Selasa, 21 Jul 2026 22:08 WIB

Menaker Ida Fauziah Upayakan Tekan Angka Pengangguran dengan Aplikasi Siap Kerja

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 07 Agu 2022 22:43 WIB
Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah saat menghadiri acara Talent Talks di Ciputra Word Surabaya
Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah saat menghadiri acara Talent Talks di Ciputra Word Surabaya

selalu.id - Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) mencatat angka pengangguran tertinggi pada lulusan Perguruan Tinggi dan SMK atau biasa disebut fresh graduate sebesar 12,5 persen.

Mentri Tenaga Kerja (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan, tingginya angka pengangguran fresh graduate tersebut karena tidak adanya Link and Match secara umum.

Baca Juga: Terapkan Kontrak Digital Pegawai, Pelindo Daya Sejahtera jadi Rujukan Emas UBS

Namun, justru angka pekerja lebih didominasi yang lulusan SMP. Hal itu dikarenakan, Ida menyebut, mereka yang lulusan SMP tidak pilih-pilih jenis pekerjaan.

"Tapi kalau yang lulusan perguruan tinggi dan SMK itu mereka mesti milih-milih, kerena itu angka pengangguran kita tertinggi,"kata Ida, usai mengisi acara Talent Talks di Ciputra Word, Surabaya, Minggu (7/8/2022).

Ida menjelaskan, untuk mengurangi penangguran lulusan Perguruan Tinggi dan SMK, pihaknya akan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kemnaker.

"Kita terus lakukan Link and Match apa yang terjadi, kebutuhan itu dipenuhi melalui pendidikan vokasi maupun non vokasi,"jelasnya.

Kemnaker juga memperkenalkan program salah satunya Aplikasi Siap Kerja terhadap masyarakat. Aplikasi ini, lanjut Ida, untuk memberikan informasi layanan Keternagakerjaan ke seluruh perusahaan dan stakholder serta para pencari kerja.

Baca Juga: PDS Hadir di Dua Kampus Vokasi Jawa Timur, Bagikan Tips Arungi Dunia Kerja

"Dengan aplikasi Siap kerja ini bertemu antara pencari kerja dengan penyedia lowongan itu sendiri,"

"Sehingga kita sosialisasikan para pelaku usaha kecil, mahasiswa, anak-anak muda yang pekerja di swasta. Kita ingin mendengar suaranya, apakah program kami sudah menjawab kebutuhan mereka,"lanjutnya.

Lebih lanjut Ida juga menjelaskan, untuk layanan tenaga kerja Disabilitas di Jawa Timur, Kemnaker akan mendorong unit layanan tersebut yang dimiliki oleh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur.

"Berdasarkan peraturan pemerintah, undang undang sudah ada (UU 8 tahun 2016). Sekarang kita dorong adalah awareness nya dari Pemerintah Kota dan Daerah dan kita juga dorong Wernees dari pelaku usaha,"terangnya.

Baca Juga: Mantan Camat Terlibat Penipuan Loker, DPRD Surabaya Minta Pengawasan ASN Diperketat

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) Surabaya, Achmad Zaini mengatakan untuk jumlah yang telah mendaftar di aplikasi Siap Kerja saat ini di Surabaya sebanyak 245 untuk perusahaan dan 846 lowongan aktif.

Zaini pun mengungkapkan akan terus bersinergis dengan pihak yang terkait di Surabaya. Pihaknya mengembangkan Aplikasi Siap Kerja tersebut.

"Akan saya data untuk perkembangan dimana perusahaan non surabaya. Tapi saya dahulukan kewajiban saya untuk warga Surabaya ya,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.