Senin, 02 Nov 2026 04:16 WIB

Antisipasi Penebalan Busa di Sungai Kalisari, Rumah Pompa Dimatikan Sementara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Agu 2022 16:20 WIB
Pemandangan Sungai Kalisari sesaat setelah rumah pompa dihentikan
Pemandangan Sungai Kalisari sesaat setelah rumah pompa dihentikan

selalu.id - Mengantisipasi tebalnya busa yang menyelimuti Sungai Kalisari Damen, Pemkot Surabaya menghentikan sementara rumah pompa air Kejawan Putih Tambak, Selasa (2/8/2022). Hal dilakukan untuk tidak menambah pembentukan busa baru.

Staf DLH Surabaya, Sapto Pamuji mengatakan, mematikan pompa air agar busa-busa tersebut tidak banyak dan menyebar.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

"Sementara pompa air dimatikan, lambat hilang sendiri sekitar satu jam,"kata Sapto.

Pantuan selalu.id busa-busa tersebut telah menipis dan nyaris hilang. Namun, saat pompa air dihidupkan kembali busa-busa tersebut muncul meskipun tidak sebanyak sebelumnya.

" Kalau yang kayak gini di Sungai Tambak Wedi dan Kenjeran sama,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, busa tersebut terjadi karena ada turbulensi atau pengadukan dari proses pemompaan.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Kata dia, ada limbah cair kegiatan dari rumah tangga yang langsung dibuang ke sungai seperti minyak goreng, lemak, air bekas cucian baju dan cucian dapur, dan lain sebagainya.

"Pada saat musim kemarau debit air sedikit, sehingga polutan tersebut konsentrasinya besar di sungai, pada saat musim hujan konsentrasi polutan kecil," ujarnya.

Sementara Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat mendatangi rumah pompa mengatakan, busa itu berasal dari limbah domestik salah satunya detergen yang masuk ke sungai.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

"Begitu pompa ini dinyalakan maka terjadi lah berbusa-busa, karena itu kan mengandung sesuatu detergen," ujar Armuji di lokasi.

Armuji juga membenarkan, busa-busa tersebut naik hingga terbang mengenai rumah warga.

"Ini sudah turun, tadi ngumpul naik ke rumah-rumah warga, apalagi ada tempat jualan warga, kan bahaya iku," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.