Selasa, 21 Jul 2026 15:53 WIB

Mensos Risma Siapkan Pekerjaan untuk Ibu dari Anak Korban Kekerasan di Blitar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Sep 2022 11:48 WIB
Mensos Risma saat di Blitar
Mensos Risma saat di Blitar

selalu.id - Libur di akhir pekan bukan menjadi hari yang senggang bagi Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Minggu siang (4/9/2022), Mensos dan rombongan bergerak menuju Blitar mengunjungi anak yang menjadi korban kekerasan.

Ini adalah kunjungan kedua setelah pagi harinya ia menemui anak korban kekerasan seksual di Sidoarjo.

Tiba di Wlingi Kabupaten Blitar, Mensos menemui si anak yang menjalani perawatan di lantai 3 RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Di sini dia melihat dan memastikan secara langsung kondisi balita yang diduga mengalami penganiayaan. Setelah menyapa keluarga, Mensos juga menyapa RA.Tampak Mensos memotivasi RA.

Mensos juga mengajak RA bercanda dan memberikan semangat. Tampak Mensos membuka mainan dan mengajak bermain bersama.

RA mengalami kekerasan setelah dititipkan kepada orangtua angkat sekaligus tetangganya. Ibunya berencana pergi menjadi TKI. Kasus kekerasan tersebut telah mendapatkan penanganan kepolisian.

"Saya mendengar dan membaca mengenai kondisi balita ini. Apa masalahnya, kok aneh anak dititipkan ke tetangganya," ujar Risma usai menjenguk balita RA kepada awak media, Minggu (4/9).

Mensos Risma menyebut kondisi fisik balita RA sudah mulai membaik alias pulih. Namun, untuk kondisi psikisnya masih perlu penanganan lebih lanjut. Untuk itu, Mensos mengarahkan stafnya untuk memantau kondisinya.

Saat ini, ibu si balita sudah kembali dari penampungan TKI. Pihak Perusahaan Jasa Pengiriman TKI (PJTKI) telah mengizinkan si ibu kembali merawat RA.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

"Ibunya sudah kembali, sudah diijinkan untuk merawat anaknya. Karena kondisi anaknya kayaknya trauma berat. Anaknya juga tidak bisa pisah dari ibunya. Jadi staf saya tinggal di sini untuk menangani kondisi ini," kata Risma.

Kemensos telah menyelesaikan berbagai urusan antara si ibu dengan PJTKI. Untuk itu, Kepada ibu balita malang ini, Mensos meminta agar mengurungkan niatnya berangkat ke luar negeri menjadi TKI. Si ibu, perlu terus memperkuat peran dalam mengasuh anaknya.

"Keberadaan ibu sangat penting untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Apalagi anak ini mengalami trauma setelah mengalami kekerasan. Kedekatan ibu dan anaknya diharapkan mempercepat pemulihan kondisi psikis anak," kata Mensos.

Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, Mensos menawarkan kepada si Ibu untuk bekerja di Makam Bung Karno yang berada di bawah pengelolaan Kemensos.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

"Kalau mau nanti bisa bekerja di Makam Bung Karno, karena itukan di bawah Kemensos, kalau ibunya mau. Tapi katanya mau usaha di rumah. Ingin mengasuh anaknya karena masih trauma dan hanya mau dengan ibunya," katanya.

Balita tiga tahun asal Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar dilarikan ke Rumah Sakit usai mengalami luka-luka diduga karena dianiaya. Kondisi nahas balita diketahui oleh nenek kandungnya yang datang menjenguk.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos memberikan sepeda, boneka, mainan, nutrisi dan vitamin seperti susu, madu, sari kurma, biolysin, aneka biscuit, serta buah-buahan.

Serta bantuan perlengkapan kebersihan diri berupa sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, shampo, sabun cuci, handuk, pakaian, pakaian dalam, pampers, minyak kayu putih, sandal, tisu basah, tisu kering dan bantuan lainnya senilai Rp5 juta. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.