Minggu, 18 Okt 2026 19:11 WIB

Nguri-uri Peninggalan Leluhur, PDIP Jatim Gelar Pertunjukan Seni Tiban

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Feb 2023 18:02 WIB
Pertunjukan seni budaya Tiban
Pertunjukan seni budaya Tiban

selalu.id - Seni dan budaya asli lokal menjadi fokus perhatian PDI Perjuangan Jawa Timur untuk dijaga dan dilestarikan. Salah satu wujudnya, dengan menggelar Pertunjukan Seni Tradisi Tiban Nusantara di Lapangan Desa Sumberingin, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Dalam pertunjukan selama dua hari sejak Sabtu (4/2/2023), PDIP Jatim menggandeng Paguyuban Seni Tradisi Tiban Alap-alap SBR Blitar.

Baca Juga: Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Sekretaris Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPD PDI Perjuangan Jatim, Guntur Wahono mengatakan, seni Tiban merupakan tradisi peninggalan nenek moyang yang harus dilestarikan.

Kesenian Tiban merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat sebagai ritual meminta turunnya hujan, dalam bentuk dua laki-laki tanpa berbaju saling memecut (mencambuk) bergiliran dengan menggunakan pecut lidi dari daun aren.

"Zaman dahulu sering dilakukan sebagai sarana untuk ritual meminta hujan, tapi kini juga bisa dijadikan hiburan bagi masyarakat untuk menjalin silaturahmi dan persahabatan," ucap Guntur Wahono.

Sebagai kader Banteng, apalagi bertugas sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jatim dari dapil Blitar Raya dan Tulungagung, pihaknya menggelar seni tradisi Tiban sebagai upaya nguri-uri peninggalan para leluhur itu.

Pertunjukan seni Tiban tersebut, lanjut dia, digelar sebagai rangkaian memperingati HUT Emas PDIP sekaligus HUT Ke-76 Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Guntur menyebut peserta dan timnya sekitar 1.500 orang.

"Pertunjukan Seni Tradisi Tiban kami gelar kali ini sebagai syukurannya DPD Partai untuk memperingati setengah abad PDI Perjuangan, dan pertambahan usia dari Ibu Megawati Soekarnoputri," jelasnya.

Baca Juga: Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting

BKN PDIP Jatim, tambah dia, berharap kesenian asli warisan nenek moyang Indonesia ini tidak hanya dari generasi tua, namun juga digemari kalangan muda. Sehingga tradisi seni Tiban ini ke depan tetap terjaga dan lestari.

Seni tradisi Tiban sendiri merupakan budaya asli Indonesia yang berasal dari kawasan pesisir pantai selatan Jawa Timur. Mulai Tulungagung, dan berkembang di daerah sekitarnya yaitu Blitar, Trenggalek, sampai Kediri.

Untuk gelar seni Tiban di Desa Sumberingin diikuti oleh para jawara yang berasal dari Jawa Timur dan luar provinsi. Seperti para jawara Tiban dari Lampung.

"Ini adalah bukti bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki kesadaran untuk mewarisi serta mempertahankan budaya warisan leluhurnya," sebut Guntur.

Baca Juga: Mantan Kader PDIP Surabaya Ramai-ramai Pindah ke PSI, Ini Reaksi Armuji

Sebagaimana ribuan peserta lainnya, sebanyak 63 peserta dari Lampung sangat antusias mengikuti pertunjukan seni Tiban ini.

Selain untuk menjalin tali silaturahmi dan menambah persaudaraan, imbuh Guntur, dari kesenian Tiban ini juga diharapkan dapat melestarikan seni dan budaya asal Indonesia.

"Bertarung di atas panggung sebagai lawan, tapi di bawah kita bersaudara," pungkas Guntur Wahono. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Greget Mama, Ini Rincian Lengkapnya

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram dan mengalami penurunan dibanding perdagangan sebelumnya.