Sabtu, 06 Jun 2026 06:21 WIB

Antisipasi Penebalan Busa di Sungai Kalisari, Rumah Pompa Dimatikan Sementara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Agu 2022 16:20 WIB
Pemandangan Sungai Kalisari sesaat setelah rumah pompa dihentikan
Pemandangan Sungai Kalisari sesaat setelah rumah pompa dihentikan

selalu.id - Mengantisipasi tebalnya busa yang menyelimuti Sungai Kalisari Damen, Pemkot Surabaya menghentikan sementara rumah pompa air Kejawan Putih Tambak, Selasa (2/8/2022). Hal dilakukan untuk tidak menambah pembentukan busa baru.

Staf DLH Surabaya, Sapto Pamuji mengatakan, mematikan pompa air agar busa-busa tersebut tidak banyak dan menyebar.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Sementara pompa air dimatikan, lambat hilang sendiri sekitar satu jam,"kata Sapto.

Pantuan selalu.id busa-busa tersebut telah menipis dan nyaris hilang. Namun, saat pompa air dihidupkan kembali busa-busa tersebut muncul meskipun tidak sebanyak sebelumnya.

" Kalau yang kayak gini di Sungai Tambak Wedi dan Kenjeran sama,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, busa tersebut terjadi karena ada turbulensi atau pengadukan dari proses pemompaan.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kata dia, ada limbah cair kegiatan dari rumah tangga yang langsung dibuang ke sungai seperti minyak goreng, lemak, air bekas cucian baju dan cucian dapur, dan lain sebagainya.

"Pada saat musim kemarau debit air sedikit, sehingga polutan tersebut konsentrasinya besar di sungai, pada saat musim hujan konsentrasi polutan kecil," ujarnya.

Sementara Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat mendatangi rumah pompa mengatakan, busa itu berasal dari limbah domestik salah satunya detergen yang masuk ke sungai.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Begitu pompa ini dinyalakan maka terjadi lah berbusa-busa, karena itu kan mengandung sesuatu detergen," ujar Armuji di lokasi.

Armuji juga membenarkan, busa-busa tersebut naik hingga terbang mengenai rumah warga.

"Ini sudah turun, tadi ngumpul naik ke rumah-rumah warga, apalagi ada tempat jualan warga, kan bahaya iku," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.