Jumat, 05 Jun 2026 00:40 WIB

Muhammadiyah Surabaya: Fenomena Gengster Harus Disikapi Serius

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 04 Des 2022 17:36 WIB
Sekretaris Muhammadiyah Kota Surabaya, M Arif An
Sekretaris Muhammadiyah Kota Surabaya, M Arif An

selalu.id - Maraknya Gengster di Surabaya sangat meresahkan masyarakat sekitar, hingga membuat kota tidak nyaman di malam hari.

Pasalnya, para gengster tersebut telah melakukan pengerusakan warung hingga kendaraan warga sekitar. Bahkan, mereka melakukan konvoi di jalanan dan menguploadnya di media sosial.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Menanggapi hal itu, Sekretaris Muhammadiyah Surabaya, M Arif An mengatakan, seharusnya upaya persuasif dalam menangani gangster sangat diperlukan. Sebab, hal tersebut ada kesenjangan baik sisi ekonomi atau pendidikan.

"Peran RT dan RW harus dimaksimalkan dalam upaya pembinaan sejak dini di kampung-kampung. Lebih mendekat ke anak muda dengan tidak memandang dari mana anak muda itu berasal dan juga pendidikan,"kata M Arif, Minggu (4/12/2022).

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Menurutnya, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Wisata (Disbudporapar) Surabaya, harusnya menangkap persoalan ini dengan pendekatan program kepemudaan dan keolahragaan yang menyentuh kepada mereka yang jelas masih muda.

"Kegiatan inovatif agar mereka terlibat dan tidak birokrasi yang terkadang administrasinya membuat mereka tidak bisa terlibat dalam program yang diadakan. Harus ada inovatif dan kolaboratif,"ujarnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sehingga, yang harus menjadi katalisator dan dinamisator yakni Ormas Kepemudaan dalam hal ini KNPI, Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Karang Taruna, Pemuda Pancasila dan lain-lain. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.