Selasa, 20 Okt 2026 03:48 WIB

Mensos Risma Siapkan Pekerjaan untuk Ibu dari Anak Korban Kekerasan di Blitar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Sep 2022 11:48 WIB
Mensos Risma saat di Blitar
Mensos Risma saat di Blitar

selalu.id - Libur di akhir pekan bukan menjadi hari yang senggang bagi Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Minggu siang (4/9/2022), Mensos dan rombongan bergerak menuju Blitar mengunjungi anak yang menjadi korban kekerasan.

Ini adalah kunjungan kedua setelah pagi harinya ia menemui anak korban kekerasan seksual di Sidoarjo.

Tiba di Wlingi Kabupaten Blitar, Mensos menemui si anak yang menjalani perawatan di lantai 3 RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 4 Sudah Cair, Ini Jadwal dan Cara Ambil Sesuai Desil

Di sini dia melihat dan memastikan secara langsung kondisi balita yang diduga mengalami penganiayaan. Setelah menyapa keluarga, Mensos juga menyapa RA.Tampak Mensos memotivasi RA.

Mensos juga mengajak RA bercanda dan memberikan semangat. Tampak Mensos membuka mainan dan mengajak bermain bersama.

RA mengalami kekerasan setelah dititipkan kepada orangtua angkat sekaligus tetangganya. Ibunya berencana pergi menjadi TKI. Kasus kekerasan tersebut telah mendapatkan penanganan kepolisian.

"Saya mendengar dan membaca mengenai kondisi balita ini. Apa masalahnya, kok aneh anak dititipkan ke tetangganya," ujar Risma usai menjenguk balita RA kepada awak media, Minggu (4/9).

Mensos Risma menyebut kondisi fisik balita RA sudah mulai membaik alias pulih. Namun, untuk kondisi psikisnya masih perlu penanganan lebih lanjut. Untuk itu, Mensos mengarahkan stafnya untuk memantau kondisinya.

Saat ini, ibu si balita sudah kembali dari penampungan TKI. Pihak Perusahaan Jasa Pengiriman TKI (PJTKI) telah mengizinkan si ibu kembali merawat RA.

Baca Juga: BSU 2026 Sudah Turun, Ini Cara Cek dan Mencairkannya

"Ibunya sudah kembali, sudah diijinkan untuk merawat anaknya. Karena kondisi anaknya kayaknya trauma berat. Anaknya juga tidak bisa pisah dari ibunya. Jadi staf saya tinggal di sini untuk menangani kondisi ini," kata Risma.

Kemensos telah menyelesaikan berbagai urusan antara si ibu dengan PJTKI. Untuk itu, Kepada ibu balita malang ini, Mensos meminta agar mengurungkan niatnya berangkat ke luar negeri menjadi TKI. Si ibu, perlu terus memperkuat peran dalam mengasuh anaknya.

"Keberadaan ibu sangat penting untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Apalagi anak ini mengalami trauma setelah mengalami kekerasan. Kedekatan ibu dan anaknya diharapkan mempercepat pemulihan kondisi psikis anak," kata Mensos.

Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, Mensos menawarkan kepada si Ibu untuk bekerja di Makam Bung Karno yang berada di bawah pengelolaan Kemensos.

Baca Juga: 900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM

"Kalau mau nanti bisa bekerja di Makam Bung Karno, karena itukan di bawah Kemensos, kalau ibunya mau. Tapi katanya mau usaha di rumah. Ingin mengasuh anaknya karena masih trauma dan hanya mau dengan ibunya," katanya.

Balita tiga tahun asal Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar dilarikan ke Rumah Sakit usai mengalami luka-luka diduga karena dianiaya. Kondisi nahas balita diketahui oleh nenek kandungnya yang datang menjenguk.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos memberikan sepeda, boneka, mainan, nutrisi dan vitamin seperti susu, madu, sari kurma, biolysin, aneka biscuit, serta buah-buahan.

Serta bantuan perlengkapan kebersihan diri berupa sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, shampo, sabun cuci, handuk, pakaian, pakaian dalam, pampers, minyak kayu putih, sandal, tisu basah, tisu kering dan bantuan lainnya senilai Rp5 juta. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).