Kamis, 04 Jun 2026 13:33 WIB

Terkuak, Remaja Tewas Tergeletak di Surabaya Rekam Aksinya Sendiri hingga Menabrak Truk

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 03 Apr 2023 22:44 WIB
Evakuasi jenazah korban
Evakuasi jenazah korban

selalu.id - Kematian misterius remaja di Surabaya yang ditemukan tergeletak di Jalan Ahmad Yani pada Minggu (2/4/2023) akhirnya terkuak. Polisi menemukan rekaman video dari HP korban.

Diketahui, remaja berinisial MIF (19) warga Dukuh Pakis tersebut tergeletak di Jalan Ahmad Yani. Barang-barang korban seperti dompet dan handphone hilang.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Awalnya petugas menduga kasus tersebut adalah perampasan atau pembunuhan. Namun setelah melihat bukti yang ada (dari rekaman video korban) diketahui kejadian tersebut adalah kecelakaan.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan bahwa korban mengalami kecelakaan akibat kebut-kebutan dengan kecepatan 140 Km per jam.

"Kecepatan tinggi 140 km perjam kebut-kebutan dengan beberapa kendaraan yang lain, akhirnya menabrak belakang truk,"kata Arif kepada selalu.id, Senin (3/4/2023).

Saat ini, pihaknya juga sedang menelusuri identitas truk yang ditabrak korban untuk dimintai keterangan.

"Kendaraan truk juga kami telusuri," imbuhnya.

Arif menjelaskan, kecelakaan itu terungkap karena polisi telah menemukan handphone korban yang diduga hilang dan ternpental hingga di selokan disekitar lokasi kejadian.

Ternyata saat dicek handphone tersebut ada rekaman video korban sedang melakukan kebut-kebutan. Dalam video itu korban sendiri yang memasang dan merekam video aksinya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Kita buka hapenya ternyata ada rekaman kejadian, mulai dari pelan kencang sampai akhirnya ngebut nabrak truk akhirnya selesai disitu,"ucapnya

"Korban merekam dirinya sendiri sampai menabrak truk,"imbuhnya.

Disisi lain, Arif menerangkan, terkait kendaraan motor korban hilang di lokasi, ternyata, telah diamankan oleh temannya sendiri saat kejadian.

"Motornya diamankan rekannya karena motornya dimodifikasi, agar terhindar dari petugas," imbuh.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Lebih lanjut Arif menceritakan kronologinya, awalnya korban yang juga merupakan kelompok pembalab itu sedang bekendara bersama bersama sekitar 12 orang temannya.

"Ia meninggalkan kelompoknya, dia 12 orang mulai dari Taman Pelangi, Aloha terus dia meninggalkan kelompoknya. Dia (korban) di depan sendiri. Sehingga ketika terjatuh, kemudian temannya pada datang,"jelasnya.

Saat temannya datang, mereka menyembunyikan kendaraan korban tersebut, dibawa pulang lebih awal. Sehingga petugas kesulitan mencari barang korban.

"Saat ditanya, tidak mengetahui keberadaan motornya. Baru akhirnya penyelidikan ternyata motornya disimpan. Kita mintai keterangan, ternyata untuk menghidari petugas (karena motornya dimodifikasi),"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.