Rabu, 21 Okt 2026 02:44 WIB

Begini Tanggapan KUA Soal Pernikahan Beda Agama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Jun 2022 14:25 WIB
ilustrasi pernikahan. Foto: istimewa
ilustrasi pernikahan. Foto: istimewa

selalu.id - Pendaftaran pernikahan beda agama cukup dilakukan ke Kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gubeng, Surabaya, Abdul Wahid Boedin.

"Tidak perlu datang ke KUA. Cukup ke Dinas Dukcapil bila ingin menikah beda agama," kata Wahid, Rabu (22/6/2022).

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Wahid menjelaskan bahwa tercantum di undang-undang perkawinan yang berlaku itu. Apabila pernikahan beda agama di Indonesia tidak dianggap sah oleh hukum.

"Kecuali, jika salah satu pihak mengikuti agama pihak lainnya,"ujarnya.

Hal itu sesuai Surat Edaran (SE)dari Mahkamah Agung tanggal 30 Januari 2019 No.231/PAN/HK.05/1/2019 poin 2 yang menjelaskan tentang pencatatan perkawinan beda agama.

"Perkawinan beda agama tidak diakui oleh negara dan tidak dapat dicatatkan,"jelasnya.

Akan tetapi, lanjut Wahid, jika perkawinan tersebut dilaksanakan berdasarkan agama dan salah satu pasangan dan pasangan yang lain menundukkan diri kepada agama pasangannya, maka perkawinan tersebut dapat dicatatkan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Wahid pun mencontohkan, jika perkawinan dilaksanakan berdasarkan agama Kristen maka dicatatkan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Begitu juga, jika perkawinan dilaksanakan berdasarkan agama Islam.

"Maka perkawinan pasangan tersebut dicatatkan di Kantor Urusan Agama (KUA). Jadi baru boleh ke KUA bila salah satu pihak sudah muallaf (masuk Islam). KUA tidak menerima pernikahan beda agama," tegasnya.

Lebih lanjut Wahid menjelaskan, pernikahan yang dicatat di KUA hanya sebagai pernikahan yang disetujui oleh agama Islam saja. KUA tidak menerima pernikahan beda agama.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Jadi bukan nikah di KUA dulu, baru di tempat ibadah lain. Bukan kayak di TV-TV gitu ya. Tapi juga jangan muallaf dulu terus balik lagi ke agama asal," terangnya.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kabulkan pernikahan beda agama yang dialami pasangan suami istri (Pasutri) berisinial BA dan EDS telah disahkan, Selasa (21/6/2022).

Pemohon pasutri itu disahkan dan tercatat dalam penetapan Nomor 916/Pdt.P/2022/PN.Sby. Keduanya merupakan calon pengantin perempuan yang beragama Kristen dan Islam. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.