Minggu, 16 Agu 2026 02:20 WIB

PDS Hadir di Dua Kampus Vokasi Jawa Timur, Bagikan Tips Arungi Dunia Kerja

Proses "PDS Mengajar" di dua kampus vokasi di Jatim. (Dok. PDS)
Proses "PDS Mengajar" di dua kampus vokasi di Jatim. (Dok. PDS)

selalu.id - Perubahan dunia kerja yang kini bergerak semakin cepat, ruang kelas dan dunia industri tak lagi bisa berjalan sendiri-sendiri. Ada kebutuhan untuk saling mendekat, saling memahami, dan membuka ruang diskusi yang lebih nyata tentang bagaimana dunia kerja sesungguhnya berlangsung. Berangkat dengan latar belakang itulah PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) melanjutkan program TJSL bidang pendidikan bertajuk “PDS Mengajar” dengan hadir di dua kampus vokasi di Jawa Timur secara berurutan.

Kegiatan pertama berlangsung pada 6 Mei 2026 di Politeknik Negeri Banyuwangi dalam rangkaian Career Entrepreneur Week. Sekretaris Perusahaan PDS, Parbianto Wibowo, bersama Hery Kiswanto selaku Superintendent Perencanaan SDM PDS hadir sebagai narasumber untuk memperkenalkan dunia kepelabuhanan sekaligus berbagi gambaran mengenai dinamika dunia kerja kepada mahasiswa dan alumni.

Baca Juga: Genapi Rehabilitasi Kawasan Pesisir, TPS Serahkan Tiga Ribu Bibit Mangrove ke DLH Surabaya

Di aula utama kampus, suasana diskusi berlangsung cair. Lebih dari 100 peserta terlibat diskusi mulai dari peluang karier di sektor kepelabuhanan, tantangan dunia kerja, hingga kemampuan yang saat ini paling dibutuhkan industri. Mahasiswa juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan praktisi yang sehari-hari terlibat di dunia industri.

Parbianto dalam pemaparannya menekankan bahwa kompetensi akademik saja tidak cukup untuk menghadapi persaingan kerja yang semakin dinamis. “Dunia industri saat ini mencari individu yang bukan hanya siap kerja, tapi juga siap belajar, beradaptasi, dan berkembang,” ujar pria yang akrab disapa Anto ini kepada selalu.id, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Program "Merdeka dari Emisi" untuk Truk Logistik di Surabaya

Semangat yang sama kemudian berlanjut sehari setelahnya, 7 Mei 2026, saat program “PDS Mengajar” hadir di Politeknik Negeri Jember. Kali ini, kegiatan diikuti lebih dari 150 mahasiswa Program Studi Manajemen Pemasaran Internasional yang antusias mengikuti sesi diskusi sejak awal hingga akhir.

Di hadapan para mahasiswa, Hery Kiswanto membagikan berbagai pengalaman mengenai proses pengembangan SDM di lingkungan kerja, termasuk bagaimana industri saat ini tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga pola pikir yang adaptif dan kemampuan komunikasi yang baik. Diskusi berkembang menjadi ruang bertukar perspektif antara mahasiswa dan dunia industri, mengenai kesiapan kerja, ekspektasi perusahaan, hingga tantangan generasi muda memasuki dunia profesional.

Baca Juga: Langkah Sigap Pelindo Terminal Petikemas Lindungi Pekerja dan Warga dari Asap Karhutla di Sampit

Program PDS Mengajar dihadirkan sebagai upaya untuk memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri yang terus berkembang. Melalui diskusi langsung dengan praktisi, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga memiliki gambaran yang lebih realistis mengenai dunia kerja sekaligus memahami kompetensi yang dibutuhkan di masa depan.

"Bagi PDS, kolaborasi seperti ini penting agar proses penyiapan sumber daya manusia tidak berjalan dalam ruang yang terpisah. Dunia pendidikan dan dunia industri perlu saling terhubung agar lulusan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan kerja yang terus berubah," tandas Anto.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Selain di Margorejo Surabaya, Pos Polisi Cito juga Dilempar Molotov

Pantauan di Pos Polisi Cito, saat ini sejumlah petugas tengah berjaga. Di dalam ruang tengah pos polisi itu, terlihat terpasang police line atau garis polisi.

Pelaku Pelemparan Molotov di Pos Polisi Margorejo Surabaya Itu Kendarai Motor

Saat ini, polisi tengah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Pelaku diketahui mengendarai motor dan kabur ke arah Utara.

Pos Polisi Margorejo Surabaya Dilempar Molotov, Begini Kesaksian Warga

Molotov yang dilempar oleh seorang pengendara motor misterius, itu disebut mengeluarkan suara ledakan meski tidak keras.

Pos Polisi Margorejo Surabaya Dilempar Molotov oleh Pemotor Misterius

Saat ini, polisi masih di lokasi kejadian untuk melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap insiden tersebut.

KUA-PPAS Sidoarjo 2026 Digedok, Belanja Daerah Turun Rp102,78 Miliar

Banggar DPRD Sidoarko meminta Pemkab memastikan dokumen perencanaan nasional, provinsi, dan kabupaten tetap selaras.

Pengurus ESI Gresik 2025-2028 Dilantik, Persiapan Porprov Jatim jadi Fokus

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta ESI Gresik memperbanyak event kompetisi untuk menjaring sekaligus membina bibit atlet esports.