Minggu, 01 Feb 2026 23:30 WIB

Serahkan Bantuan, Mensos Risma Semangati Disabilitas agar Dapat Berprestasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Jan 2023 19:39 WIB
Mensos Risma saat menyerahkan bantuan di Tulungagung
Mensos Risma saat menyerahkan bantuan di Tulungagung

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Anggota Dewan Komisi V DPR RI, Sri Rahayu melakukan kunjungan kerja dalam rangka menyerahkan bantuan ATENSI kepada para penyandang disabilitas di Desa Krosok, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.

Dalam sambutannya Mensos menyatakan agar penyandang disabilitas tidak mudah menyerah serta dapat lebih berprestasi dengan mendorong kelebihannya.

Baca Juga: Warga Pacarkeling Surabaya Mengadu Tak Kebagian Bansos, Begini Faktanya

"Panjenengan (anda semua) tidak boleh menyerah, tidak ada yang tidak mungkin. Percayalah setiap orang pasti punya kekurangan. Tapi setiap orang punya kelebihan. Jadi bagaimana kita mendorong kelebihan kita untuk bisa berprestasi," katanya di Balai Desa Krosok, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur pada Sabtu (14/1/2023).

Turut hadir mendampingi Menteri Sosial, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Ketua DPRD Kab. Tulungagung Marsono, Sekretaris Daerah Tulungagung Sukaji, Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Nursyamsu, Kepala Sentra Terpadu "Prof. Dr. Soeharso" Surakarta Rachmat Koesnadi.

Pada kesempatan yang sama Mensos bersama legislator menyerahkan bantuan sekaligus berbincang serta menanyakan bantuan yang mereka dapatkan, salah satu penerima bantuan yang disapa adalah Afin.

Afin yang saat ini duduk di kelas 1 SLB merupakan penderita cerebral palsy dengan keterbatasan tungkai bawah dan mendapatkan bantuan berupa kursi roda multiguna -kursi roda yang bisa digunakan untuk berdiri dan berjalan yang diatur secara elektrik, dikendalikan dengan joystick.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Mensos berpesan kepada Afin untuk berhati-hati dalam menggunakan kursi rodanya. "Jangan ngebut ya nanti," katanya kepada Afin.

Afin mengungkapkan kegembiraannya serta mengucapkan terimakasih kepada Menteri Sosial RI atas bantuan yang di dapatkanya.

"Terimakasih Bu Risma, Afin mau pake buat jalan-jalan" ungkapnya.

Baca Juga: Polri Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Pascabencana  

Sri Rahayu mengucapkan terimakasih atas respon Menteri Sosial terhadap permintaan bantuan dari Kabupaten Tulungagung khususnya dari Kecamatan Sedang.

"Terimakasih Bu Risma telah hadir untuk melihat secara langsung dan memberikan bantuan baik berupa alat maupun keterampilan untuk meningkatkan perekonomian yang bersangkutan" ucapnya saat memberikan sambutan.



Adapun total bantuan ATENSI Penyandang Disabilitas yang telah diberikan di Kabupaten Tulungaggung sebesar Rp876.845.900 berupa Alat Bantu Tongkat Penuntun Adaptif, Alat Bantu Tangan dan Kaki Palsu, Alat Terapi, Kursi Roda, Peralatan Saran Pendidikan, Paket Sembako, dan Bantuan Kewirausahaan. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.