Selasa, 21 Jul 2026 23:09 WIB

Harga Hewan Kurban di Surabaya Diprediksi Naik 50 Persen, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Jun 2022 14:49 WIB
Pengecekan kesehatan hewan ternak
Pengecekan kesehatan hewan ternak

selalu.id - Harga hewan ternak khususnya untuk kurban mulai merangkak naik menjelang Idul Adha 2022. Selain karena tingginya permintaan, juga karena menyebarnya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Pantauan selalu.id di lapangan, saat mengunjungi salah satu pedagang hewan kurban kawasan Rangkah, Kecamatan Tambak Sari, Oni mengaku harga sapi yang dijual meningkat dari biasanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Biasanya kisaran Rp 15 juta kini menjadi Rp20 Juta. Naik, karena ini kan mau Idul Kurban, setiap Idul Kurban memang seperti itu," ujar Oni, Rabu (8/6/2022).

Oni berasumsi naiknya harga hewan kurban disebabkan adanya virus PMK. Sehingga, pedagang hewan kurban harus benar-benar memastikan yang mereka jual dalam keadaan sehat.

"Kalau sejauh ini, kita belanjanya dari sapi yang sehat, jadi tidak kena PMK," sebutnya.

Untuk sosialisasi terkait PMK, Oni mengaku, belum mendapatkan pemberitahuan dari Dinas terkait yakni DKPP Kota Surabaya. Apalagi soal pemberian vaksin maupun suplemen untuk membantu mencegah PMK.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Biasanya nanti dari dinas akan ke sini untuk ngecek," ujarnya.

Hal yang senada juga dirasakan pedagang hewan kurban lainnya di di Kecamatan Pakal Surabaya, Suyitno memprediksi, harga hewan ternak diprediksi akan meningkat hingga 50 persen.

"Harga ternak di Surabaya mungkin meningkat harganya, peningkatannya bisa sampai 50 persen," ujar Suyatno.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Ia pun berencana untuk menahan kulakan hewan ternak. Hal tersebut tak lepas dari kekhawatiran soal penyebaran PMK.

"Secara otomatis nahan, gak berani (kulukan sapi)," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.