Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Ditangkap Terkait Kasus Perampokan, Ini Peran Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Jan 2023 17:58 WIB
Mantan Wali Kota Samanhudi saat digelandang di Mapolda Jatim
Mantan Wali Kota Samanhudi saat digelandang di Mapolda Jatim

selalu.id - Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar pernah terlibat kasus tindak pidana korupsi pada 2018. Kemudian, beberapa tahun kemudian dirinya keluar dari lapas Sragen pada Oktober 2022.

Direskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto mengatakan, selama di lapas, Samanhudi bertemu dengan dua tersangka perampokan yakni NJ dan ASM.

Baca Juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

"Dari pelaku yang ditetapkan sebelumnya dan kita pastikan mereka bertemu berkomunikasi di satu lapas dan (Samanhudi) berikan informasi keberadaan tempat penyimpanan uang dan waktu bahkan yang baik dalam melakukan aksi (di rumah Dinas Wali Kota Blitar)," kata Totok, saat rilis penangkapan mantan Wali Kota Blitar, di Mapolda Jatim, Jumat (27/1/2023).

Totok menjelaskan, saat mendapatkan informasi dari Samanhudi. Selanjutnya, tersangka N dan lima residivis melakukan tindakan pidana Curas pada Desember 2022.

"Tersangka sebelumnya sebagai profil pelaku 365 termasuk tersangka N, dan lima residivis. Dan saudara tersangka S (Samanhudi) sudah tahu profil tersangka sebelumnya bahwa dia sebagai pelaku 365,"ujarnya.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

"Dalam memberikan informasi pada posisi di lapas. Waktunya juga sama-ama menjalani peristiwa tindak pidana,"lanjutnya.

Saat ditanya apakah Samanhudi melakukan ini karena dendam, Totok masih akan melakukan pendalaman. Termasuk juga apakah Samanhudi ikut mendanai aksi tersebut.  

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Nanti dalam proses pembuktian. Kalau keterangan awal. Hanya memberikan informasi tentang keterangan kondisi rumah dan uang dam sebagainya," ungkap dia. 

Diketahui sebelumnya, Polda Jatim telah menangkap tiga orang pelaku perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar pada Kamis (12/1/2023) lalu. Tiga pelaku itu adalah NJ (54), ASM (54) dan AJ (57). Polisi masih mengejar dua orang tersangka lagi yakni Oki Supriadi dan Medy Afrianto.  (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.