Senin, 02 Feb 2026 17:57 WIB

Nderek Kiai, 527 Majelis Taklim Surabaya Dukung Eri Cahyadi Teruskan Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Agu 2020 11:18 WIB
Deklarasi dukungan anggota majelis taklim di Surabaya kepada Eri Cahyadi
Deklarasi dukungan anggota majelis taklim di Surabaya kepada Eri Cahyadi

Surabaya (selalu.id) - Ratusan anggota majelis taklim se-Surabaya memadati Jl. Raya Tambak Wedi Barat, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Selasa (25/8) sore. Mereka bersama-sama larut dalam doa meminta agar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi diberi kelancaran mengemban amanah meneruskan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. 

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Bu Nyai Hj. Khomsatun Hidayat  sebagai koordinator acara menyatakan, Eri sudah mendapat tempat di hari para Bu Nyai. 

"Beliau (Eri Cahyadi) adalah seorang santri, keluarganya (juga) kiai. InsyaAllah, agama dan keimanannya kuat. Itu adalah modal utama," ujarnya.

Selain itu, menurut Nyai Hj. Khomsatun, Eri punya gaya kepemimpinan yang sama dengan Risma. Komitmennya terhadap Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Pahlawan tak diragukan lagi. Dalam setiap pertemuan dengan para kyai dan bu nyai, Eri selalu membawa pesan Risma untuk membesarkan NU di Kota Surabaya. 

"Mas Eri sudah lama jadi orang birokrasi, yang sangat paham tata kelola Surabaya. Mengawal perjuangan Bu Risma bertahun-tahun. Kami juga mendukungnya biar APBD yang ada di Surabaya terjaga dengan baik untuk kesejahteraan umat," tambahnya.

Deklarasi ibu-ibu Majelis Taklim di Surabaya mendukung Eri Cahyadi maju PilwaliDeklarasi ibu-ibu Majelis Taklim di Surabaya mendukung Eri Cahyadi maju Pilwali

Nyai Hj. Nuril Jannah, salah seorang Bu Nyai yang juga hadir, setuju dengan Nyai Hj. Khomsatun. Menurutnya, tak ada yang lebih pantas meneruskan Risma selain Eri. 

"Kami adalah santri, dan para guru-guru kami, nyai-nyai kami, memberi dukungan pada Mas Eri Cahyadi. Kita pasti nderek dawuhnya guru-guru kami. Selain itu, kebaikan Bu Risma wajib kita jaga. Dan hanya Pak Eri yang bisa dan dipercaya meneruskannya," jelasnya.

Deklarasi tersebut adalah bentuk dukungan dari perwakilan seluruh majelis taklim di Surabaya. Total ada 527 majelis taklim dengan keseluruhan anggota sebanyak 47.419 orang dari 16 kecamatan, 60 kelurahan, dan 149 RW. Majelis taklim tersebut memang salah satu majelis ibu-ibu paling solid se-Surabaya. Tak hanya solid dalam melakukan pengajian, tapi juga organisasi para anggota. Semua anggota tercatat. 

Majelis taklim tersebut bisa begitu besar karena merupakan binaan dari tiga bu nyai terkemuka Surabaya. Yakni Bu Nyai Elok Zulaikho, Bu Nyai Khomsatun, dan Bu Nyai Nuril Jannah. Sedangkan tiga bu nyai tersebut adalah santriwati Bu Nyai Sepuh Bu Nyai Ainur Rokhmah yang merupakan sesepuh Muslimat NU. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.