Jumat, 14 Jun 2024 04:09 WIB

PDIP Surabaya Gelar Doa Bersama Lintas Agama Peringati Haul ke-50 Bung Karno

  • Reporter : Ade Resty
  • | Sabtu, 20 Jun 2020 13:37 WIB

Surabaya (selalu.id) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Surabaya menggelar doa lintas agama dengan daring, untuk memperingati haul ke-50 Presiden pertama Ir. Soekarno (Bung Karno), yang wafat 21 Juni 1970. Kegiatan dilakukan Sabtu (20/6/2020) sebagai bagian dari peringatan Bulan Bung Karno.

Rangkaian haul dimulai sejak Sabtu pukul 08.00 WIB. Digelar khotmil Quran bersama para santri dari Ponpes Tahfidul Quran Sunan Giri, Wonokusumo, Semampir. Bertempat di Kantor DPC PDI Perjuangan (PDIP) Surabaya, Jalan Setail.

Baca Juga: Observasi Rumah Ir. Soekarno, Remaja Ini Raih Juara Lomba Peneliti Belia Tingkat Nasional

Acara berlanjut dengan istighotsah dan tahlil oleh Bamusi (Baitul Muslimin Indonesia) PDIP Surabaya. Bamusi mengirim doa untuk Bung Karno dan mantan Ketua MPR Taufiq Kiemas yang juga pendiri Bamusi, yang wafat 8 Juni 2013.

Lalu pada Sabtu malam, digelar doa bersama oleh para pemuka lintas agama dengan daring.

“Semoga Bung Karno dan almarhum Pak Taufiq Kiemas mendapat tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Seluruh keluarganya selalu dalam keberkahan. Serta Indonesia, bangsa yang begitu dicintai, senantiasa diberi keselamatan khususnya saat ini bisa melewati pandemi Covid-19 dengan selamat,” ujar Abdul Ghoni Mukhlas Niam, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

Baca Juga: Siang yang Merah dan Pesan Akar Rumput di Gelora Bung Karno

Ghoni menjelaskan, rangkaian haul Bung Karno dimulai dengan khotmil Quran, dengan mengkhatamkan kitab suci umat Islam tersebut. Dilakukan oleh para santri Ponpes Tahfidul Quran Sunan Giri Wonokusumo, Semampir, yang mendidik para santri untuk menghafal Alquran.

“Dengan keberkahan khatam Alquran ini, semoga Bangsa Indonesia, khususnya warga Kota Surabya, senantiasa dilindungi Allah SWT,” ujar Ghoni, yang juga anggota DPRD Kota Surabaya.

“Bung Karno juga adalah pemimpin negara pertama yang mengutip ayat suci Alquran dalam Sidang Umum PBB tahun 1960, ketika menyampaikan pidato To Build the World Anew yang sangat terkenal itu dan kini diusulkan menjadi Memory of the World ke UNESCO,” imbuh Ghoni, alumnus IAIN Sunan Ampel tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Kembalikan Nama Sekolah Dasar Tempat Ayah Bung Karno Pernah Mengajar

Ghoni menambahkan, untuk doa bersama nanti malam akan dipimpin para pemuka lintas agama. Yaitu, Ustadz Dr. H. Muhammad Yasid, MSi, Pdt Indro Sujarwo, Romo Ilidius Yosep Sumarno Pr, I Wayan Suraba, Sarijan Adiviryanto, dan JS Liem Tiong Yang.

Tokoh-tokoh lintas agama itu akan memimpin doa, yang akan diikuti ratusan kader PDIP Surabaya dari rumah masing-masing melalui instrumen teknologi daring.

Editor : Redaksi