Sabtu, 06 Jun 2026 14:51 WIB

Ini Kata Dokter Harapan Hidup Anak penderita Gagal Ginjal Akut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Okt 2022 16:45 WIB
Ilustrasi penyakit ginjal
Ilustrasi penyakit ginjal

selalu.id - Dokter Anak Universitas Airlangga (Unair) menyebut bahwa anak dengan gangguan ginjal akut tetap memiliki kesempatan yang sama dengan anak lainnya.

Hal itu disampaikan oleh Dokter anak atau Staf Divisi Nefrologi Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unair atau RSUD Dr Soetomo, dr Muhammad Riza Kurniawan mengatakan, anak yang terkena penyakit itu akan tetap tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Tentu mereka punya (Harapan hidup). Mereka tetap tumbuh dan berkembang tapi tetap harus terkontrol misal jumlah urin dan evaluasi ginjalnya. Jadi harus rutin kontrol ke dokter, dan hati-hati juga karena ginjalnya pernah cedera," kata dr Riza, melalui keterangan rilisnya, Rabu (26/10/2022).

dr Riza menjelaskan, beberapa pencegahan yang dapar dilakukan agar anak tidak terkena penyakit gangguan ginjal akut yakni dengan menjaga asupan nutrisi, cairan, dan makanan yang bergizi.

Apalagi, saat ini pandemi Covid-19 juga belum berakhir. Sehingga, taat terhadap protokol kesehatan sehingga anak dapat mengurangi kerentanan anaka untuk sakit.

"Bagi anak-anak lebih besar hindari merokok, alkohol, obat-obatan terlarang. Hindari juga obat-obatan diluar resep yang diberikan dokter," ujarnya.

Terlebih juga, penyakit tersebut masih misterius dan belum diketahui penyebabnya secara pasti.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Setiap gangguan ginjal harus diketahui penyebabnya, karena belum diketahui maka banyak yang menyebutnya misterius," tutur Riza.

Lebih lanjut dr Riza mengimbau untuk tetap tenang dalam menyikapi ini. Apalagi, banyaknya rumor dan asumsi yang beredar di masyarakat.

"Jangan panik, kalau memang ada keluhan seperti produksi urin yang berkurang maka segera bawa ke dokter," pesannya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Gangguan ginjal akut progresif atipikal ini, kata dia, sama halnya dengan gangguan ginjal akut yang bisa terjadi, yang menjadi perbedaan adalah perburukan yang cepat dan penyebabnya yang belum diketahui.

Hal yang harus dilakukan dalam mewaspadai kasus ini ialah tetap tenang dan mengikuti arahan dari kementerian kesehatan.

"Ikuti saja arahan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan sampai hasil penelitian terbukti secara benar, sembari memantau produksi urin anak," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.