Minggu, 06 Sep 2026 07:18 WIB

Menaker Ida Fauziah Upayakan Tekan Angka Pengangguran dengan Aplikasi Siap Kerja

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 07 Agu 2022 22:43 WIB
Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah saat menghadiri acara Talent Talks di Ciputra Word Surabaya
Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah saat menghadiri acara Talent Talks di Ciputra Word Surabaya

selalu.id - Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) mencatat angka pengangguran tertinggi pada lulusan Perguruan Tinggi dan SMK atau biasa disebut fresh graduate sebesar 12,5 persen.

Mentri Tenaga Kerja (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan, tingginya angka pengangguran fresh graduate tersebut karena tidak adanya Link and Match secara umum.

Baca Juga: Lewat Job Fair, 5.120 Pencari Kerja Surabaya Sudah Ditempatkan hingga Juli 2026

Namun, justru angka pekerja lebih didominasi yang lulusan SMP. Hal itu dikarenakan, Ida menyebut, mereka yang lulusan SMP tidak pilih-pilih jenis pekerjaan.

"Tapi kalau yang lulusan perguruan tinggi dan SMK itu mereka mesti milih-milih, kerena itu angka pengangguran kita tertinggi,"kata Ida, usai mengisi acara Talent Talks di Ciputra Word, Surabaya, Minggu (7/8/2022).

Ida menjelaskan, untuk mengurangi penangguran lulusan Perguruan Tinggi dan SMK, pihaknya akan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kemnaker.

"Kita terus lakukan Link and Match apa yang terjadi, kebutuhan itu dipenuhi melalui pendidikan vokasi maupun non vokasi,"jelasnya.

Kemnaker juga memperkenalkan program salah satunya Aplikasi Siap Kerja terhadap masyarakat. Aplikasi ini, lanjut Ida, untuk memberikan informasi layanan Keternagakerjaan ke seluruh perusahaan dan stakholder serta para pencari kerja.

Baca Juga: Terapkan Kontrak Digital Pegawai, Pelindo Daya Sejahtera jadi Rujukan Emas UBS

"Dengan aplikasi Siap kerja ini bertemu antara pencari kerja dengan penyedia lowongan itu sendiri,"

"Sehingga kita sosialisasikan para pelaku usaha kecil, mahasiswa, anak-anak muda yang pekerja di swasta. Kita ingin mendengar suaranya, apakah program kami sudah menjawab kebutuhan mereka,"lanjutnya.

Lebih lanjut Ida juga menjelaskan, untuk layanan tenaga kerja Disabilitas di Jawa Timur, Kemnaker akan mendorong unit layanan tersebut yang dimiliki oleh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur.

"Berdasarkan peraturan pemerintah, undang undang sudah ada (UU 8 tahun 2016). Sekarang kita dorong adalah awareness nya dari Pemerintah Kota dan Daerah dan kita juga dorong Wernees dari pelaku usaha,"terangnya.

Baca Juga: PDS Hadir di Dua Kampus Vokasi Jawa Timur, Bagikan Tips Arungi Dunia Kerja

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) Surabaya, Achmad Zaini mengatakan untuk jumlah yang telah mendaftar di aplikasi Siap Kerja saat ini di Surabaya sebanyak 245 untuk perusahaan dan 846 lowongan aktif.

Zaini pun mengungkapkan akan terus bersinergis dengan pihak yang terkait di Surabaya. Pihaknya mengembangkan Aplikasi Siap Kerja tersebut.

"Akan saya data untuk perkembangan dimana perusahaan non surabaya. Tapi saya dahulukan kewajiban saya untuk warga Surabaya ya,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.