Rabu, 22 Jul 2026 21:20 WIB

Awas! Pedagang Pasar Turi yang Tak Mau Buka Tokonya per Satu April Bakal Kena Denda Uang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Mar 2023 09:25 WIB

Selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berupaya untuk menjadikan geliat dagang Pasar Turi naik kembali. Salah satunya adalah dengan memacu pedangan untuk kembali beroperasi atau membuka standnya.

Hal itu juga disampaikan oleh Eri Cahyadi dalam audiensinya bersama para pedagang Pasar Turi. Hasil dari kesepakatan bersama para pedagang dan manajemen Pasar Turi Baru itu, sebanyak total 4.500 stand pedagang yang ada di Pasar Turi Baru diminta untuk wajib membuka secara serentak mulai 1 April 2023 mendatang.

Pemkot pun melalui manajemen Pasar Turi memberi potongan harga 50 persen bagi pemilik pedagang yang memiliki lebih dari satu stand, untuk biaya service charge.

"Jadi rata-rata 1 stan 560 ribu, tapi kalau punya stand lebih dari satu, semuanya buka bisa dapat diskon sampai 50 persen," kata General Manager Pasar Turi Baru, Teddy Supriyadi.

Meski begitu, Teddy menegaskan bahwa pihaknya akan memberi sanksi denda Rp 50 ribu per hari, apabila pedagang nekat menutup atau tidak membuka semua standnya pada 1 April 2023 nanti.

Teddy pun menjelaskan bahwa sanksi denda itu sebenarnya telah berjalan sejak tahun lalu. Tetapi para pedagang tidak membayar, sebab banyak stand yang tutup.

"Tentu. Pertama denda tutup yang sekarang ditentukan nilainya 50 ribu per hari. Diluar itu juga ada wacana dengan Wali Kota bagi yang gak mau buka maka hak pakai perpanjangannya akan diperhitungkan," jelasnya.

Pihaknya pun memastikan jumlah itu akan terakumulasi dan wajib diselesaikan ketika pengambilan buku stan.

“Tertentu saya belum tahu teknisnya tapi bagi yang buka akan diberi tambahan hak pakai stan selama 10 tahun, yang gak buka, tentu gak bisa sama. Kami belum putuskan akan ada kenaikan atau tidak. Salah satu syarat melunasi semua kewajiban dan tunggakan belum selesai termasuk service charge,” jelasnya.

Lebih lanjut Teddy mengungkapkan bahwa sejak pasar dibuka usai kebakaran 2022 lalu hingga hari ini, hanya 15 persen stan yang buka. Sehingga dirinya akan ngebut menghubungi seluruh pemilik stan untuk mengimbau para pedagang membuka stand secara serentak pada 1 April.

Selama ini, ia menilai para pedagang yang rata-rata punya stan lebih dari satu bahkan ada yang memiliki stan hingga 100, belum buka seluruhnya karena beragam alasan.

“Bagi mereka yang ekonomi kelas C ya kendala biaya, kedua pedagang buka di tempat grosir lain sehingga belum bisa bagi waktu yang jaga,” pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.