Senin, 02 Feb 2026 18:41 WIB

Sidak Balai RW, Wali Kota Eri Kaget Temukan Hal Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Mei 2023 18:08 WIB
Sidak balai RW Wali Kota Eri
Sidak balai RW Wali Kota Eri

Selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan sidak Balai RW secara acak pada Selasa (9/5/2023). Tujuan sidak itu, Eri ingin memastikan pelayanan warga berjalan maksimal dan melihat proses pembenahan balai RW yang ada di Surabaya.

Saat mengunjungi beberapa balai RW dengan mengendarai motor Vespa. Eri yang didampingi Kepala Diskominfo M Fikser menemukan sesuatu yang tidak terduga di salah satu Balai RW.

Pelayanan Balai RW XI Wonokusomu Bakti Timur 14 Semampir terlihat tutup, sontak hal itu membuat Wali Kota Eri kaget. Tak lama kemudian dirinya memanggil lurah Wonokusumo, Bram Bennito. Ia meminta kepada Lurah untuk memaksimalkan tempat tersebut untuk rembuk bersama dan melayani warga.

“Kalau bisa itu lungguh bareng (duduk bersama), ngopi sama Pak RT dan Pak RW, rembuk bersama bahas kemiskinan ini biar turun menjadi berapa, stuntingnya berapa. Jadi menurunkan kemiskinan itu nanti gimana, menurunkan stunting gimana,” ujarnya.

Menurutnya tugas petugas pendamping RW bukanya bertugas mendata administrasi kependudukan (adminduk) saja. Akan tetapi, pendamping kelurahan di Balai RW juga harus bisa berdiskusi bersama warga tentang keadaan realitas masyarakat yang masih diperlukan banyak perbaikan dan peningkatan.

“Saya ingin tanggung jawab pengurus RW itu bukan hanya duduk ngurusi admin kemudian pulang. Makanya saya kan sudah bilang, pegawai negeri nggak usah di kantor, kalau bisa turun di balai RW. Jangan kaya rapat di kelurahan. Kita sama saudara-saudara sambil ngopi bahas soal kemiskinan jangan hanya adminduknya saja yang berjalan tapi yang lainnya juga,” sambungnya.

Dengan begitu, lanjut Eri berharap, tak hanya pegawai negeri yang bertugas di kelurahan saja yang turun di balai RW, akan tetapi juga petugas puskesmas, dinas, dan sebagainya.

“Orang Dispendukcapil harus ada, Puskesmas ada, dari Dinkes juga harus ada di kelurahan ini. Maka dari itu harus turun ke masyarakat bukan hanya di kantor,” tuturnya.

Lebih lanjut Eri menambahkan, dirinya ingin pengerjaan balai RW yang kondisinya sudah tidak layak untuk segera dikerjakan dan dilakukan perbaikan.

“Saya sudah perintahkan semuanya, balai RW itu dikerjakan dan diperbaiki. Baik itu yang berdiri di tanah Pemkot maupun bukan, kalau itu berdiri di tanah Pemkot bisa masuk ke dana belanja modal, kalau bukan tanah Pemkot, masuk ke dana belanja barang dan jasa," ungkapnya.

Bahkan, ia kembali menegaskan bahwa harusnya semua perbaikan balai RW di Surabaya bisa segera selesai pada akhir Mei 2023 mendatang.

"Aku kaget, ternyata belum dikerjakan sama sekali, padahal sudah diperintahkan sejak Februari,” pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim, dari P2SEM, Pokir, hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.