Selasa, 20 Okt 2026 18:13 WIB

Tuntut Distribusi BLT, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Sep 2022 19:03 WIB
Aksi mahasiswa di depan kantor Gubernur Jawa Timur
Aksi mahasiswa di depan kantor Gubernur Jawa Timur

selalu.id - Ratusan Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur menggelar aksi demonstrasi Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (21/9/2022).

Aksi mahasiswa tersebut membawa 12 tuntutan, salah satunya meminta pemerintah menetapkan regulasi subsidi BBM.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Koordinator massa aksi, Jenggala Prasasti menjelaskan, tuntutan mereka salah satunya meminta pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan pendistribusian Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Pihaknya meminta pemerintag untuk menetapkan regulasi subsidi BBM yang memihak pada masyarakat kurang mampu.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Kami meminta pemerintah untuk meningkatkan efektivitas transportasi publik, untuk menghindari kebocoran pemberian subsidi. Keempat kita meminta pemerintah menunda pengesahan RUU KUHP," kata Jenggala, saat ditemui selalu.id di lokasi.

Lebih lanjut Jenggela menegaskan, pihaknya meminta agar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui mereka. Bukan perwakilan Pemerintah Provinsi, apabila Khofifah tak mau menemui, mereka tak mau beranjak.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Kita butuh bu Khofifah figur pemimpin Jatim dan perwalilan pemerintah pusat yang punya tanggung jawab penuh atas kondisi hari ini," ungkapnya. (Ade/SL1)

Berikut 12 tuntutana massa mahasiwa UPN Jawa Timur, yakni:
1. Menyelesaikan permasalahan dalam pendistribusian BLT
2. Menetapkan regulasi subsidi BBM yang memihak pada masyarakat kurang mampu
3. Meningkatkan efektivitas transportasi publik
4. Munda pengesahan RUU KUHP
5. Membuka kembali dan menyelesaikan kasus pelanggaran ham berat
6. Bertanggung jawab kepada keluarga korban
7. Membentuk tim Khusus penyelidima independen
8. Melakukan pembenahan dalam internal kepolisian
Mengaji ulang aturan serta UU terkait kepolisian
9. Menunda pembangunan IKN baru. Menginhay kondisi ekonomi yanh masih belum stabil
10. Memprioritaskan pembangunan daerah
11. Menuntut pemerintah agar melibatkan lebih banuak komponen masyarakat dan tenaga ahli dalam tahapan perencanaan RUU Sisdiknas dsn RUU KUHP
12 Mengptimalkan UU PDP untuk solusi kemanan dan kebocoran data.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.