Selasa, 03 Feb 2026 20:53 WIB

Jusuf Kalla Khawatir Angka Pertumbuhan Covid-19 Jatim Melebihi Jakarta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Jun 2020 15:56 WIB

Surabaya (selalu.id) - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai tingginya angka kenaikan kasus Corona atau Covid-19 di Jawa Timur cukup mengkhawatirkan. Ia bahkan memprediksi, jika dalam sepekan kedepan tidak ada penurunan, maka posisi Jatim bisa menyalip DKI Jakarta.

Hal ini diungkapkan oleh JK yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) saat bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Dalam kasus ini JK menyebut, perbedaan antara Jatim dengan DKI Jakarta, adalah angka di Jatim makin naik sedangkan Jakarta hanya mencapai 150 an kasus perhari.

Baca Juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

"Tiap hari ada perbedaan (jumlah kasus) rata-rata, lebih tinggi Jawa Timur," ujarnya Rabu (17/6/2020).

Ia pun memprediksi jika peningkatan kasus di Jatim terus terjadi, maka dalam sepekan ke depan, Jatim akan menyalip kasus corona di DKI Jakarta.

Padahal, DKI Jakarta saat ini telah mengalami penurunan jumlah kasus positif corona perharinya. Meski masih mengalami peningkatan, namun menurut JK, angkanya cenderung melandai.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

"Dalam waktu seminggu kalau itu berlangsung terus, Jawa Timur bisa lebih tinggi daripada Jakarta. Jakarta mulai cenderung stabil turun, ini (Jatim) naik," katanya.

Untuk itu, ia berharap ada upaya lebih keras lagi dari Pemerintah daerah serta masyarakat untuk melakukan langkah sistematik mencegah penularan virus corona ini.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Karena itu kita harus bersama-sama mencegah itu. Gubernur bekerja luar biasa, wali kota bekerja keras. Tapi perlu sistematik, terkoordinasi," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, kasus kumulatif positif corona di provinsi ini mencapai 8.290 kasus. Dari jumlah itu, 4.181 kasus di antaranya berada di Surabaya. Sementara berdasarkan data Gugus Tugas Pusat, DKI Jakarta memiliki 9.222 kasus.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.