Selasa, 03 Feb 2026 17:13 WIB

Dua Begal Pembacok Anggota TNI di Probolinggo Ditembak Mati

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 22 Jun 2020 19:28 WIB

Surabaya (selalu.id) - Dua orang perampok yang membacok anggota TNI di Probolinggo hingga tewas ditembak mati. Langkah tegas terpaksa dilakukan lantaran tersangka melawan saat ditangkap.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, upaya penangkapan yang berujung pada kematian dua tersangka bernama Heru Kustiawan dan Samsul Huda, keduanya warga Pasuruan, Jawa Timur ini terpaksa dilakukan lantaran mereka melakukan perlawanan.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

"Kedua tersangka ini selalu membekali diri dengan senjata tajam dan bondet saat beraksi. Demikian juga saat ditangkap, keduanya melawan petugas dengan cara melemparkan bom bondet yang dibawanya," tegasnya, Senin (22/6/2020).

Ia menambahkan, akibat perlawanan itu, petugas sempat kesulitan menangkap keduanya di tempat terpisah. Namun, tak ingin kehilangan buruan dan membahayakan masyarakat, petugas terpaksa menembak keduanya. Namun sayang, nyawa kedua begal sadis tersebut tak dapat diselamatkan, meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Petugas terpaksa memberi tindakan tegas dan terukur pada kedua tersangka, karena aksinya sudah membahayakan jiwa petugas dan masyarakat," tambahnya.

Baca Juga: Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Dalam catatan Kepolisian, kedua tersangka diketahui memiliki daftar panjang tindak kejahatan. Setidaknya, ada 24 laporan polisi yang diterima oleh Unit 3 Subdit 3 Jatanras Polda Jatim.

Dimana, salah satu laporan polisi yang diterima terkait dengan peristiwa pembacokan anggota TNI AD di Probolinggo, yang berujung pada kematian korban.

Baca Juga: Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

"Saat itu korban yang anggota TNI AD di Probolinggo berupaya menangkap tersangka Heru dan Samsul yang kedapatan usai melakukan pembegalan. Namun sayangnya, korban justru dibacok tersangka pada lengan kanannya hingga putus dan mengakibatkan korban meninggal dunia," ujarnya.

Komplotan tersangka yang kerap beroperasi secara berkelompok ini diketahui ada di Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto, hingga Probolinggo. Sedangkan barang bukti yang berhasil disita antara lain, beberapa celurit, 5 buah bom bondet, 4 unit motor hasil kejahatan, jimat dan 2 buah HP.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.