri Dwijayanti. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.