Kamis, 04 Jun 2026 14:57 WIB

Menaker Ida Fauziah Upayakan Tekan Angka Pengangguran dengan Aplikasi Siap Kerja

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 07 Agu 2022 22:43 WIB
Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah saat menghadiri acara Talent Talks di Ciputra Word Surabaya
Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah saat menghadiri acara Talent Talks di Ciputra Word Surabaya

selalu.id - Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) mencatat angka pengangguran tertinggi pada lulusan Perguruan Tinggi dan SMK atau biasa disebut fresh graduate sebesar 12,5 persen.

Mentri Tenaga Kerja (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan, tingginya angka pengangguran fresh graduate tersebut karena tidak adanya Link and Match secara umum.

Baca Juga: PDS Hadir di Dua Kampus Vokasi Jawa Timur, Bagikan Tips Arungi Dunia Kerja

Namun, justru angka pekerja lebih didominasi yang lulusan SMP. Hal itu dikarenakan, Ida menyebut, mereka yang lulusan SMP tidak pilih-pilih jenis pekerjaan.

"Tapi kalau yang lulusan perguruan tinggi dan SMK itu mereka mesti milih-milih, kerena itu angka pengangguran kita tertinggi,"kata Ida, usai mengisi acara Talent Talks di Ciputra Word, Surabaya, Minggu (7/8/2022).

Ida menjelaskan, untuk mengurangi penangguran lulusan Perguruan Tinggi dan SMK, pihaknya akan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kemnaker.

"Kita terus lakukan Link and Match apa yang terjadi, kebutuhan itu dipenuhi melalui pendidikan vokasi maupun non vokasi,"jelasnya.

Kemnaker juga memperkenalkan program salah satunya Aplikasi Siap Kerja terhadap masyarakat. Aplikasi ini, lanjut Ida, untuk memberikan informasi layanan Keternagakerjaan ke seluruh perusahaan dan stakholder serta para pencari kerja.

Baca Juga: Mantan Camat Terlibat Penipuan Loker, DPRD Surabaya Minta Pengawasan ASN Diperketat

"Dengan aplikasi Siap kerja ini bertemu antara pencari kerja dengan penyedia lowongan itu sendiri,"

"Sehingga kita sosialisasikan para pelaku usaha kecil, mahasiswa, anak-anak muda yang pekerja di swasta. Kita ingin mendengar suaranya, apakah program kami sudah menjawab kebutuhan mereka,"lanjutnya.

Lebih lanjut Ida juga menjelaskan, untuk layanan tenaga kerja Disabilitas di Jawa Timur, Kemnaker akan mendorong unit layanan tersebut yang dimiliki oleh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur.

"Berdasarkan peraturan pemerintah, undang undang sudah ada (UU 8 tahun 2016). Sekarang kita dorong adalah awareness nya dari Pemerintah Kota dan Daerah dan kita juga dorong Wernees dari pelaku usaha,"terangnya.

Baca Juga: 200 Lowongan Dibuka, Bursa Kerja Disabilitas Surabaya Ramai Peminat

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) Surabaya, Achmad Zaini mengatakan untuk jumlah yang telah mendaftar di aplikasi Siap Kerja saat ini di Surabaya sebanyak 245 untuk perusahaan dan 846 lowongan aktif.

Zaini pun mengungkapkan akan terus bersinergis dengan pihak yang terkait di Surabaya. Pihaknya mengembangkan Aplikasi Siap Kerja tersebut.

"Akan saya data untuk perkembangan dimana perusahaan non surabaya. Tapi saya dahulukan kewajiban saya untuk warga Surabaya ya,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.