Ditunjuk Gantikan Kusnadi Jadi Ketua PDIP Jatim, Begini Respon Said Abdullah
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 04 Feb 2023 19:29 WIB
selalu.id - Said Abdullah resmi menjadi Plt Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur menggantikan Kusnadi yang kini telah dicopot melalui Surat Keputusan (SK) Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PDIP No 283/KPTS/DPP/II/2023.
"Atas Keputusan DPP Partai, tugas utama dan prioritas yang akan saya laksanakan di Jawa Timur sebagai pengemban amanah dari Ibu Ketua Umum dan DPP Partai selama dua bulan ini,"kata Said Abdullah, Sabtu (4/2/2023).
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Said Abdullah menegaskan, terkait kepemimpinan dirinya di DPD PDI Perjuangan Jatim yang utama adalah menjaga moral dan soliditas Partai di Jatim.
"Saya harap semua petugas dan kader PDI Perjuangan tegak lurus tanpa keraguan untuk terus menggelorakan kerja kerakyatan, dan kerja gotong royong sesama kader partai,"jelasnya.
"Kemudian, Seperti yang telah ditegaskan berulangkali oleh Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputeri, PDI Perjuangan membulatkan tekad, tidak toleransi terhadap kader kader partai yang tidak disiplin dan melakukan tindakan korupsi. Sanksi pemberhentian dan pemecatan dari jabatan partai dan jabatan publik akan diberlakukan,"tuturnya.
Baca Juga: Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes
Sebagai pemimpin PDIP Jatim, Said Mengingatkan kepada segenap petugas partai untuk tidak mencemari nama baik partai dengan mendekati, apalagi melakukan tindak pidana korupsi atau perbuatan tercela lainnya.
"Jangan hancurkan nama baik keluarga, dan nama baik partai. Jangan khianati kepercayaan yang telah diberikan oleh rakyat atas jabatan jabatan publik yang di emban oleh seluruh petugas partai,"terangnya.
Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar
Said juga mendukung penuh tugas-tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya dalam mengusut tuntas skandal korupsi.
"Usut tuntas skandal korupsi yang dimulai dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan salah satu Pimpinan DPRD Jatim,"tutupnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi