Selasa, 20 Okt 2026 19:46 WIB

Mahasiswa ITS Temukan Alat Pendeteksi Alkohol yang Terkoneksi dengan HP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 29 Nov 2022 12:43 WIB
Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya
Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya

selalu.id - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil mengembangkan alat pendeteksi alkohol yang mampu mendeteksi jumlah kadar alkohol yang ada dalam produk sebuah minuman.

Inovasi alat ini diperuntukkan bagi UMKM yang perlu melakukan pengecekan pada produk minuman olahannya guna mendapatkan sertifikat halal.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Salah satu mahasiswa yang membuat alat tersebut yakni Alfinda mengatakan, inovasi ini dalam sebuah esai bertajuk 'pendeteksi alkohol untuk verifikasi kehalalan minuman yang terintegrasi dengan smartphone guna mendukung manajemen keamanan pangan skala home industry'

Hal ini bertujuan untuk membantu UMKM skala home industry yang baru saja muncul pasca pandemi Covid-19.

"Saat ini banyak sekali UMKM baru yang bergerak di bidang olahan minuman terlebih pada skala home industri"kata Alfinda melalui keterangannya.

Menurutnya, hambatan yang dihadapi pelaku UMKM skala home industry adalah dibutuhkannya waktu yang cukup lama untuk mendapatkan sertifikasi kehalalan dari lembaga penjamin kehalalan Indonesia, yakni Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Untuk mendapatkan sertifikasi kehalalan dibutuhkan proses yang cukup panjang apabila dilakukan secara mandiri dan tanpa bantuan alat yang canggih.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Sehingga munculnya inovasi pendeteksi alkohol pada minuman ini ditujukan untuk menjawab keresahan para pelaku UMKM produk minuman yang berskala kecil," tutur Alfinda.


Pengembangan alat pendeteksi alkohol pada minuman ini, kata dia, menggunakan teknologi sensor MQ 3 dan TGS 2620. MQ-3 Gas Sensor (Alcohol, Ethanol, Smoke) adalah sebuah sensor yang dapat mendeteksi keberadaan gas alkohol pada konsentrasi 0.05 mg/L sampai dengan 10 mg/L.

"Validasi, sensitivitas serta keakuratan data dari hasil pembacaan sensor inilah yang kami perjuangkan agar menghasilkan nilai yang sempurna," tegasnya.

Alfinda memaparkan, sensor dari alat pendeteksi alkohol yang digagas timnya ini akan mendeteksi jumlah kadar alkohol yang ada dalam produk sebuah minuman.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Hal ini yang nantinya dapat memastikan kehalalan sebuah produk minuman dengan ditunjukkannya hasil angka yang menyatakan produk tersebut bebas alkohol.

Mahasiswi asal Surabaya tersebut menjelaskan bahwa penggunaan alat pendeteksi alkohol ini cukup mudah untuk dijalankan. Pertama, produk minuman dimasukan ke dalam toples pendeteksi yang selanjutnya akan diletakkan sensor pada tutup toples tersebut.

Kemudian toples ditutup dan akan terdeteksi kadar alkohol yang ada pada minuman tersebut.

"Hasil pembacaan alat ini akan muncul pada layar LCD ataupun smartphone yang memudahkan penggunanya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.