Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Awas! Pedagang Pasar Turi yang Tak Mau Buka Tokonya per Satu April Bakal Kena Denda Uang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Mar 2023 09:25 WIB

Selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berupaya untuk menjadikan geliat dagang Pasar Turi naik kembali. Salah satunya adalah dengan memacu pedangan untuk kembali beroperasi atau membuka standnya.

Hal itu juga disampaikan oleh Eri Cahyadi dalam audiensinya bersama para pedagang Pasar Turi. Hasil dari kesepakatan bersama para pedagang dan manajemen Pasar Turi Baru itu, sebanyak total 4.500 stand pedagang yang ada di Pasar Turi Baru diminta untuk wajib membuka secara serentak mulai 1 April 2023 mendatang.

Pemkot pun melalui manajemen Pasar Turi memberi potongan harga 50 persen bagi pemilik pedagang yang memiliki lebih dari satu stand, untuk biaya service charge.

"Jadi rata-rata 1 stan 560 ribu, tapi kalau punya stand lebih dari satu, semuanya buka bisa dapat diskon sampai 50 persen," kata General Manager Pasar Turi Baru, Teddy Supriyadi.

Meski begitu, Teddy menegaskan bahwa pihaknya akan memberi sanksi denda Rp 50 ribu per hari, apabila pedagang nekat menutup atau tidak membuka semua standnya pada 1 April 2023 nanti.

Teddy pun menjelaskan bahwa sanksi denda itu sebenarnya telah berjalan sejak tahun lalu. Tetapi para pedagang tidak membayar, sebab banyak stand yang tutup.

"Tentu. Pertama denda tutup yang sekarang ditentukan nilainya 50 ribu per hari. Diluar itu juga ada wacana dengan Wali Kota bagi yang gak mau buka maka hak pakai perpanjangannya akan diperhitungkan," jelasnya.

Pihaknya pun memastikan jumlah itu akan terakumulasi dan wajib diselesaikan ketika pengambilan buku stan.

“Tertentu saya belum tahu teknisnya tapi bagi yang buka akan diberi tambahan hak pakai stan selama 10 tahun, yang gak buka, tentu gak bisa sama. Kami belum putuskan akan ada kenaikan atau tidak. Salah satu syarat melunasi semua kewajiban dan tunggakan belum selesai termasuk service charge,” jelasnya.

Lebih lanjut Teddy mengungkapkan bahwa sejak pasar dibuka usai kebakaran 2022 lalu hingga hari ini, hanya 15 persen stan yang buka. Sehingga dirinya akan ngebut menghubungi seluruh pemilik stan untuk mengimbau para pedagang membuka stand secara serentak pada 1 April.

Selama ini, ia menilai para pedagang yang rata-rata punya stan lebih dari satu bahkan ada yang memiliki stan hingga 100, belum buka seluruhnya karena beragam alasan.

“Bagi mereka yang ekonomi kelas C ya kendala biaya, kedua pedagang buka di tempat grosir lain sehingga belum bisa bagi waktu yang jaga,” pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Editor : Ading
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.

Operasional Dermaga Jamrud Selatan Surabaya Kembali Normal Pasca Insiden Kapal Pacific 88

"Saat ini seluruh kegiatan operasional berjalan lancar dan terus dipantau secara intensif," kata Branch Manager Terminal Jamrud, Nilam Mirah Muh Junaedhy.