Selasa, 21 Jul 2026 23:14 WIB

Muhammadiyah Surabaya: Fenomena Gengster Harus Disikapi Serius

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 04 Des 2022 17:36 WIB
Sekretaris Muhammadiyah Kota Surabaya, M Arif An
Sekretaris Muhammadiyah Kota Surabaya, M Arif An

selalu.id - Maraknya Gengster di Surabaya sangat meresahkan masyarakat sekitar, hingga membuat kota tidak nyaman di malam hari.

Pasalnya, para gengster tersebut telah melakukan pengerusakan warung hingga kendaraan warga sekitar. Bahkan, mereka melakukan konvoi di jalanan dan menguploadnya di media sosial.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Menanggapi hal itu, Sekretaris Muhammadiyah Surabaya, M Arif An mengatakan, seharusnya upaya persuasif dalam menangani gangster sangat diperlukan. Sebab, hal tersebut ada kesenjangan baik sisi ekonomi atau pendidikan.

"Peran RT dan RW harus dimaksimalkan dalam upaya pembinaan sejak dini di kampung-kampung. Lebih mendekat ke anak muda dengan tidak memandang dari mana anak muda itu berasal dan juga pendidikan,"kata M Arif, Minggu (4/12/2022).

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Menurutnya, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Wisata (Disbudporapar) Surabaya, harusnya menangkap persoalan ini dengan pendekatan program kepemudaan dan keolahragaan yang menyentuh kepada mereka yang jelas masih muda.

"Kegiatan inovatif agar mereka terlibat dan tidak birokrasi yang terkadang administrasinya membuat mereka tidak bisa terlibat dalam program yang diadakan. Harus ada inovatif dan kolaboratif,"ujarnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Sehingga, yang harus menjadi katalisator dan dinamisator yakni Ormas Kepemudaan dalam hal ini KNPI, Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Karang Taruna, Pemuda Pancasila dan lain-lain. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.