Senin, 02 Feb 2026 04:46 WIB

Jusuf Kalla Khawatir Angka Pertumbuhan Covid-19 Jatim Melebihi Jakarta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Jun 2020 15:56 WIB

Surabaya (selalu.id) - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai tingginya angka kenaikan kasus Corona atau Covid-19 di Jawa Timur cukup mengkhawatirkan. Ia bahkan memprediksi, jika dalam sepekan kedepan tidak ada penurunan, maka posisi Jatim bisa menyalip DKI Jakarta.

Hal ini diungkapkan oleh JK yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) saat bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Dalam kasus ini JK menyebut, perbedaan antara Jatim dengan DKI Jakarta, adalah angka di Jatim makin naik sedangkan Jakarta hanya mencapai 150 an kasus perhari.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

"Tiap hari ada perbedaan (jumlah kasus) rata-rata, lebih tinggi Jawa Timur," ujarnya Rabu (17/6/2020).

Ia pun memprediksi jika peningkatan kasus di Jatim terus terjadi, maka dalam sepekan ke depan, Jatim akan menyalip kasus corona di DKI Jakarta.

Padahal, DKI Jakarta saat ini telah mengalami penurunan jumlah kasus positif corona perharinya. Meski masih mengalami peningkatan, namun menurut JK, angkanya cenderung melandai.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Dalam waktu seminggu kalau itu berlangsung terus, Jawa Timur bisa lebih tinggi daripada Jakarta. Jakarta mulai cenderung stabil turun, ini (Jatim) naik," katanya.

Untuk itu, ia berharap ada upaya lebih keras lagi dari Pemerintah daerah serta masyarakat untuk melakukan langkah sistematik mencegah penularan virus corona ini.

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

"Karena itu kita harus bersama-sama mencegah itu. Gubernur bekerja luar biasa, wali kota bekerja keras. Tapi perlu sistematik, terkoordinasi," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, kasus kumulatif positif corona di provinsi ini mencapai 8.290 kasus. Dari jumlah itu, 4.181 kasus di antaranya berada di Surabaya. Sementara berdasarkan data Gugus Tugas Pusat, DKI Jakarta memiliki 9.222 kasus.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.