Selasa, 03 Feb 2026 20:44 WIB

Jadi Otak Perampokan, Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Ditangkap

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Jan 2023 16:14 WIB
Samanhudi saat digelandang di Mapolda Jatim
Samanhudi saat digelandang di Mapolda Jatim

selalu.id - Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar ditangkap dan digelandang ke Polda Jatim, Jumat (27/1/2023). Samanhudi ditangkap sebagai tersangka dalang atau otak perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar Santoso pada 12 Desember 2022.

Diketahui, Samanhudi ditangkap saat sedang berolahraga di salah satu tempat olahraga di Blitar sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca Juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Pantauan selalu.id, Samanhudi tampak digelandang oleh pihak kepolisian Polda Jawa Timur. Terlihat Samanhudi memakai kaos bewarna hitam dan kedua tangannya diborgol. Bahkan, raut wajahnya terlihat senyum lebar.

Saat ditanya awak media Samanhudi hanya menjawab "saya gak tahu apa apa,"ujarnya.

Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Toni Harmanto mengatakan, pihaknya telah memastikan penangkapan Samahudi sejak dini hari sekitar pukul 3.00 WIB. Ternyata, benar sesuai fakta dan bukti bahwa mantan Wali Kota Blitar tersebut terlibat dalam perampokan.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

"Tegaskan fakta dengan bukti-bukti yang ada dan fakta hukum yang kita peroleh dan kita yakini. Sehingga kita memastikan yang bersangkutan sebagai tersangka perkara kejahatan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar,"ujarnya.

Toni menegaskan, Samanhudi berperan sebagai membantu memberikan informasi kepada para pelaku terkait isi dalam rumah dinas Wali Kota Blitar.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Kategori dalam delik untuk pasal pencurian kekerasan 55 dan 56 dari yang bersangkutan kita sangkakan sebagai pelaku yang membantu," ujarnya.

Diketahui, Samanhudi pernah menjabat sebagai Wali Kota Blitar selama dua periode yakni periode 2010-2015 dan Periode 2015-2019. Namun, Samanhudi terlibat tindak pidana korupsi pada 2018 atas operasi tangkap tangan terhadap Bupati Tulungagung. Samanhudi baru keluar Lapas Sragen pada Oktober 2020 silam. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.