Kamis, 23 Jul 2026 02:29 WIB

Presiden Jokowi Serahkan Langsung Bantuan Sosial ke Warga Semarang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 05 Jul 2022 21:04 WIB
Presiden Jokowi saat menyerahkan bantuan di Semarang
Presiden Jokowi saat menyerahkan bantuan di Semarang

selalu.id - Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat di Semarang, Selasa (5/7/2022). Bebagai bantuan mulai dari alat bantu disabilitas hingga kebutuhan pokok diberikan kepada masyarakat.

Rafa (5) salah satu penyandang disabilitas mendapat bantuan kursi roda adaptif melalui Kementerian Sosial yang diserahkan langsung oleh Presiden Jokowi.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Rafa terlihat tersenyum saat Presiden menghampiri dan mengajaknya berbicara.

"Sehat-sehat ya," ujar Presiden Jokowi sembari mengelus kepala Rafa.

Rafa hanya satu dari 10 penyandang disabilitas fisik yang beruntung berjumpa langsung dengan Presiden dan menerima bantuan alat bantu aksesibilitas dari Kementerian Sosial di Pasar Peterongan, Semarang.

Selain Rafa, penerima manfaat yang dihadirkan dalam Penyerahan Bantuan Sosial oleh Presiden di Pasar Peterongan, Kota Semarang, berjumlah 100 orang, dengan 90 orang diantaranya penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan 10 lainnya penerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Jenis bantuan yang diserahkan antara lain Bantuan Sosial PKH, Bantuan Program Sembako, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng, Bantuan ATENSI untuk penyandang disabilitas, sekaligus Bantuan untuk Pengembangan Usaha, serta Bantuan Modal Kerja.

Suheni (43), seorang ibu rumah tangga, yang hidup dari usaha warung ayam geprek dan nasi goreng mengaku tidak menyangka ia akan diberikan bantuan modal usaha dari Presiden. Sebagai anggota PKH, ia hanya melaporkan kepada Pendamping terkait usaha yang digelutinya saat ini.

"Kemarin dapat pengumuman, siapa anggota PKH yang punya usaha? Saya langsung daftar. Alhamdulillah, ternyata dapat modal dari Pak Jokowi. Saya ndak tau kalo dapat modal malah, ngga nyangka saya," syukurnya.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

"Saya berikan bantuan modal usaha untuk ibu. Tapi, tidak boleh buat beli handphone, ndak boleh buat beli pulsa. Ingat, harga cabai sedang mahal, naik turun," ucapnya menirukan kata Presiden.

Kisahnya melakoni usaha baru dimulai pada tahun 2019, namun ia sudah harus dihadapkan pada masa pandemi Covid-19 yang memaksanya 'jatuh' setahun belakangan. Tak lantas berhenti, dengan optimis, ia mencoba kembali bangkit. Dengan modal yang ia kumpulkan sedikit demi sedikit, ia memulai kembali usahanya.

"Kalau ndak bangkit lagi ya susah. Ibaratnya, ngejar buat kebutuhan sehari-hari juga sulit," ujarnya.

Lecutan semangat inilah yang semestinya dijiwai oleh para penerima manfaat, sehingga tidak berhenti dan menunggu pada penerimaan bantuan semata. Hal ini sejalan dengan maksud kunjungan Presiden Jokowi dalam penyerahan bantuan ke setiap daerah.

"Kunjungan Bapak Presiden ini ingin memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan ke masyarakat itu betul-betul sampai ke penerima manfaat," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini, yang diwakili Sekretaris Jenderal Harry Hikmat, di Semarang.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

Selain memastikan sampai ke orang yang tepat, Jokowi hadir untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat guna dan tepat manfaat untuk para penerima manfaat.

"Mereka harus tetap punya semangat dalam situasi apapun, untuk maju, lebih produktif, dan utamanya mandiri. Sehingga bantuan itu harus diikuti dengan kegiatan yang lebih bersifat memberdayakan masyarakat juga," tambah Harry.

Bantuan yang disalurkan Kemensos hari ini meliputi Bantuan PKH Tahap I senilai Rp20.651.475.000 dan Tahap II senilai Rp19.586.050.000; BLT Minyak Goreng senilai Rp18.602.100.000; Program Sembako periode Januari-Mei senilai Rp48.896.000.000; serta Bantuan ATENSI senilai total Rp191.779.373.

Jadi, total bantuan keseluruhan yang disalurkan Kemensos untuk penerima manfaat di Kota Semarang sebesar Rp107.927.404.373. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.