Selasa, 21 Jul 2026 22:59 WIB

Wabah PMK Menurun, Pedagang Daging Sapi di Surabaya Tetap Sepi Pembeli

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Jul 2022 11:46 WIB
Salah satu pedagang daging sapi dan kambing di Pasar Wonokromo Surabaya
Salah satu pedagang daging sapi dan kambing di Pasar Wonokromo Surabaya

selalu.id - Meski wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan di Jawa Timur mengalami penurunan, namun pedagang daging di Surabaya masih sepi pembeli.

Seperti, yang diungkapkan Siti Rohmah (35), pedagang daging di Pasar Wonokromo Surabaya yang mengaku mengalami kerugian hampir 100 kg per harinya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Nggak laku. Per hari cuma bisa jual 5 kg," kata Siti, saat ditemui selalu.id, Kamis (28/7/2022).

Siti menyampaikan, saat ini harga daging per kilo Rp 115 ribu. Menurutnya, harga tersebut masih stabil. Namun, pembeli daging banyak yang beralih ke daging ayam.

"Yang beli ya kulakan (untuk dijual lagi) disini. Jadi ya sesama penjual, biasanya yang menjual makanan misal bakso, sate, dan lain-lain" ujar Siti.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Sejak ada wabah PMK hewan, Siti mengungkapkan, masyarakat banyak beralih dari daging kambing dan sapi ke daging ayam. .

"Pembeli menurun, sejak ada kasus sapi menurun. Nggak ada yang mau," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mengklaim bahwa wabah PMK telah mengalami penurunan cukup signifikan.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan, tren kasus harian PMK di Jatim awalnya mencapai 6000 kasus per hari, kini tersisa 1000 kasus saja per hari.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Khofifah pun mengklaim vaksinasi sudah memasuki tahap ke II. Dengan begitu, ia berjanji akan berupaya menurunkan kasus PMK dengan menggenjot vaksinasi pada hewan ternak.

Pemprov Jatim juga telah menerima vaksin tahap II sebanyak 600 ratus dosis pada 20 Juli 2022. Pemprov juga memperluas pelaksanaan vaksinasi PMK Jawa Timur.

"Seluruh vaksin itu telah kami didistribusikan ke 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang akan digunakan untuk melakukan perluasan vaksinasi maupun untuk re-vaksinasi pada sapi yang sudah menerima dosis pertama," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.