Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

Kerja Keras, Mensos Risma Prioritaskan Bantuan Anak Korban Tragedi Kanjuruhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Okt 2022 23:19 WIB
Mensos Risma saat memberi santunan korban tragedi Kanjuruhan
Mensos Risma saat memberi santunan korban tragedi Kanjuruhan

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Anisah Syakur mengunjungi keluarga korban tragedi Kanjuruhan di kantor Kecamatan Purwosari, Pasuruan, Sabtu (15/10/2022).

Dalam kunjungannya, Mensos Risma berdialog dengan Eni Anggraeni, istri korban meninggal pada tragedi yang menelan ratusan jiwa tersebut.

Baca Juga: Warga Pacarkeling Surabaya Mengadu Tak Kebagian Bansos, Begini Faktanya

"Sabar ya mbak," kata Mensos Risma sembari menggenggam tangannya.

Hal ini menjadi perhatian Mensos agar anak-anak yang orang tuanya meninggal dapat terdata dalam penerima bantuan sosial anak yatim.

"Berat ya, apalagi ada yang meninggalkan istri dan anak yang masih kecil. (Untuk itu) Kita akan lakukan secara khusus, misalnya meninggalkan anak yatim, maka akan kita masukkan ke dalam penerima bantuan sosial untuk anak yatim," katanya.

Dalam sambutannya di Pasuruan, Mantan Walikota Surabaya dua periode itu mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga dan korban yang hadir.

"Kami atas nama pemerintah mengucapkan belasungkawa maupun kesedihan. Ini bukan hanya di Malang saja yang menderita, bukan di Pasuruan saja. Kami seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia ikut berbelasungkawa," kata nya dihadapan keluarga yang hadir.

Di Pasuruan, Menteri Sosial bersama Anggota DPR RI Anisah Syakur memberikan santunan kepada 16 ahli waris dimana masing-masing menerima santunan senilai Rp15 juta.

Adapun keluarga korban yang hadir berasal dari Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Probolinggo, dan Jember. Turut hadir tiga orang luka berat yang menerima santunan senilai Rp5 juta, dan empat orang korban luka ringan yang mendapatkan santuan sebesar Rp2,5 juta.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Anisah Syakur mengatakan, Komisi VIII DPR RI selalu memberi dukungan penuh pada program-program dari Kementerian Sosial, termasuk santunan ini.

"Tentu ini juga bagian dari pada tugas-tugas kami juga di DPR RI, untuk selalu mendorong Kementerian Sosial melaksanakan tugasnya sesuai dengan tupoksi yang sudah disampaikan atau yang sudah ditetapkan," katanya.

Politikus asal Pasuruan ini juga mengungkapkan belasungkawa atas berpulangnya korban tragedi Kanjuruhan dan berharap agar yang menderita luka-luka bisa segera sembuh.

Sementara itu, selesai giatnya di Pasuruan, Mensos bertolak ke Kantor Kecamatan Ngusikan, Jombang untuk bertemu keluarga korban. Di Jombang, Mensos kembali menekankan bahwa pemberian santunan merupakan bagian dari tugas dan fungsi Kementerian Sosial, bukan sebagai bentuk pengganti rasa kehilangan keluarga.

Baca Juga: Polri Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Pascabencana  

"Jadi santunan ini bukan sebagai pengganti putra putri panjenengan, karena kami tidak mungkin bisa mengganti," ucap Risma.

Dalam keterangannya, Risma mengatakan Kemensos telah menuntaskan pemberian santunan kepada ahli waris korban yang meninggal, sedangkan untuk korban luka-luka masih dilakukan pendataan.

Selain santunan, Kemensos juga memberikan dukungan psikososial dengan menghadirkan psikolog untuk memulihkan kondisi psikologis keluarga korban.

Adapun dalam kegiatan di Pasuruan, turut hadir Sekretaris Daerah Kota Pasuruan Yuda Tri Widya, Kepala Dinas Sosial Suwito Adi, Kepala Dinas Kesehatan Anilatifa, Camat Purwosari Sugeng Hariyadi, Kapolsek Purwosari, dan Danramil. Di Jombang, hadir Sekretaris Daerah Jombang Agus Purnomo, Kepala Dinas pendidikan Jombang Senen, dan Kapolsek Ngusikan. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.