Rabu, 22 Jul 2026 17:25 WIB

Nonton Persebaya vs Bali United, Bonita Sidoarjo Meninggal Sesak Napas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Mei 2023 12:11 WIB
Tribun supporter Persebaya
Tribun supporter Persebaya

Selalu.id - Seorang supporter perempuan Persebaya atau Bonita asal Sidoarjo meninggal dunia saat menonton pertandingan Persebaya vs Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (28/5/2023) malam.

Informasi yang dihimpun selalu.id, melalui Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Bonita berisinial VV(24) meninggal karena sesak napas atau punya riwayat penyakit asma.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya Buyung Hidayat mengatakan saat itu korban VV bersama suaminya RF (26) menonton pertandingan berada di tribun yang paling atas gate 19.

"Pada babak pertama pertandingan Persebaya Vs Bali United hampir selesai, sekitar pukul 16.15 WIB, Ambulan PMI di Gate 19 dapat laporan dari suporter ada yang pingsan di tribun paling atas," kata Buyung melalui laporan BPBD Surabaya.

Petugas terkait dari PMI melakukan evakuasi menurunkan korban ke bawah dari tribun. Lalu, petugas medis langung melakukan pengecekan korban tidak ada respon langsung dibawa ke Rumah Sakit atau RSI Darus Syifa' Benowo.

Sayangnya, korban VV telah dinyatakan meninggal dunia dari pihak rumah sakit.

"dinyatakan meninggal dunia dari pihak RS, pkl 17:05 WIB," ujarnya.

"Untuk pihak keluarga menolak untuk proses visum dan selanjutnya dibawa ke Rumah Duka menggunakan ambulance BDRT (Bonek Disasteespon Team)," pungkasnya.

Sementara itu, beredar di media sosial melalui Story akun instagram @greennord.27 menjelaskan peristiwa sebenarnya terhadap meninggalnya korban saat menonton pertandingan Persebaya VS Bali United.

"Menit akhir babak 1 sekitar pukul 16.15 kawan-kawan PMI Kota Surabaya mendapatkan informasi mengenai adanya salah satu Bonita yang membutuhkan bantuna medis, setelah mendapatkan informasi dan kabar, maka PMI Kota Surabaya segera menuju ke Gate 19 lantai atas. Setelah tiba di gate 19 atas PMI Segera melakukan penanganan dan mengevekuasi korban menuju Rumah Sakit Islam Benowo. Setelah Tiba di Rumah Sakit Islam Benowo Pasien dinyatakan meninggal dunia," tulis stroy Instagram Greennord.27.

Dari informasi isu yang beredar di media sosial korban meninggal akibat terkena flare atau bomb smoke, Greennord.27 mengklarifikasi bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Diketahui korban meninggal akibat sesak napas.

"Menindak lanjuti isu yang beredar di media sosail. Bahwa korban terkena flare atau bomb smoke itu, tidak benar. Dan korban di H-5 sebelum match baru selesai periksa ke rumah sakit akibat sesak nafas/asma," tutup tulisnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Euforia Bonek-Bonita di Ultah Persebaya Surabaya ke-99

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.