Rabu, 04 Feb 2026 22:32 WIB

Soal Cawapres, Ganjar Pranowo Ingin Pendampingnya Satu Visi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 06 Mei 2023 17:10 WIB
Ganjar Pranowo sebagai Capres usungan PDIP
Ganjar Pranowo sebagai Capres usungan PDIP

Selalu.id - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo dari PDI-Perjuangan masih belum menentukan siapa Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan mendampingin pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Saat ditanya soal Cawapres, Ganjar mengaku masih belum menentukan pendampingnya. Ia menyebut hal itu masih dalam pertimbangan oleh PDI-Perjuangan sekaligus koalisi partai lain.

"Sedang dibicarakan oleh partai dan antara partai. Biarkan berproses dulu," ungkap Ganjar, saat ditemui di acara Konsolidasi PDI-Perjuangan Jatim untuk kemenangan Pilpres, di Shangrila Hotel, Surabaya, Sabtu (6/5/2023).

Meski begitu, Ganjar pun mengungkapkan bahwa dirinya ingin Cawapres untuk pendampingannya pada Pilpres 2024, nantinya harus satu visi dengannya.

"Yang satu visi (Cawapres pendampingnya)," ujarnya.

Kata dia, saat ini pihaknya masih fokus menyusun langkah untuk menyukseskan dan mewujudkan kemenangan Pilpres 2024.

Langkah tersebut, salah satunya mengirimkan kader-kader terbaik untuk merapatkan dan menyolidkan para relawan di seluruh daerah-daerah Indonesia.

"Kepada DPD PDI Perjuangan Jatim yang sudah memulai untuk pertama dari seluruh indonesia dan beberapa DPD lain sudah siap dan sudah menyampaikan ke saya Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan rasa-rasanya dengan di Jawa Timur ini yang lain akan segera bergerak," jelasnya.

Apalagi, PDI-Perjuangan juga akan memaksimalkan kemenangan Pemilu di enam daerah Jawa Timur yang sempat kalah Pemilu 2019 lalu yakni Sampang, Sumenep, Pemesakan, Bondowoso, Situbondo, Pacitan.

Sehingga pihaknya memaksimalkan daerah tersebut untuk kemenangab Pemilu 2024 mendatang.

"Tentu saja (enam daerah itu untuk menang) sudah ada datanya ada pola-pola yang tentu saja kita berharap apakah itu caleg apakah itu struktur ya, tentu saja semua bisa mendekati dengan metode atau cara-cara yang punya kekhasan lokal dari tempat itu," tegasnya.

"Sehingga mereka bisa jauh berkomunikasi dengan kelompok-kelompok masyarakat lebih baik, yang penting jangan sakiti  perasaan orang," imbuhya. (Ade)

Baca Juga: Jelang Coblosan Pemilu, PDIP Surabaya Serentak Gelar Patroli Bersama Warga

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).