Kamis, 04 Jun 2026 14:16 WIB

Keluar Demokrat, Putra Gubernur Khofifah Terlihat Akrab dengan Kader Muda PDIP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Mar 2023 20:32 WIB
Anak Gubernur Jatim Khofifah, Ali Mannagalli (kanan) bersama kader PDIP, Seno Bagaskoro
Anak Gubernur Jatim Khofifah, Ali Mannagalli (kanan) bersama kader PDIP, Seno Bagaskoro

selalu.id - Setelah menyatakan diri keluar dari Partai Demokrat, putra Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Ali Mannagalli Parawansa terlihat sangat akrab dengan kader muda PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro. Mereka terlihat sedang ngopi bareng disebuah kafe di Surabaya.

Saat dikonfirmasi, Seno membenarkan, jika belum lama ini dia dan Ali bertemu dan ngopi bareng disalah satu kafe. Namun Seno memastikan dalam pertemuan itu tidak ada pembahasan politik sama sekali.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Hanya pertemuan anak muda pada umumnya. Saya dan mas Ali sudah kenal lama, dan ingin ngopi bareng tapi susah sekali ketemunya. Selama ini komunikasinya hanya lewat media sosial saja," kata Seno, yang saat ini menjabat Ketua Taruna Merah Putih (TMP) Surabaya yang merupakan sayap partai PDI Perjuangan, Rabu (15/3/2023).

Seno menceritakan, jika ngopi bareng dengan Ali tidak berlangsung lama hanya sekitar 45 menit. Sebab baik dirinya dan Ali banyak kegiatan yang harus didatangi.

Disela-sela ngobrol itu, kata Seno, terungkap jika Ali waktu kecil ternyata ngefans sama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Seokarnoputri. Hal serupa juga dialami Seno, dimana waktu kecil juga sangat mengidolakan Megawati.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Karena sama-sama mengidolakan Bu Mega itu, kami merasa klop. Saya juga bilang ke Mas Ali, kalau saya ngefans sama Bu Khofifah dan banyak belajar gaya kepemimpinannya Bu Khofifah," kata Seno.

Dalam ngopi bareng itu, kata Seno, juga ngobrol soal kolaborasi anak muda agar bisa berkarya untuk Surabaya dan Jawa Timur.

"Tapi diskusi itu lebih banyak ke candanya. Sama seperti anak muda lainnya kalau ngobrol," imbuh Seno.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Seno dan Ali, saat ini sama-sama menempuh kuliah di Universitas Airlangga (Unair) tapi beda fakultas. Seno kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), sedangkan Ali di Fakultas Hukum.

"Mas Ali sekarang semester delapan dan sedang menyelesaikan skripsi. Kalau saya baru semester enam. Seharusnya, saya juga semester delapan sekarang, karena waktu lulus SMA tidak langsung kuliah, tapi sempat berhenti setahun. Kami juga ngobrol soal kuliah dengan Mas Ali," tandasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.