Minggu, 20 Sep 2026 13:49 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Sedot Antusiasme Warga, Wali Kota Eri Janjikan Tahun Depan Meriah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Mar 2023 21:15 WIB
Pawai Ogoh-ogoh Kenjeran Surabaya
Pawai Ogoh-ogoh Kenjeran Surabaya

Selalu.id - Menyambut Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Rabu 22 Maret 2023 besok. Ratusan warga Surabaya antusias menyaksikan pawai ogoh-ogoh di Pura Segar, Kenjeran, Selasa (21/3/2023).

Penggelaran ogoh-ogoh ini diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Pantuan selalu.id, sebanyak enam ogoh-ogoh yang diarak sepanjang Jalan Kenjeran yang nantinya akan dimusnahkan dengan dibakar. Diketahui pula pawai ogoh-ogoh ini baru dilaksanakan kembali usai pandemi Covid-19.

Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Surabaya, Ketut Gotra Astika mengatakan, pawai ogoh-ogoh ini  setelah 2 sampai 3 tahun tidak dilakukan akibat  pandemi covid-19.

"Tahun ini baru ada perayaan lagi. Harapannya adanya pawai ogoh-ogoh dan upacara Melasti ini bisa jadi terobosan untuk wisata di Surabaya," kata Ketut, saat di lokasi pawai.

Ia menyebut tiga tempat di Surabaya yang akan dipusatkan sebagai tempat perayaan pawai ogoh-ogoh. Pertama di Candi Cemoro Agung Tandes, Pura Tirtembul Karang Pilang dan di Pura Segera Kenjeran yang akan dilepas oleh walikota Surabaya, Eri Cahyadi.

"Untuk ogoh-ogoh yang diarak ke Pura Segara salah satunya adalah ogoh-ogoh yang ada di Balai Kota. Setelah nanti dipawai dikembalikan lagi disana (Balai Kota, red), ada juga beberapa ogoh-ogoh yang dibakar," jelasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa Hari Raya Nyepi diajarkan untuk tidak ada pekerjaan atau matikaryo.

Kata doa, filosofinya, bagaimana manusia dalam keheningan dan kesepiannya bisa memahami apa yang sudah dilakukan selama satu tahun, sehingga nantinya bisa mengetahui kekurangan dan mendapatkan kebajikannya.

Nantinya pawai ini akan lebih besar di tahun depan selanjutnya. Warga bisa melihat kegiataan tahunan Surabaya, salah satunya pawai ogoh-ogoh.

"Rute akan didiskusikan dulu bisa di tengah kota juga biar kita tahu ini salah satu wisata Surabaya, tadi jadi bahkan ada tarian dewa suci yang mengandung banyak pesan. Bayangkan ini jadi agenda tahunan semua agama menampilkan yang menjadi ciri-cirinya," jelasnya.

Salah satu warga yang menyaksikan pawai ogoh-ogoh tersebut yakni Puspita mengaku antusias melihat pawai ogoh-ogoh karena sudah dua tahun tak berlangsung.

"Iya sengaja menunggu pawai mulai dari jam 3, soalnya tahun kemaren waktu pandemi tidak ada. Jadi sekarang ingin lihat lagi," pungkas nyaman (Ade/Adg)

Baca Juga: Sambut Nyepi KAI Daop 8 Surabaya Siap 40 Kereta Api Tambahan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.