Kamis, 04 Jun 2026 07:42 WIB

Vaksin Meningitis Langka di Jawa Timur, Pengusaha Travel Umroh Ketar-ketir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Sep 2022 15:05 WIB
Ibadah Haji dan Umroh
Ibadah Haji dan Umroh

selalu.id - Kelangkaan vaksin meningitis membuat travel penyelenggara ibadah haji dan umroh ketar-ketir, pasalnya gagalnya keberangkatan atau penundaan membuat mereka merugi.

Direktur Travel Umroh dan Haji PT An Namiroh Travelindo Cabang Jombang,
Nur Kholis mengaku, was-was dengan adanya kabar tersebut. Apalagi, pihaknya akan memberangkatkan sekitar 2000 ribu jemaah umrah.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Lantaran, Vaksin Meningitis merupakan salah satu syarat wajib sebelum berangkat ke tanah suci, sehingga, ia khawatir jemaahnya gagal berangkat.

"Kami memberangkatkan kurang lebih 2000 jamaah umrah per bulan skala nasional. Tentunya khawatir ya dengan informasi tersebut," kata, Nur Kholis, Kamis (29/9/2022).

Nur Kholis meminta agar calon jamaah haji tetap tenang, sebab pemerintah pusat akan segera mengirimkan vaksin tersebut ke Jawa Timur.

"Kami terus mengimbau kepada calon jemaah supaya tetap tenang. Jangan cemas karena informasi yang saya terima awal Oktober Vaksin Meningitis sudah tiba," ungkapnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Lebih lanjut Nur Kholis menjelaskan, Vaksin meningitis harus diberikan pada para jemaah haji dan umrah untuk meminimalisir penularan penyakit.

Penyakit itu, kata dia, disebabkan oleh bakteri meningitis dan ditularkan melalui droplet seperti batuk atau bersin.

"Vaksin Meningitis penting sekali membantu para jamaah haji maupun umrah beradaptasi. Mengingat cuaca di Arab Saudi berbeda dengan cuaca di Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Sebab itu, Nur Kholis berharap, Vaksin Meningitis bisa terdistribusi secepatnya
ke Kantor Kesehatan Pelabuhan masing masing cabang.

"Pemerintah bisa memberikan solusi ditengah stok vaksin meningitis yang kritis. Dengan terus memantau stok supaya terjamin," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.