Senin, 02 Feb 2026 20:18 WIB

Koalisi Bareng PKB dan PKS pada Pilpres 2024, Demokrat: Bisa Tambah Lagi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 18 Jun 2022 18:52 WIB
Lambang partai Demokrat
Lambang partai Demokrat

selalu.id - Juru bicara DPP Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan beberapa alasan menjalin koalisi dengan PKB dan PKS dalam menghadapi Pilpres 2024. Salah satunya adalah Kesamaan dan pernah bekerja sama di kabinet.

"Ada kesamaan platform, visi dan cara pandang dalam memperjuangkan hak-hak dan program-program pro rakyat," kata Herzaky dalam keterangan resminya, Sabtu (18/6/2022).

Baca Juga: Gus Halim Kembali Pimpin PKB Jatim untuk Kali Keempat, Didukung Kader Muda

Menurut Herzaky, koalisi mengutamakan program dan tak ada partai yang mendominasi. Semuanya saling membangun kepercayaan dan soliditas demi kepentingan bersama.

"Kita (PD-PKS-PKB) pernah sama-sama dalam pemerintahan pada periode 2004-2014. Soal Capres/Cawapres kami kesampingkan dulu. Yg kami utamakan adalah apa yang terbaik untuk rakyat,"ujarnya.

Herzaky menambahkan bahwa masih ada satu partai lagi diluar PKB dan PKS yang intens menjalin komunikasi. Namun, Ia tidak menyebutkan partai yang dimaksud.

Baca Juga: Gus Muhaimin Dorong PKB Jatim Fokus Kemiskinan & Lingkungan di Muswil Surabaya

"Masih ada satu partai lagi diluar PKB dan PKS yang mau gabung koalisi ini," pungkasnya.

Koalisi antara Demokrat, PKB, dan PKS bisa mengusung capres-cawapres di Pilpres 2024. Berdasarkan UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu, kursi di DPR milik ketiga partai tersebut. sudah cukup untuk mengusung pasangan calon.

Baca Juga: DPC PKB Se Jatim Diminta Usulkan Nama Calon Ketua DPW PKB Jatim

Sejauh ini sudah ada partai lain yang membentuk koalisi untuk menghadapi Pilpres2024 yaitu Golkar, PAN dan PPP. Mereka membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Tinggal NasDem, PDIP dan Gerindra yang belum membentuk koalisi untuk menghadapi Pilpres 2024. PDIP bisa mengusung capres-cawapres tanpa berkoalisi. NasDem dan Gerindra masih butuh teman koalisi karena masih kekurangan kursi DPR untuk mengusung capres-cawapres. (SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.