Sabtu, 20 Jul 2024 20:20 WIB

Jusuf Kalla Khawatir Angka Pertumbuhan Covid-19 Jatim Melebihi Jakarta

  • Reporter : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Jun 2020 15:56 WIB

Surabaya (selalu.id) - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai tingginya angka kenaikan kasus Corona atau Covid-19 di Jawa Timur cukup mengkhawatirkan. Ia bahkan memprediksi, jika dalam sepekan kedepan tidak ada penurunan, maka posisi Jatim bisa menyalip DKI Jakarta.

Hal ini diungkapkan oleh JK yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) saat bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Dalam kasus ini JK menyebut, perbedaan antara Jatim dengan DKI Jakarta, adalah angka di Jatim makin naik sedangkan Jakarta hanya mencapai 150 an kasus perhari.

Baca Juga: Rumah Sakit Lapangan Indrapura Resmi Ditutup, Covid-19 di Jawa Timur Tamat?

"Tiap hari ada perbedaan (jumlah kasus) rata-rata, lebih tinggi Jawa Timur," ujarnya Rabu (17/6/2020).

Ia pun memprediksi jika peningkatan kasus di Jatim terus terjadi, maka dalam sepekan ke depan, Jatim akan menyalip kasus corona di DKI Jakarta.

Padahal, DKI Jakarta saat ini telah mengalami penurunan jumlah kasus positif corona perharinya. Meski masih mengalami peningkatan, namun menurut JK, angkanya cenderung melandai.

Baca Juga: Begini Cara Pemkot Surabaya Mengatasi Covid-19 hingga Kasusnya Menurun Drastis

"Dalam waktu seminggu kalau itu berlangsung terus, Jawa Timur bisa lebih tinggi daripada Jakarta. Jakarta mulai cenderung stabil turun, ini (Jatim) naik," katanya.

Untuk itu, ia berharap ada upaya lebih keras lagi dari Pemerintah daerah serta masyarakat untuk melakukan langkah sistematik mencegah penularan virus corona ini.

Baca Juga: Surabaya Terima Bantuan Alat Pendeteksi Lendir untuk Covid-19

"Karena itu kita harus bersama-sama mencegah itu. Gubernur bekerja luar biasa, wali kota bekerja keras. Tapi perlu sistematik, terkoordinasi," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, kasus kumulatif positif corona di provinsi ini mencapai 8.290 kasus. Dari jumlah itu, 4.181 kasus di antaranya berada di Surabaya. Sementara berdasarkan data Gugus Tugas Pusat, DKI Jakarta memiliki 9.222 kasus.

Editor : Redaksi