Kamis, 04 Jun 2026 15:40 WIB

Mahasiswa Unusa Kembangkan Pembelajaran Melalui Komik untuk Siswa SD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Jan 2023 12:50 WIB
Mahasiswa PGSD Unusa
Mahasiswa PGSD Unusa

selalu.id - Dalam acara Nusa Creative Competition (NCC) Vol. 2 mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unusa menampilkan media pembelajaran sekolah dasar melalui komik. Dimana hal ini sebagai salah satu tugas akhir dari mahasiswa yang menempuh mata kuliah media pembelajaran dan ICT yang ditempuh mahasiswa semester tiga.

Dekan FKIP Unusa, Dr. M. Thamrin Hidayat menjelaskan, saat ini anak sekolah dasar lebih memahami pelajaran yang menggunakan media pembelajaran komik. Dengan gambar anak bisa lebih memahami pelajaran yang sedang dipelajari saat ini.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Jadi anak sekarang lebih suka dan tidak mudah bosan jika pembelajarannya melalui media gambar," ungkapnya.

Dimana anak sekolah dasar ini suka pengetahuan yang kongkrit, sehingga mereka akan mudah memahami gambar dari pada naskah atau literatur tulis.

"Dari ini, kita harus bisa menyesuaikan untuk media pembelajaran gambar melalui komik ini," beber Thamrin.

Thamrin menjelaskan, pembelajaran dengan menggunakan media komik ini menjadi salah satu hal yang harus dikuasai oleh calon guru sekolah dasar. Dimana nantinya pembelajaran ini masuk dalam materi yang akan ditempuh mahasiswa di Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Sebelum itu, mahasiswa Unusa harus bisa menguasai dalam media pembelajaran komik ini," ucapnya.

Salah satu mahasiswa PGSD, Marsya Rosyidah menjelaskan, media komik ini dibuat oleh mahasiswa Unusa berdasarkan dengan pelajaran yang tengah dipelajari di sekolah dasar. Dengan sentuhan animasi dari komik membuat siswa lebih memahami pelajaran tersebut.

"Seperti pelajaran toleransi, jadi siswa bisa memahami apa itu toleransi dan langkah apa yang dilakukan untuk.memahami arti toleransi yang memang mudah dipahami oleh media gambar," ungkapnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Marsyah mengatakan dirinya mencari cerita yang mudah dipahami kedalam media pembelajaran komik.

"Setelah menemukan jalan ceritanya saya dan tim mencari karakter yang sesuai dan terciptalah karakter ini yang dituangkan dalam komik," ujarnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.