Senin, 02 Feb 2026 04:35 WIB

Antisipasi Penebalan Busa di Sungai Kalisari, Rumah Pompa Dimatikan Sementara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Agu 2022 16:20 WIB
Pemandangan Sungai Kalisari sesaat setelah rumah pompa dihentikan
Pemandangan Sungai Kalisari sesaat setelah rumah pompa dihentikan

selalu.id - Mengantisipasi tebalnya busa yang menyelimuti Sungai Kalisari Damen, Pemkot Surabaya menghentikan sementara rumah pompa air Kejawan Putih Tambak, Selasa (2/8/2022). Hal dilakukan untuk tidak menambah pembentukan busa baru.

Staf DLH Surabaya, Sapto Pamuji mengatakan, mematikan pompa air agar busa-busa tersebut tidak banyak dan menyebar.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Sementara pompa air dimatikan, lambat hilang sendiri sekitar satu jam,"kata Sapto.

Pantuan selalu.id busa-busa tersebut telah menipis dan nyaris hilang. Namun, saat pompa air dihidupkan kembali busa-busa tersebut muncul meskipun tidak sebanyak sebelumnya.

" Kalau yang kayak gini di Sungai Tambak Wedi dan Kenjeran sama,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, busa tersebut terjadi karena ada turbulensi atau pengadukan dari proses pemompaan.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kata dia, ada limbah cair kegiatan dari rumah tangga yang langsung dibuang ke sungai seperti minyak goreng, lemak, air bekas cucian baju dan cucian dapur, dan lain sebagainya.

"Pada saat musim kemarau debit air sedikit, sehingga polutan tersebut konsentrasinya besar di sungai, pada saat musim hujan konsentrasi polutan kecil," ujarnya.

Sementara Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat mendatangi rumah pompa mengatakan, busa itu berasal dari limbah domestik salah satunya detergen yang masuk ke sungai.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Begitu pompa ini dinyalakan maka terjadi lah berbusa-busa, karena itu kan mengandung sesuatu detergen," ujar Armuji di lokasi.

Armuji juga membenarkan, busa-busa tersebut naik hingga terbang mengenai rumah warga.

"Ini sudah turun, tadi ngumpul naik ke rumah-rumah warga, apalagi ada tempat jualan warga, kan bahaya iku," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.