Sabtu, 03 Okt 2026 14:15 WIB

Terkuak, Remaja Tewas Tergeletak di Surabaya Rekam Aksinya Sendiri hingga Menabrak Truk

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 03 Apr 2023 22:44 WIB
Evakuasi jenazah korban
Evakuasi jenazah korban

selalu.id - Kematian misterius remaja di Surabaya yang ditemukan tergeletak di Jalan Ahmad Yani pada Minggu (2/4/2023) akhirnya terkuak. Polisi menemukan rekaman video dari HP korban.

Diketahui, remaja berinisial MIF (19) warga Dukuh Pakis tersebut tergeletak di Jalan Ahmad Yani. Barang-barang korban seperti dompet dan handphone hilang.

Baca Juga: Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

Awalnya petugas menduga kasus tersebut adalah perampasan atau pembunuhan. Namun setelah melihat bukti yang ada (dari rekaman video korban) diketahui kejadian tersebut adalah kecelakaan.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan bahwa korban mengalami kecelakaan akibat kebut-kebutan dengan kecepatan 140 Km per jam.

"Kecepatan tinggi 140 km perjam kebut-kebutan dengan beberapa kendaraan yang lain, akhirnya menabrak belakang truk,"kata Arif kepada selalu.id, Senin (3/4/2023).

Saat ini, pihaknya juga sedang menelusuri identitas truk yang ditabrak korban untuk dimintai keterangan.

"Kendaraan truk juga kami telusuri," imbuhnya.

Arif menjelaskan, kecelakaan itu terungkap karena polisi telah menemukan handphone korban yang diduga hilang dan ternpental hingga di selokan disekitar lokasi kejadian.

Ternyata saat dicek handphone tersebut ada rekaman video korban sedang melakukan kebut-kebutan. Dalam video itu korban sendiri yang memasang dan merekam video aksinya.

Baca Juga: Kapolri Rombak Pati, Irjen Dekananto Jabat Kapolda Jatim

"Kita buka hapenya ternyata ada rekaman kejadian, mulai dari pelan kencang sampai akhirnya ngebut nabrak truk akhirnya selesai disitu,"ucapnya

"Korban merekam dirinya sendiri sampai menabrak truk,"imbuhnya.

Disisi lain, Arif menerangkan, terkait kendaraan motor korban hilang di lokasi, ternyata, telah diamankan oleh temannya sendiri saat kejadian.

"Motornya diamankan rekannya karena motornya dimodifikasi, agar terhindar dari petugas," imbuh.

Baca Juga: Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 3.394 Burung di Sidoarjo, Dua WNA Vietnam Diamankan

Lebih lanjut Arif menceritakan kronologinya, awalnya korban yang juga merupakan kelompok pembalab itu sedang bekendara bersama bersama sekitar 12 orang temannya.

"Ia meninggalkan kelompoknya, dia 12 orang mulai dari Taman Pelangi, Aloha terus dia meninggalkan kelompoknya. Dia (korban) di depan sendiri. Sehingga ketika terjatuh, kemudian temannya pada datang,"jelasnya.

Saat temannya datang, mereka menyembunyikan kendaraan korban tersebut, dibawa pulang lebih awal. Sehingga petugas kesulitan mencari barang korban.

"Saat ditanya, tidak mengetahui keberadaan motornya. Baru akhirnya penyelidikan ternyata motornya disimpan. Kita mintai keterangan, ternyata untuk menghidari petugas (karena motornya dimodifikasi),"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Profil & Karir Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro, 8 Agustus 1972, ini menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan di lapangan masih ditemukan ratusan titik aktivitas yang tidak memiliki dasar hukum.

Terlilit Utang Judol Diduga Motif Paman Bunuh Ponakan di Pasuruan

Tersangka diduga nekat melakukan aksi tersebut untuk menguasai sepeda motor Honda Beat dan telepon genggam milik korban.

Geger! Siswa SMK di Pasuruan Ditemukan Tewas, Mayatnya Terbakar

Korban merupakan seorang pelajar di SMKN 1 Sukorejo yang dilaporkan hilang

Top 5 Berita: Pesan Fraksi PKB hingga Regenerasi Keroncong

Kelima berita yang banyak di klik oleh pembaca sangat beragam.

Pengedar Sabu Dupak Timur Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Identitasnya

Dari tangan tersangka, tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan sebanyak 17 poket sabu siap edar dengan berat total mencapai 1,419 gram.