Selasa, 08 Sep 2026 10:48 WIB

Ini Kata Dokter Harapan Hidup Anak penderita Gagal Ginjal Akut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Okt 2022 16:45 WIB
Ilustrasi penyakit ginjal
Ilustrasi penyakit ginjal

selalu.id - Dokter Anak Universitas Airlangga (Unair) menyebut bahwa anak dengan gangguan ginjal akut tetap memiliki kesempatan yang sama dengan anak lainnya.

Hal itu disampaikan oleh Dokter anak atau Staf Divisi Nefrologi Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unair atau RSUD Dr Soetomo, dr Muhammad Riza Kurniawan mengatakan, anak yang terkena penyakit itu akan tetap tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca Juga: Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

"Tentu mereka punya (Harapan hidup). Mereka tetap tumbuh dan berkembang tapi tetap harus terkontrol misal jumlah urin dan evaluasi ginjalnya. Jadi harus rutin kontrol ke dokter, dan hati-hati juga karena ginjalnya pernah cedera," kata dr Riza, melalui keterangan rilisnya, Rabu (26/10/2022).

dr Riza menjelaskan, beberapa pencegahan yang dapar dilakukan agar anak tidak terkena penyakit gangguan ginjal akut yakni dengan menjaga asupan nutrisi, cairan, dan makanan yang bergizi.

Apalagi, saat ini pandemi Covid-19 juga belum berakhir. Sehingga, taat terhadap protokol kesehatan sehingga anak dapat mengurangi kerentanan anaka untuk sakit.

"Bagi anak-anak lebih besar hindari merokok, alkohol, obat-obatan terlarang. Hindari juga obat-obatan diluar resep yang diberikan dokter," ujarnya.

Terlebih juga, penyakit tersebut masih misterius dan belum diketahui penyebabnya secara pasti.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

"Setiap gangguan ginjal harus diketahui penyebabnya, karena belum diketahui maka banyak yang menyebutnya misterius," tutur Riza.

Lebih lanjut dr Riza mengimbau untuk tetap tenang dalam menyikapi ini. Apalagi, banyaknya rumor dan asumsi yang beredar di masyarakat.

"Jangan panik, kalau memang ada keluhan seperti produksi urin yang berkurang maka segera bawa ke dokter," pesannya.

Baca Juga: Oknum Satpol PP Surabaya jadi Calo Rekrutmen Pegawai Pemkot, Tarifnya Capai Rp50 Juta

Gangguan ginjal akut progresif atipikal ini, kata dia, sama halnya dengan gangguan ginjal akut yang bisa terjadi, yang menjadi perbedaan adalah perburukan yang cepat dan penyebabnya yang belum diketahui.

Hal yang harus dilakukan dalam mewaspadai kasus ini ialah tetap tenang dan mengikuti arahan dari kementerian kesehatan.

"Ikuti saja arahan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan sampai hasil penelitian terbukti secara benar, sembari memantau produksi urin anak," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

Dinilai Cacat Prosedur, PN Mojokerto Dilaporkan ke Bawas MA Usai Eksekusi Rumah di Trowulan

PUMI mendesak Bawas MA RI segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada oknum pejabat pengadilan yang terlibat.

Soal Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN Jember, Bawaslu Bilang Begini

Persoalan disiplin ASN itu kini masih ditelusuri dari instansi berwenang guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran aturan kepegawaian.