Selasa, 20 Okt 2026 13:57 WIB

Gubernur Khofifah Mengaku Tak Mengetahui Detail Rincian Dana Hibah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Des 2022 17:08 WIB
Gubernur Khofifah saat apel persiapan Natal dan tahun baru
Gubernur Khofifah saat apel persiapan Natal dan tahun baru

selalu.id - Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku tidak mengetahui jumlah dana hibah dari APBD Jawa Timur yang dibagikan kepada DPRD Jatim.

Khofifah menyebut yang mengetahui rincian dana hibah tersebut yakni Sekretariat Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur. Ia hanya menjelaskan alur dana hibah tersebut hanya diambil 10 persen anggaran APBD Jatim.

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

"Ke pak Sekda sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) atau Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) yang tahu detail. Ndak bisa bilang per tahun. Harus dilihat 2021 dan 2022 berapa,"kata Khofifah, Jumat (23/12/2022).

Baca Juga: Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Diketahui berdasarkan data KPK, APBD Pemprov Jatim Tahun Anggaran 2020 dan 2021 merealisasikan dana belanja hibah senilai Rp7,8 triliun kepada badan, lembaga, dan organisasi masyarakat (Pokmas).

Kata Khofifah, dana hibah tersebut berasal dari pokok pikiran (Pokir) yang diambil melalui jaring aspirasi atau usulan oleh para anggota dewan. Dalam mengusulkan pencairan dana hibah, tambah Khofifah, ada salah satunya persyaratan yang harus dipenuhi adalah penetapan melalui Surat Keputusan Gubernur.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

"Bentuk hibah itu kalau ada SK Gubernur (baru cair). Itu turun kalau ada verifikasi inspektorat. Verifikasi kalau ada tim turun bahwa lembaga ini betul. Lembaga harus punya legalitas dari Camat," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.