Senin, 02 Feb 2026 14:59 WIB

Presiden Jokowi Serahkan Langsung Bantuan Sosial ke Warga Semarang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 05 Jul 2022 21:04 WIB
Presiden Jokowi saat menyerahkan bantuan di Semarang
Presiden Jokowi saat menyerahkan bantuan di Semarang

selalu.id - Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat di Semarang, Selasa (5/7/2022). Bebagai bantuan mulai dari alat bantu disabilitas hingga kebutuhan pokok diberikan kepada masyarakat.

Rafa (5) salah satu penyandang disabilitas mendapat bantuan kursi roda adaptif melalui Kementerian Sosial yang diserahkan langsung oleh Presiden Jokowi.

Baca Juga: Warga Pacarkeling Surabaya Mengadu Tak Kebagian Bansos, Begini Faktanya

Rafa terlihat tersenyum saat Presiden menghampiri dan mengajaknya berbicara.

"Sehat-sehat ya," ujar Presiden Jokowi sembari mengelus kepala Rafa.

Rafa hanya satu dari 10 penyandang disabilitas fisik yang beruntung berjumpa langsung dengan Presiden dan menerima bantuan alat bantu aksesibilitas dari Kementerian Sosial di Pasar Peterongan, Semarang.

Selain Rafa, penerima manfaat yang dihadirkan dalam Penyerahan Bantuan Sosial oleh Presiden di Pasar Peterongan, Kota Semarang, berjumlah 100 orang, dengan 90 orang diantaranya penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan 10 lainnya penerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Jenis bantuan yang diserahkan antara lain Bantuan Sosial PKH, Bantuan Program Sembako, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng, Bantuan ATENSI untuk penyandang disabilitas, sekaligus Bantuan untuk Pengembangan Usaha, serta Bantuan Modal Kerja.

Suheni (43), seorang ibu rumah tangga, yang hidup dari usaha warung ayam geprek dan nasi goreng mengaku tidak menyangka ia akan diberikan bantuan modal usaha dari Presiden. Sebagai anggota PKH, ia hanya melaporkan kepada Pendamping terkait usaha yang digelutinya saat ini.

"Kemarin dapat pengumuman, siapa anggota PKH yang punya usaha? Saya langsung daftar. Alhamdulillah, ternyata dapat modal dari Pak Jokowi. Saya ndak tau kalo dapat modal malah, ngga nyangka saya," syukurnya.

Baca Juga: Polri Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Pascabencana  

"Saya berikan bantuan modal usaha untuk ibu. Tapi, tidak boleh buat beli handphone, ndak boleh buat beli pulsa. Ingat, harga cabai sedang mahal, naik turun," ucapnya menirukan kata Presiden.

Kisahnya melakoni usaha baru dimulai pada tahun 2019, namun ia sudah harus dihadapkan pada masa pandemi Covid-19 yang memaksanya 'jatuh' setahun belakangan. Tak lantas berhenti, dengan optimis, ia mencoba kembali bangkit. Dengan modal yang ia kumpulkan sedikit demi sedikit, ia memulai kembali usahanya.

"Kalau ndak bangkit lagi ya susah. Ibaratnya, ngejar buat kebutuhan sehari-hari juga sulit," ujarnya.

Lecutan semangat inilah yang semestinya dijiwai oleh para penerima manfaat, sehingga tidak berhenti dan menunggu pada penerimaan bantuan semata. Hal ini sejalan dengan maksud kunjungan Presiden Jokowi dalam penyerahan bantuan ke setiap daerah.

"Kunjungan Bapak Presiden ini ingin memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan ke masyarakat itu betul-betul sampai ke penerima manfaat," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini, yang diwakili Sekretaris Jenderal Harry Hikmat, di Semarang.

Baca Juga: Malam Natal di Surabaya, Warga dan Gereja Himpun Bantuan Rp11 Miliar

Selain memastikan sampai ke orang yang tepat, Jokowi hadir untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat guna dan tepat manfaat untuk para penerima manfaat.

"Mereka harus tetap punya semangat dalam situasi apapun, untuk maju, lebih produktif, dan utamanya mandiri. Sehingga bantuan itu harus diikuti dengan kegiatan yang lebih bersifat memberdayakan masyarakat juga," tambah Harry.

Bantuan yang disalurkan Kemensos hari ini meliputi Bantuan PKH Tahap I senilai Rp20.651.475.000 dan Tahap II senilai Rp19.586.050.000; BLT Minyak Goreng senilai Rp18.602.100.000; Program Sembako periode Januari-Mei senilai Rp48.896.000.000; serta Bantuan ATENSI senilai total Rp191.779.373.

Jadi, total bantuan keseluruhan yang disalurkan Kemensos untuk penerima manfaat di Kota Semarang sebesar Rp107.927.404.373. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Iwan menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan.

Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pengusaha tidak perlu menghadapi persoalan itu sendiri dan diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.