Selasa, 21 Jul 2026 22:53 WIB

Vaksin Meningitis Langka di Jawa Timur, Pengusaha Travel Umroh Ketar-ketir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Sep 2022 15:05 WIB
Ibadah Haji dan Umroh
Ibadah Haji dan Umroh

selalu.id - Kelangkaan vaksin meningitis membuat travel penyelenggara ibadah haji dan umroh ketar-ketir, pasalnya gagalnya keberangkatan atau penundaan membuat mereka merugi.

Direktur Travel Umroh dan Haji PT An Namiroh Travelindo Cabang Jombang,
Nur Kholis mengaku, was-was dengan adanya kabar tersebut. Apalagi, pihaknya akan memberangkatkan sekitar 2000 ribu jemaah umrah.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Lantaran, Vaksin Meningitis merupakan salah satu syarat wajib sebelum berangkat ke tanah suci, sehingga, ia khawatir jemaahnya gagal berangkat.

"Kami memberangkatkan kurang lebih 2000 jamaah umrah per bulan skala nasional. Tentunya khawatir ya dengan informasi tersebut," kata, Nur Kholis, Kamis (29/9/2022).

Nur Kholis meminta agar calon jamaah haji tetap tenang, sebab pemerintah pusat akan segera mengirimkan vaksin tersebut ke Jawa Timur.

"Kami terus mengimbau kepada calon jemaah supaya tetap tenang. Jangan cemas karena informasi yang saya terima awal Oktober Vaksin Meningitis sudah tiba," ungkapnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Lebih lanjut Nur Kholis menjelaskan, Vaksin meningitis harus diberikan pada para jemaah haji dan umrah untuk meminimalisir penularan penyakit.

Penyakit itu, kata dia, disebabkan oleh bakteri meningitis dan ditularkan melalui droplet seperti batuk atau bersin.

"Vaksin Meningitis penting sekali membantu para jamaah haji maupun umrah beradaptasi. Mengingat cuaca di Arab Saudi berbeda dengan cuaca di Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Sebab itu, Nur Kholis berharap, Vaksin Meningitis bisa terdistribusi secepatnya
ke Kantor Kesehatan Pelabuhan masing masing cabang.

"Pemerintah bisa memberikan solusi ditengah stok vaksin meningitis yang kritis. Dengan terus memantau stok supaya terjamin," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.