Kamis, 04 Jun 2026 08:44 WIB

Wabah PMK Menurun, Pedagang Daging Sapi di Surabaya Tetap Sepi Pembeli

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Jul 2022 11:46 WIB
Salah satu pedagang daging sapi dan kambing di Pasar Wonokromo Surabaya
Salah satu pedagang daging sapi dan kambing di Pasar Wonokromo Surabaya

selalu.id - Meski wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan di Jawa Timur mengalami penurunan, namun pedagang daging di Surabaya masih sepi pembeli.

Seperti, yang diungkapkan Siti Rohmah (35), pedagang daging di Pasar Wonokromo Surabaya yang mengaku mengalami kerugian hampir 100 kg per harinya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Nggak laku. Per hari cuma bisa jual 5 kg," kata Siti, saat ditemui selalu.id, Kamis (28/7/2022).

Siti menyampaikan, saat ini harga daging per kilo Rp 115 ribu. Menurutnya, harga tersebut masih stabil. Namun, pembeli daging banyak yang beralih ke daging ayam.

"Yang beli ya kulakan (untuk dijual lagi) disini. Jadi ya sesama penjual, biasanya yang menjual makanan misal bakso, sate, dan lain-lain" ujar Siti.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Sejak ada wabah PMK hewan, Siti mengungkapkan, masyarakat banyak beralih dari daging kambing dan sapi ke daging ayam. .

"Pembeli menurun, sejak ada kasus sapi menurun. Nggak ada yang mau," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mengklaim bahwa wabah PMK telah mengalami penurunan cukup signifikan.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan, tren kasus harian PMK di Jatim awalnya mencapai 6000 kasus per hari, kini tersisa 1000 kasus saja per hari.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Khofifah pun mengklaim vaksinasi sudah memasuki tahap ke II. Dengan begitu, ia berjanji akan berupaya menurunkan kasus PMK dengan menggenjot vaksinasi pada hewan ternak.

Pemprov Jatim juga telah menerima vaksin tahap II sebanyak 600 ratus dosis pada 20 Juli 2022. Pemprov juga memperluas pelaksanaan vaksinasi PMK Jawa Timur.

"Seluruh vaksin itu telah kami didistribusikan ke 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang akan digunakan untuk melakukan perluasan vaksinasi maupun untuk re-vaksinasi pada sapi yang sudah menerima dosis pertama," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.