Senin, 03 Agu 2026 17:37 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Sedot Antusiasme Warga, Wali Kota Eri Janjikan Tahun Depan Meriah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Mar 2023 21:15 WIB
Pawai Ogoh-ogoh Kenjeran Surabaya
Pawai Ogoh-ogoh Kenjeran Surabaya

Selalu.id - Menyambut Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Rabu 22 Maret 2023 besok. Ratusan warga Surabaya antusias menyaksikan pawai ogoh-ogoh di Pura Segar, Kenjeran, Selasa (21/3/2023).

Penggelaran ogoh-ogoh ini diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Pantuan selalu.id, sebanyak enam ogoh-ogoh yang diarak sepanjang Jalan Kenjeran yang nantinya akan dimusnahkan dengan dibakar. Diketahui pula pawai ogoh-ogoh ini baru dilaksanakan kembali usai pandemi Covid-19.

Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Surabaya, Ketut Gotra Astika mengatakan, pawai ogoh-ogoh ini  setelah 2 sampai 3 tahun tidak dilakukan akibat  pandemi covid-19.

"Tahun ini baru ada perayaan lagi. Harapannya adanya pawai ogoh-ogoh dan upacara Melasti ini bisa jadi terobosan untuk wisata di Surabaya," kata Ketut, saat di lokasi pawai.

Ia menyebut tiga tempat di Surabaya yang akan dipusatkan sebagai tempat perayaan pawai ogoh-ogoh. Pertama di Candi Cemoro Agung Tandes, Pura Tirtembul Karang Pilang dan di Pura Segera Kenjeran yang akan dilepas oleh walikota Surabaya, Eri Cahyadi.

"Untuk ogoh-ogoh yang diarak ke Pura Segara salah satunya adalah ogoh-ogoh yang ada di Balai Kota. Setelah nanti dipawai dikembalikan lagi disana (Balai Kota, red), ada juga beberapa ogoh-ogoh yang dibakar," jelasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa Hari Raya Nyepi diajarkan untuk tidak ada pekerjaan atau matikaryo.

Kata doa, filosofinya, bagaimana manusia dalam keheningan dan kesepiannya bisa memahami apa yang sudah dilakukan selama satu tahun, sehingga nantinya bisa mengetahui kekurangan dan mendapatkan kebajikannya.

Nantinya pawai ini akan lebih besar di tahun depan selanjutnya. Warga bisa melihat kegiataan tahunan Surabaya, salah satunya pawai ogoh-ogoh.

"Rute akan didiskusikan dulu bisa di tengah kota juga biar kita tahu ini salah satu wisata Surabaya, tadi jadi bahkan ada tarian dewa suci yang mengandung banyak pesan. Bayangkan ini jadi agenda tahunan semua agama menampilkan yang menjadi ciri-cirinya," jelasnya.

Salah satu warga yang menyaksikan pawai ogoh-ogoh tersebut yakni Puspita mengaku antusias melihat pawai ogoh-ogoh karena sudah dua tahun tak berlangsung.

"Iya sengaja menunggu pawai mulai dari jam 3, soalnya tahun kemaren waktu pandemi tidak ada. Jadi sekarang ingin lihat lagi," pungkas nyaman (Ade/Adg)

Baca Juga: Sambut Nyepi KAI Daop 8 Surabaya Siap 40 Kereta Api Tambahan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.

Srikandi Santri Milenial Jember Dikukuhkan, Gus Fawait Ajak Santri Aktif Mengabdi untuk Masyarakat

“Ojo lali moco sholawat,” pesan Gus Fawait yang disambut antusias peserta.

Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba Diikuti 150 Anggota Komunitas Emak-emak

Perhatian khusus diberikan pada peran keluarga sebagai garis pertahanan paling awal.