Kamis, 04 Jun 2026 22:37 WIB

Tuntut Distribusi BLT, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Sep 2022 19:03 WIB
Aksi mahasiswa di depan kantor Gubernur Jawa Timur
Aksi mahasiswa di depan kantor Gubernur Jawa Timur

selalu.id - Ratusan Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur menggelar aksi demonstrasi Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (21/9/2022).

Aksi mahasiswa tersebut membawa 12 tuntutan, salah satunya meminta pemerintah menetapkan regulasi subsidi BBM.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Koordinator massa aksi, Jenggala Prasasti menjelaskan, tuntutan mereka salah satunya meminta pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan pendistribusian Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Pihaknya meminta pemerintag untuk menetapkan regulasi subsidi BBM yang memihak pada masyarakat kurang mampu.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Kami meminta pemerintah untuk meningkatkan efektivitas transportasi publik, untuk menghindari kebocoran pemberian subsidi. Keempat kita meminta pemerintah menunda pengesahan RUU KUHP," kata Jenggala, saat ditemui selalu.id di lokasi.

Lebih lanjut Jenggela menegaskan, pihaknya meminta agar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui mereka. Bukan perwakilan Pemerintah Provinsi, apabila Khofifah tak mau menemui, mereka tak mau beranjak.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Kita butuh bu Khofifah figur pemimpin Jatim dan perwalilan pemerintah pusat yang punya tanggung jawab penuh atas kondisi hari ini," ungkapnya. (Ade/SL1)

Berikut 12 tuntutana massa mahasiwa UPN Jawa Timur, yakni:
1. Menyelesaikan permasalahan dalam pendistribusian BLT
2. Menetapkan regulasi subsidi BBM yang memihak pada masyarakat kurang mampu
3. Meningkatkan efektivitas transportasi publik
4. Munda pengesahan RUU KUHP
5. Membuka kembali dan menyelesaikan kasus pelanggaran ham berat
6. Bertanggung jawab kepada keluarga korban
7. Membentuk tim Khusus penyelidima independen
8. Melakukan pembenahan dalam internal kepolisian
Mengaji ulang aturan serta UU terkait kepolisian
9. Menunda pembangunan IKN baru. Menginhay kondisi ekonomi yanh masih belum stabil
10. Memprioritaskan pembangunan daerah
11. Menuntut pemerintah agar melibatkan lebih banuak komponen masyarakat dan tenaga ahli dalam tahapan perencanaan RUU Sisdiknas dsn RUU KUHP
12 Mengptimalkan UU PDP untuk solusi kemanan dan kebocoran data.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.