Jumat, 25 Sep 2026 11:02 WIB

Nderek Kiai, 527 Majelis Taklim Surabaya Dukung Eri Cahyadi Teruskan Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Agu 2020 11:18 WIB
Deklarasi dukungan anggota majelis taklim di Surabaya kepada Eri Cahyadi
Deklarasi dukungan anggota majelis taklim di Surabaya kepada Eri Cahyadi

Surabaya (selalu.id) - Ratusan anggota majelis taklim se-Surabaya memadati Jl. Raya Tambak Wedi Barat, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Selasa (25/8) sore. Mereka bersama-sama larut dalam doa meminta agar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi diberi kelancaran mengemban amanah meneruskan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. 

Baca Juga: Timbun Saluran Air Hampir 20 Tahun, Bangunan Liar di Pasar Bratang Surabaya Dibongkar

Bu Nyai Hj. Khomsatun Hidayat  sebagai koordinator acara menyatakan, Eri sudah mendapat tempat di hari para Bu Nyai. 

"Beliau (Eri Cahyadi) adalah seorang santri, keluarganya (juga) kiai. InsyaAllah, agama dan keimanannya kuat. Itu adalah modal utama," ujarnya.

Selain itu, menurut Nyai Hj. Khomsatun, Eri punya gaya kepemimpinan yang sama dengan Risma. Komitmennya terhadap Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Pahlawan tak diragukan lagi. Dalam setiap pertemuan dengan para kyai dan bu nyai, Eri selalu membawa pesan Risma untuk membesarkan NU di Kota Surabaya. 

"Mas Eri sudah lama jadi orang birokrasi, yang sangat paham tata kelola Surabaya. Mengawal perjuangan Bu Risma bertahun-tahun. Kami juga mendukungnya biar APBD yang ada di Surabaya terjaga dengan baik untuk kesejahteraan umat," tambahnya.

Deklarasi ibu-ibu Majelis Taklim di Surabaya mendukung Eri Cahyadi maju PilwaliDeklarasi ibu-ibu Majelis Taklim di Surabaya mendukung Eri Cahyadi maju Pilwali

Nyai Hj. Nuril Jannah, salah seorang Bu Nyai yang juga hadir, setuju dengan Nyai Hj. Khomsatun. Menurutnya, tak ada yang lebih pantas meneruskan Risma selain Eri. 

"Kami adalah santri, dan para guru-guru kami, nyai-nyai kami, memberi dukungan pada Mas Eri Cahyadi. Kita pasti nderek dawuhnya guru-guru kami. Selain itu, kebaikan Bu Risma wajib kita jaga. Dan hanya Pak Eri yang bisa dan dipercaya meneruskannya," jelasnya.

Deklarasi tersebut adalah bentuk dukungan dari perwakilan seluruh majelis taklim di Surabaya. Total ada 527 majelis taklim dengan keseluruhan anggota sebanyak 47.419 orang dari 16 kecamatan, 60 kelurahan, dan 149 RW. Majelis taklim tersebut memang salah satu majelis ibu-ibu paling solid se-Surabaya. Tak hanya solid dalam melakukan pengajian, tapi juga organisasi para anggota. Semua anggota tercatat. 

Majelis taklim tersebut bisa begitu besar karena merupakan binaan dari tiga bu nyai terkemuka Surabaya. Yakni Bu Nyai Elok Zulaikho, Bu Nyai Khomsatun, dan Bu Nyai Nuril Jannah. Sedangkan tiga bu nyai tersebut adalah santriwati Bu Nyai Sepuh Bu Nyai Ainur Rokhmah yang merupakan sesepuh Muslimat NU. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.