Awas! Pedagang Pasar Turi yang Tak Mau Buka Tokonya per Satu April Bakal Kena Denda Uang
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 25 Mar 2023 09:25 WIB
Selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berupaya untuk menjadikan geliat dagang Pasar Turi naik kembali. Salah satunya adalah dengan memacu pedangan untuk kembali beroperasi atau membuka standnya.
Hal itu juga disampaikan oleh Eri Cahyadi dalam audiensinya bersama para pedagang Pasar Turi. Hasil dari kesepakatan bersama para pedagang dan manajemen Pasar Turi Baru itu, sebanyak total 4.500 stand pedagang yang ada di Pasar Turi Baru diminta untuk wajib membuka secara serentak mulai 1 April 2023 mendatang.
Pemkot pun melalui manajemen Pasar Turi memberi potongan harga 50 persen bagi pemilik pedagang yang memiliki lebih dari satu stand, untuk biaya service charge.
"Jadi rata-rata 1 stan 560 ribu, tapi kalau punya stand lebih dari satu, semuanya buka bisa dapat diskon sampai 50 persen," kata General Manager Pasar Turi Baru, Teddy Supriyadi.
Meski begitu, Teddy menegaskan bahwa pihaknya akan memberi sanksi denda Rp 50 ribu per hari, apabila pedagang nekat menutup atau tidak membuka semua standnya pada 1 April 2023 nanti.
Teddy pun menjelaskan bahwa sanksi denda itu sebenarnya telah berjalan sejak tahun lalu. Tetapi para pedagang tidak membayar, sebab banyak stand yang tutup.
"Tentu. Pertama denda tutup yang sekarang ditentukan nilainya 50 ribu per hari. Diluar itu juga ada wacana dengan Wali Kota bagi yang gak mau buka maka hak pakai perpanjangannya akan diperhitungkan," jelasnya.
Pihaknya pun memastikan jumlah itu akan terakumulasi dan wajib diselesaikan ketika pengambilan buku stan.
“Tertentu saya belum tahu teknisnya tapi bagi yang buka akan diberi tambahan hak pakai stan selama 10 tahun, yang gak buka, tentu gak bisa sama. Kami belum putuskan akan ada kenaikan atau tidak. Salah satu syarat melunasi semua kewajiban dan tunggakan belum selesai termasuk service charge,” jelasnya.
Lebih lanjut Teddy mengungkapkan bahwa sejak pasar dibuka usai kebakaran 2022 lalu hingga hari ini, hanya 15 persen stan yang buka. Sehingga dirinya akan ngebut menghubungi seluruh pemilik stan untuk mengimbau para pedagang membuka stand secara serentak pada 1 April.
Selama ini, ia menilai para pedagang yang rata-rata punya stan lebih dari satu bahkan ada yang memiliki stan hingga 100, belum buka seluruhnya karena beragam alasan.
“Bagi mereka yang ekonomi kelas C ya kendala biaya, kedua pedagang buka di tempat grosir lain sehingga belum bisa bagi waktu yang jaga,” pungkasnya. (Ade/Adg)
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Editor : Ading