Senin, 02 Feb 2026 18:30 WIB

Terkuak, Remaja Tewas Tergeletak di Surabaya Rekam Aksinya Sendiri hingga Menabrak Truk

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 03 Apr 2023 22:44 WIB
Evakuasi jenazah korban
Evakuasi jenazah korban

selalu.id - Kematian misterius remaja di Surabaya yang ditemukan tergeletak di Jalan Ahmad Yani pada Minggu (2/4/2023) akhirnya terkuak. Polisi menemukan rekaman video dari HP korban.

Diketahui, remaja berinisial MIF (19) warga Dukuh Pakis tersebut tergeletak di Jalan Ahmad Yani. Barang-barang korban seperti dompet dan handphone hilang.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Awalnya petugas menduga kasus tersebut adalah perampasan atau pembunuhan. Namun setelah melihat bukti yang ada (dari rekaman video korban) diketahui kejadian tersebut adalah kecelakaan.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan bahwa korban mengalami kecelakaan akibat kebut-kebutan dengan kecepatan 140 Km per jam.

"Kecepatan tinggi 140 km perjam kebut-kebutan dengan beberapa kendaraan yang lain, akhirnya menabrak belakang truk,"kata Arif kepada selalu.id, Senin (3/4/2023).

Saat ini, pihaknya juga sedang menelusuri identitas truk yang ditabrak korban untuk dimintai keterangan.

"Kendaraan truk juga kami telusuri," imbuhnya.

Arif menjelaskan, kecelakaan itu terungkap karena polisi telah menemukan handphone korban yang diduga hilang dan ternpental hingga di selokan disekitar lokasi kejadian.

Ternyata saat dicek handphone tersebut ada rekaman video korban sedang melakukan kebut-kebutan. Dalam video itu korban sendiri yang memasang dan merekam video aksinya.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

"Kita buka hapenya ternyata ada rekaman kejadian, mulai dari pelan kencang sampai akhirnya ngebut nabrak truk akhirnya selesai disitu,"ucapnya

"Korban merekam dirinya sendiri sampai menabrak truk,"imbuhnya.

Disisi lain, Arif menerangkan, terkait kendaraan motor korban hilang di lokasi, ternyata, telah diamankan oleh temannya sendiri saat kejadian.

"Motornya diamankan rekannya karena motornya dimodifikasi, agar terhindar dari petugas," imbuh.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Lebih lanjut Arif menceritakan kronologinya, awalnya korban yang juga merupakan kelompok pembalab itu sedang bekendara bersama bersama sekitar 12 orang temannya.

"Ia meninggalkan kelompoknya, dia 12 orang mulai dari Taman Pelangi, Aloha terus dia meninggalkan kelompoknya. Dia (korban) di depan sendiri. Sehingga ketika terjatuh, kemudian temannya pada datang,"jelasnya.

Saat temannya datang, mereka menyembunyikan kendaraan korban tersebut, dibawa pulang lebih awal. Sehingga petugas kesulitan mencari barang korban.

"Saat ditanya, tidak mengetahui keberadaan motornya. Baru akhirnya penyelidikan ternyata motornya disimpan. Kita mintai keterangan, ternyata untuk menghidari petugas (karena motornya dimodifikasi),"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.